Yudo Sadewa Anak Menkeu Purbaya Kembali, Bawa Ramalan 'Ngeri': Dunia Dihantam Krisis Besar 2027-2032

Bangun Santoso

Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:57 WIB
Yudo Sadewa Anak Menkeu Purbaya Kembali, Bawa Ramalan 'Ngeri': Dunia Dihantam Krisis Besar 2027-2032
Yudo Sadewa anak Menkeu Purbaya. (X)
  • Yudo Sadewa, putra Menteri Keuangan, memprediksi akan terjadi krisis ekonomi besar antara tahun 2027 hingga 2032
  • Prediksinya didasarkan pada pola krisis yang berulang setiap 7-10 tahun, mencontohkan krisis dot-com (2000), krisis finansial (2008), dan pandemi (2020)
  • Untuk menghadapi potensi krisis tersebut, Yudo menyarankan masyarakat untuk mulai mempersiapkan diri dengan berinvestasi pada aset seperti Bitcoin dan emas

Suara.com - Yudo Achilles Sadewa, putra Menteri Keuangan Purbaya Sadewa, kembali menggemparkan jagat maya. Kemunculannya kali ini membawa sebuah prediksi yang memicu diskusi panas, bahwa dunia, termasuk Indonesia, berpotensi dilanda krisis ekonomi besar pada periode 2027 hingga 2032.

Setelah sempat dilarang oleh ayahnya untuk aktif di media sosial, Yudo kini kembali lewat akun TikTok-nya, @yudosadewa. Dalam sebuah video yang diunggah pada Selasa (28/10/2025), ia memaparkan analisisnya yang didasarkan pada pola siklus krisis yang menurutnya selalu berulang dalam sejarah ekonomi modern.

“Gua pengin kasih tahu ke kalian semua bahwa setiap 7, 8, hingga 10 tahun sekali pasti ada krisis,” ujar Yudo dengan percaya diri.

Untuk memperkuat argumennya, Yudo menarik garis waktu dari beberapa peristiwa ekonomi kelam di masa lalu. Ia menunjuk krisis dot-com bubble yang merontokkan perusahaan-perusahaan teknologi pada tahun 2000 sebagai titik awal perhitungannya.

Delapan tahun berselang, prediksinya terbukti dengan krisis finansial global 2008 yang dipicu oleh pecahnya gelembung properti di Amerika Serikat.

“Krisis tahun 2000 itu dot-com bubble, tahun 2008, 8 tahun, ada yang namanya krisis perumahan sampai 2010,” ucapnya.

Polanya berlanjut. Menurut Yudo, setelah satu dekade yang relatif tenang, dunia kembali dihantam krisis besar dalam bentuk pandemi Covid-19 pada tahun 2020, yang dampaknya terasa hingga 2022.

“Tahun 2010 sampai 2020, 10 tahun nggak ada krisis. Pas 2020 ada pandemi virus corona, krisis lagi, sampai 2022,” jelasnya.

Berdasarkan siklus 7 hingga 10 tahun tersebut, Yudo meramalkan badai ekonomi berikutnya akan datang dalam dua hingga tujuh tahun ke depan. Ia bahkan tak segan memberikan saran investasi untuk menghadapi gejolak tersebut.

“Kalau dihitung 7 tahun dari sekarang, 7 sampai 8 tahun, artinya krisis ada kemungkinannya di tahun 2027 sampai 2032,” kata Yudo. “Jadi mungkin akan ada krisis besar di situ. Persiapkan dengan bitcoin dan emas,” tambahnya.

Nama Yudo Sadewa sendiri bukan orang baru dalam kontroversi. Beberapa waktu lalu, ia sempat menjadi buah bibir akibat komentarnya yang menyerang mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

“Alhamdulillah ayahku menyingkirkan Agen CIA Amerika yang menyamar jadi menteri,” tulisnya saat itu.

Selain ramalannya, gaya hidup Yudo sebagai seorang trader muda juga kerap menjadi sorotan. Ia tak ragu memamerkan gepokan uang dolar di meja kerjanya lewat unggahan TikTok.

Pemuda kelahiran 2006 ini mengaku telah meraup kekayaan hingga Rp 23 miliar pada tahun 2024 dari hasil trading yang ia tekuni sejak SMP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Mau Ceplas-ceplos Lagi! Menkeu Purbaya: Nanti Saya Dimarahin!

Tak Mau Ceplas-ceplos Lagi! Menkeu Purbaya: Nanti Saya Dimarahin!

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:54 WIB

Ramalan Zodiak 29 Oktober 2025: Panduan Asmara, Karier, & Keuangan Anda

Ramalan Zodiak 29 Oktober 2025: Panduan Asmara, Karier, & Keuangan Anda

Lifestyle | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:27 WIB

Karier, Cinta, dan Cuan: 6 Shio yang Dipeluk Keberuntungan Hari Ini, 29 Oktober 2025

Karier, Cinta, dan Cuan: 6 Shio yang Dipeluk Keberuntungan Hari Ini, 29 Oktober 2025

Lifestyle | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:40 WIB

Menkeu Purbaya Tanggapi Tudingan Menteri "Berbahaya"

Menkeu Purbaya Tanggapi Tudingan Menteri "Berbahaya"

Video | Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:32 WIB

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:49 WIB

Menkeu Purbaya Tebar Surat Utang RI ke Investor China, Kantongi Pinjaman Rp14 Triliun

Menkeu Purbaya Tebar Surat Utang RI ke Investor China, Kantongi Pinjaman Rp14 Triliun

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:34 WIB

Ada Demo Ribut-ribut di Agustus, Menkeu Purbaya Pesimistis Kondisi Ekonomi Kuartal III

Ada Demo Ribut-ribut di Agustus, Menkeu Purbaya Pesimistis Kondisi Ekonomi Kuartal III

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:09 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB