Strategi Baru Turunkan Kemiskinan, Prabowo Akan Kasih Fasilitas buat UMKM hingga Tanah untuk Petani

Rabu, 05 November 2025 | 10:37 WIB
Strategi Baru Turunkan Kemiskinan, Prabowo Akan Kasih Fasilitas buat UMKM hingga Tanah untuk Petani
Presiden Prabowo Subianto. (bidik layar YouTube Sekretariat Presiden)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan sejumlah langkah konkret untuk menekan angka kemiskinan, termasuk memperluas ruang bagi UMKM di fasilitas publik dan program “Pasar 1001 Malam”.
  • Pemerintah juga akan memprioritaskan penyediaan lahan serta alat produksi bagi petani dari kelompok ekonomi terbawah.
  • Selain itu, disiapkan beasiswa dan pelatihan senilai Rp12 triliun bagi lulusan SMA dan SMK yang ingin bekerja ke luar negeri.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mendorong beberpa program sebagai upaya penanggulangan kemiskinan. Program tersebut mulai dari memberikan ruang untuk UMKM hingga penyediaan tanah untuk petani.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, mengatakan pemberdayaan akan menjadi orientasi penting dalam penanggulangan kemiskinan.

Usai rapat bersama presiden di Istana, Selasa (4/11/2025), Muhaimin berujar beberapa program segera dijalankan.

Muhaimin menyampaikan Prabowo menekankan pentingnya pemanfaatan seluruh fasilitas milik pemerintah untuk mendukung tumbuhnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Salah satu langkah, yakni implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 yang mengamanatkan agar 30 persen dari fasilitas publik seperti bandara, stasiun, terminal, dan rest area digunakan untuk mendukung UMKM.

"Kita juga akan menjalankan Pasar 1001 Malam di mana fasilitas punya negara yang idle dan memiliki posisi strategis akan diserahkan ke UMKM untuk dikelola supaya ada display dan eksibisi serta pemasaran yang efektif buat UMKM kita,” kata Muhaimin. 

Selain itu, pemerintah mengupayakan terwujudnya penguatan kemandirian petani melalui kepemilikan alat dan lahan produksi.

Muhaimin menyampaikan pemerintah akan memprioritaskan penyediaan tanah bagi masyarakat di kelompok desil 1 dan 2 sebagai bagian dari kebijakan pemerataan ekonomi. 

“Termasuk upaya menyediakan tanah untuk masyarakat petani yang desil 1, 2. Desil 1, kita akan dorong terbangunnya kepemilikan alat produksi kepada para petani dengan membagikan tanah-tanah untuk masyarakat desil 1 dengan teknis segera dimatangkan," kata Muhaimin.

Baca Juga: Prabowo Tak Masalah Bayar Cicilan Utang Whoosh Rp1,2 T per Tahun: Saya Ambil Alih, Gak Perlu Ribut!

Sementara itu, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Prabowo turut membahas mengenai beasiswa dan pelatihan bagi lulusan SMA dan SMK yang ingin bekerja ke luar negeri. 

“Para lulusan SMA dan SMK yang mau ke luar negeri dipersiapkan beasiswa khusus. Insyaallah akan disiapkan 12 triliun untuk pelatihan dan peningkatan mutu bahasa para calon-calon tenaga kerja yang bekerja dengan pasar luar negeri,” kata Muhaimin. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI