Apa itu Prabowonomics? Viral usai Jadi Jihad Budiman Sudjatmiko

Ruth Meliana

Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:10 WIB
Apa itu Prabowonomics? Viral usai Jadi Jihad Budiman Sudjatmiko
Budiman Sudjatmiko (Instagram/@masbud_sudjatmiko)
baca 10 detik
  • Nama Budiman Sudjatmiko menjadi trending topic di X (Twitter) pada Kamis, 30 Oktober 2025.
  • Ia membahas tentang Prabowonomics, jihad ekonomi yang diyakini mampu membuat rakyat sejahtera.
  • Prabowonomics sendiri merupakan strategi ekonomi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Suara.com - Nama Budiman Sudjatmiko mendadak trending di X (Twitter) pada Kamis, 30 Oktober 2025. Ini setelah ia membahas tentang Prabowonomics, yang diakuinya sebagai jihad personal.

Lantas apa itu Prabowonomics? Sebagai referensi, istilah Prabowonomics merujuk pada strategi ekonomi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto sejak kampanye Pemilu 2024.

Mengenal Pengertian Prabowonomics

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan politisi PDIP Budiman Sudjatmiko (kanan) saat berkunjung ke Kediaman Prabowo di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan politisi PDIP Budiman Sudjatmiko (kanan) saat berkunjung ke Kediaman Prabowo di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Prabowonomics bukan sekadar slogan kampanye. Prabowonomics adalah kerangka kebijakan yang bertujuan membawa Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi tinggi, swasembada pangan, dan penguatan industri nasional.

Namun, istilah ini mendadak viral di media sosial setelah Budiman Sudjatmiko, seorang politisi dan mantan aktivis, menyebutnya sebagai bentuk "jihad" melawan kemiskinan dan kebodohan dalam sebuah wawancara di CokroTV.

Pandangan Budiman ini memicu perdebatan sengit di X. Sebagian melihatnya sebagai metafor inspiratif, sementara yang lain mengkritiknya sebagai penggunaan kata yang sensitif.

Prabowonomics pertama kali muncul sebagai bagian dari visi Prabowo selama kampanye presiden. Mirip dengan "Jokowinomics" yang identik dengan era Joko Widodo, Prabowonomics menekankan pendekatan ekonomi yang lebih nasionalis dan berorientasi pada kemandirian.

Konsep Prabowonomics terdiri dari tiga pilar utama: swasembada pangan, ketahanan energi, dan penguatan industri strategis.

Presiden Prabowo berambisi mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8% per tahun, yang dianggap sebagai target ambisius untuk mengangkat Indonesia menjadi kekuatan ekonomi baru di Asia.

Dalam pidato pelantikannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kebijakan ini akan fokus pada hilirisasi sumber daya alam, seperti nikel dan sawit, untuk meningkatkan nilai tambah ekspor dan mengurangi ketergantungan pada impor.

baca juga

Secara lebih rinci, Prabowonomics terbagi menjadi 17 program prioritas dan 8 program unggulan. Program prioritas mencakup aspek seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan, serta reformasi birokrasi untuk mengurangi korupsi.

Sementara program unggulan meliputi makan bergizi gratis (MBG) untuk anak sekolah, pembangunan rumah murah, dan pengembangan teknologi hijau.

Pendekatan ini sering digambarkan sebagai campuran antara kapitalisme berbasis pasar dengan intervensi negara yang kuat, di mana pemerintah berperan aktif dalam mengalokasikan sumber daya untuk kepentingan rakyat.

Kritikus menyebutnya sebagai "big government spending" yang berisiko menambah utang negara. Sementara pendukung melihatnya sebagai langkah berani untuk mengatasi ketimpangan.

Opini Budiman Sudjatmiko tentang Prabowonomics

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko. (Foto dok. ist)
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko. (Foto dok. ist)

Dalam video berjudul "Jihad Personal Budiman Sudjatmiko Hingga Mendukung Prabowonomics" di kanal YouTube CokroTV, Budiman menggambarkan konsep ini sebagai "jihad moral dan intelektual".

Budiman menjelaskan bahwa Prabowonomics bukan hanya strategi ekonomi, melainkan perjuangan (jihad) untuk melawan kemiskinan dan kebodohan yang telah lama membelenggu bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Pusat Siap Jadi 'Bankir' Pemda dan BUMN Jika Kekurangan Duit

Pemerintah Pusat Siap Jadi 'Bankir' Pemda dan BUMN Jika Kekurangan Duit

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 08:29 WIB

Biaya Haji Tahun 2026 Ditetapkan Rp87 Juta, Wamenhaj: Harusnya Naik Rp2,7 Juta

Biaya Haji Tahun 2026 Ditetapkan Rp87 Juta, Wamenhaj: Harusnya Naik Rp2,7 Juta

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:33 WIB

Ratusan Ton Narkoba Dimusnahkan, Prabowo: Jangan Kalah dari Kartel!

Ratusan Ton Narkoba Dimusnahkan, Prabowo: Jangan Kalah dari Kartel!

Video | Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:20 WIB

Terkini

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:05 WIB

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

×