Said Didu ke Prabowo: Ciut Bentuk Komite Reformasi Polri Usai Ketemu Jokowi?

Bangun Santoso

Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:05 WIB
Said Didu ke Prabowo: Ciut Bentuk Komite Reformasi Polri Usai Ketemu Jokowi?
Eks Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2005-2010, Said Didu. (tangkap layar/ist)
baca 10 detik
  • Said Didu secara terbuka mempertanyakan keberanian Presiden Prabowo untuk membentuk Komite Reformasi Polri, mengaitkan mandeknya rencana itu dengan pertemuan Prabowo dan Jokowi
  • Melalui media sosial, Said Didu secara langsung bertanya apakah Presiden Prabowo menjadi "ciut" atau takut untuk melanjutkan agenda reformasi kepolisian
  • Mahfud MD mengonfirmasi kesediaannya untuk bergabung dalam komite tersebut namun mengaku hingga kini belum mendapat kabar lebih lanjut dan memilih menunggu keputusan Presiden

Suara.com - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, secara terbuka menantang keberanian Presiden Prabowo Subianto terkait mandeknya rencana pembentukan Komisi Reformasi Polri. Said Didu mempertanyakan apakah komitmen tersebut goyah setelah adanya pertemuan dengan mantan Presiden Jokowi.

Melalui pernyataan keras di akun media sosialnya, pria kelahiran Pinrang ini menyentil hilangnya wacana reformasi kepolisian yang sebelumnya sempat menjadi perbincangan hangat di tengah publik. Ia secara gamblang mengaitkan kebuntuan ini dengan pertemuan antara Prabowo dan Jokowi pada awal Oktober.

“Bapak Presiden Prabowo yang terhormat,” tulis Said Didu di platform X @msaid_didu, Selasa (28/10/2025).

“Apakah setelah Jokowi ketemu Bapak 4 Oktober 2025 dan pembentukan Tim Reformasi Polri oleh Kapolri tanggal 17 September 2025 menyebabkan Bapak ciut membentuk Komite Reformasi Polri?,” sambungnya.

Said Didu secara lugas menagih tindak lanjut konkret dari janji pembentukan komisi tersebut. Ia bahkan menuding ada kemungkinan Presiden Prabowo kini tidak lagi berani menyentuh isu krusial ini, yang disebutnya sebagai representasi pertanyaan dari masyarakat luas.

“Tidak berani lagi lakukan reformasi Polri? Ini pertanyaan rakyat,” tandasnya.

Di tengah sengatan Said Didu, mantan Menkopolhukam Mahfud MD justru memberikan respons adem. Ia mengaku belum menerima kabar terbaru mengenai kelanjutan pembentukan komite yang rencananya akan melibatkannya.

"Saya enggak tahu ya. Sampai sekarang, saya belum tahu perkembangannya," ungkap Mahfud MD di Yogyakarta, Minggu.

Mahfud menjelaskan bahwa komunikasi resmi dengan pemerintah sudah selesai sejak lama, tepatnya ketika ia menyatakan kesediaannya untuk bergabung. "Komunikasi saya resmi itu sudah selesai lama, yaitu ketika saya diminta dan saya menyatakan, 'Oke', untuk reformasi Polri saya bersedia. Nah, habis itu saya tidak tahu perkembangannya," jelasnya.

baca juga

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini memilih untuk tidak proaktif menanyakan kelanjutan rencana tersebut kepada Istana. "Nanti dikira saya ingin atau apa, gitu. Saya kan cuma bersedia. Tapi saya tidak pernah bertanya ke siapapun," ujarnya.

Mahfud memahami kompleksitas dalam penyusunan tim sepenting ini dan memilih untuk sabar menanti keputusan akhir dari Presiden Prabowo. "Karena saya tahu tidak mudah pertimbangannya, jadi biar presiden mengolah dengan sebaik-baiknya. Apapun, nanti hasilnya ya kita tunggu aja dari presiden," tutur Mahfud.

Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi telah mengonfirmasi bahwa Mahfud MD bersedia bergabung dalam Komite Reformasi Polri yang akan beranggotakan sekitar sembilan tokoh, termasuk beberapa mantan Kapolri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Sebut Whoosh 'Busuk' Sejak Awal, Said Didu Heran: Kenapa Kebusukan Itu Tidak Dihentikan?

Luhut Sebut Whoosh 'Busuk' Sejak Awal, Said Didu Heran: Kenapa Kebusukan Itu Tidak Dihentikan?

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:38 WIB

'Cuma Omon-omon?' Refly Harun Skeptis Prabowo Bisa Lepas dari Pengaruh Jokowi

'Cuma Omon-omon?' Refly Harun Skeptis Prabowo Bisa Lepas dari Pengaruh Jokowi

News | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 23:29 WIB

Dharma Pongrekun Beberkan Kunci Reformasi Polri Sesungguhnya Terletak pada Kehendak Kepala Negara

Dharma Pongrekun Beberkan Kunci Reformasi Polri Sesungguhnya Terletak pada Kehendak Kepala Negara

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 17:06 WIB

Said Didu Bongkar 'Kebohongan' Jokowi Soal Freeport-Blok Rokan: Tak Pernah Negara Ambil Freeport!

Said Didu Bongkar 'Kebohongan' Jokowi Soal Freeport-Blok Rokan: Tak Pernah Negara Ambil Freeport!

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:00 WIB

Istana Segera Umumkan Struktur Komite Reformasi Polri: Pastikan Ada Nama Mahfud MD!

Istana Segera Umumkan Struktur Komite Reformasi Polri: Pastikan Ada Nama Mahfud MD!

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:59 WIB

Said Didu Kuliti Borok Proyek Whoosh, Sarankan KPK Panggil Rini Soemarno hingga Budi Karya

Said Didu Kuliti Borok Proyek Whoosh, Sarankan KPK Panggil Rini Soemarno hingga Budi Karya

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:00 WIB

Kadiv Propam Minta Maaf Akui Kekurangan Polri, Janji Berbenah Total

Kadiv Propam Minta Maaf Akui Kekurangan Polri, Janji Berbenah Total

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 23:55 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×