KPK Ungkap Alasan Penghentian Kasus Lahan RS Sumber Waras

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 27 Oktober 2025 | 15:47 WIB
KPK Ungkap Alasan Penghentian Kasus Lahan RS Sumber Waras
RS Sumber Waras, Grogol. [suara.com/Oke Atmaja]
baca 10 detik
  • KPK menegaskan telah menghentikan penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan RS Sumber Waras karena tidak ditemukan unsur perbuatan melawan hukum.
  • Proses pengadaan dinilai sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.
  • Dengan keputusan ini, Pemprov Jakarta berencana melanjutkan pembangunan RS Sumber Waras sebagai rumah sakit tipe A untuk kepentingan publik.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan alasan penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi pada pengadaan lahan untuk Rumah Sakit (RS) Sumber Waras dihentikan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan bahwa dalam prosesnya, KPK tidak menemukan unsur perbuatan melawan hukum dalam pengadaan lahan RS Sumber Waras.

"Penyelidikan perkara tersebut sudah dihentikan karena tidak ditemukan unsur perbuatan melawan hukumnya," kata Budi kepada wartawan, Senin (27/10/2025).

Menurut dia, proses pengadaan lahan itu sudah dilakukan sesuai hukum yang berlaku. Dengan pemberhentian penyelidikan perkara ini, dia menegaskan bahwa status lahan RS Sumber Waras sudah jelas.

“Proses pengadaan juga sudah dilakukan sesuai prosedur dan legal formilnya," tegas Budi.

Dengan begitu, lanjut Budi, KPK mendukung rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk melanjutkan pembangunan RS Sumber Waras.

“Jika diperlukan, KPK akan dukung melalui pendampingan pada fungsi koordinasi supervisi,” tandas Budi.

Sebelumnya, KPK mengaku menghentikan penyelidikan kasus dugaan korupsi pada pengadaan lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras oleh Pemprov Jakarta senilai Rp800 miliar.

Hal itu disampaikan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Bahtiar Ujang Purnama saat menerima kunjungan Gubernur Jakarta Pramono Anung ke KPK.

baca juga

Bahtiar menjelaskan penghentian penyelidikan ini dihentikan pada 2023 lalu karena dugaan tindak pidana korupsi tersebut tak cukup bukti.

"Bahwa betul pada 2014 pengadaan tersebut dilakukan langkah penyelidikan oleh KPK. Namun, setelah dilakukan analisis dengan berbagai macam alat bukti ataupun bukti lainnya, KPK memutuskan bahwa bukti-bukti yang ada belum mencukupi untuk dilakukan langkah penyidikan," kata Bahtiar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025).

"Sehingga di dalam ranah penyelidikan, KPK pada tahun 2023 telah menghentikan terhadap penyelidikan perkara tersebut," tambah dia.

Bahtiar mengaku sudah menyampaikan informasi terkait penyelidikan perkara ini kepada Pramono dan mempersilakan Pemprov Jakarta untuk melakukan pemulihan aset RS Sumber Waras menjadi rumah sakit tipe A.

Pada kesempatan yang sama, Pramono menyebut Pemprov Jakarta berharap agar RS Sumber Waras bisa kembali dimanfaatkan sehingga melakukan konsultasi dengan KPK.

"Dengan demikian bisa memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat," tandas politikus PDIP itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambangi KPK, Pelapor Ketua Bawaslu Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Proyek Renovasi Gedung

Sambangi KPK, Pelapor Ketua Bawaslu Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Proyek Renovasi Gedung

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 15:31 WIB

Pramono Anung Pastikan Kasus Sumber Waras Tuntas, Siap Bangun RS Tipe A di Atas Lahan 3,6 Hektar

Pramono Anung Pastikan Kasus Sumber Waras Tuntas, Siap Bangun RS Tipe A di Atas Lahan 3,6 Hektar

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:59 WIB

Usut Kasus CSR, KPK Panggil Politikus Nasdem Rajiv

Usut Kasus CSR, KPK Panggil Politikus Nasdem Rajiv

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 12:12 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×