Prabowo Tak Masalah Bayar Cicilan Utang Whoosh Rp1,2 T per Tahun: Saya Ambil Alih, Gak Perlu Ribut!

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 04 November 2025 | 17:32 WIB
Prabowo Tak Masalah Bayar Cicilan Utang Whoosh Rp1,2 T per Tahun: Saya Ambil Alih, Gak Perlu Ribut!
Presiden Prabowo Subianto merespons masalah terkait utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/11/2025). [Suara.com/Novian]
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan cicilan utang Whoosh sebesar Rp1,2 triliun per tahun tidak perlu dipersoalkan karena manfaat jangka panjangnya lebih besar, seperti mengurangi macet dan polusi
  • Prabowo menegaskan bahwa sebagai Presiden, ia mengambil tanggung jawab penuh atas proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan meminta semua pihak tidak meributkannya
  • Di sisi lain, Prabowo menyetujui anggaran Rp5 triliun untuk pengadaan 30 rangkaian KRL baru, dengan target realisasi paling lambat dalam satu tahun

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto angkat bicara mengenai beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) yang menjadi sorotan publik. Dengan tegas, ia meminta agar persoalan cicilan utang yang mencapai Rp1,2 triliun per tahun tidak perlu diributkan, seraya menekankan bahwa ia mengambil alih tanggung jawab penuh atas proyek strategis tersebut.

Menurut Prabowo, meski angka utang yang harus dibayarkan terbilang fantastis, manfaat jangka panjang yang dihasilkan oleh Whoosh jauh lebih besar, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Ia menilai kalkulasi keuntungan tidak bisa hanya dilihat dari neraca keuangan semata.

"Pokoknya enggak ada masalah. Kita mungkin harus bayar Rp 1,2 triliun per tahun. Tapi manfaatnya, mengurangi macet, mengurangi polusi, mempercepat perjalanan. Ini semua harus dihitung," ujar Prabowo saat ditemui di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Lebih dari sekadar alat transportasi, Prabowo memandang Whoosh sebagai sarana alih teknologi canggih dari China. Penguasaan teknologi kereta cepat ini dianggap sebagai lompatan besar bagi Indonesia untuk berada di garis depan praktik terbaik perkeretaapian modern.

"Dan yang penting adalah, kita kuasai teknologi, we are at the edge of the best practice. Dan ingat ya, ini timbul kerjasama kita dengan Tiongkok," kata Prabowo.

Dengan nada meyakinkan, ia menutup perdebatan mengenai utang tersebut.

"Jadi sudah lah, saya sudah katakan, Presiden Republik Indonesia yang ambil alih tanggung jawab. Jadi enggak perlu ribut," tegasnya.

Di tengah pembicaraan mengenai utang Whoosh, Prabowo justru menunjukkan komitmennya pada transportasi publik dengan menyetujui anggaran jumbo untuk KRL Commuter Line. Tak tanggung-tanggung, ia mengucurkan dana Rp 5 triliun untuk pengadaan 30 rangkaian kereta baru, melebihi usulan awal dari PT KAI.

"Untuk Jabodetabek, Dirut PT KAI mengatakan harus membuat tambahan rangkaian baru. Satu rangkaian butuh uang USD 9 juta. Beliau ajukan. Totalnya Rp 4,8 triliun. Saya setujui, bahkan saya alokasi. Bahkan beliau ajukan Rp 4,8 t saya setuju, tidak Rp 4,8, Rp 5 t saya setujui," jelasnya.

Prabowo menekankan bahwa keputusannya didasari oleh kepentingan rakyat banyak. "Kalau untuk rakyat banyak, saya tidak ragu-ragu. Uangnya kita hemat, tapi kepentingan rakyat di atas segala kepentingan," tambahnya.

Presiden bahkan memberikan tenggat waktu yang ketat kepada Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin, untuk merealisasikan pengadaan armada baru tersebut.

"Dan saya minta harus segera dilaksanakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, secepatnya... aku kasih 1 tahun... Ini rakyat yang saksi, nanti ada tambahan 30 rangkaian baru," pungkas Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Rezim Prabowo, Mantan Jaksa Agung Bongkar Manuver Politik Muluskan Gelar Pahlawan Soeharto

Kritik Rezim Prabowo, Mantan Jaksa Agung Bongkar Manuver Politik Muluskan Gelar Pahlawan Soeharto

News | Selasa, 04 November 2025 | 17:18 WIB

Anggap Ignasius Jonan Tokoh Bangsa, Prabowo Buka-bukaan soal Pemanggilan ke Istana

Anggap Ignasius Jonan Tokoh Bangsa, Prabowo Buka-bukaan soal Pemanggilan ke Istana

News | Selasa, 04 November 2025 | 16:57 WIB

Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Apa Kata Warga?

Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Apa Kata Warga?

News | Selasa, 04 November 2025 | 16:33 WIB

Ngaku Anak 'Anker', Begini Curhatan Prabowo di Stasiun Tanah Abang

Ngaku Anak 'Anker', Begini Curhatan Prabowo di Stasiun Tanah Abang

News | Selasa, 04 November 2025 | 16:33 WIB

Prabowo: Whoosh Jangan Dihitung Untung-Rugi, yang Penting Bermanfaat untuk Rakyat

Prabowo: Whoosh Jangan Dihitung Untung-Rugi, yang Penting Bermanfaat untuk Rakyat

News | Selasa, 04 November 2025 | 16:32 WIB

11 Tahun di Penjara, Korban Tragedi 1965: kalau Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Kami Tidak Rela!

11 Tahun di Penjara, Korban Tragedi 1965: kalau Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Kami Tidak Rela!

News | Selasa, 04 November 2025 | 15:43 WIB

Jadi Piutang, WIKA Masih Tunggu Pembayaran Klaim Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Rp 5,01 T

Jadi Piutang, WIKA Masih Tunggu Pembayaran Klaim Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Rp 5,01 T

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 15:42 WIB

Terkini

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB