Dua Korban Ledakan SMAN 72 Masih di ICU RSIJ, Salah Satunya Terduga Pelaku?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Minggu, 09 November 2025 | 15:43 WIB
Dua Korban Ledakan SMAN 72 Masih di ICU RSIJ, Salah Satunya Terduga Pelaku?
Petugas medis memberikan penanganan kepada korban luka akibat ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • RSIJ Cempaka Putih memastikan dua korban ledakan SMAN 72 Jakarta berada dalam kondisi stabil meski masih harus dirawat intensif di ICU dan HCU.
  • Sebelas siswa lainnya yang dirawat di ruang paviliun dilaporkan membaik dan diperkirakan bisa pulang dalam beberapa hari ke depan.
  • Pihak rumah sakit menolak mengonfirmasi kondisi terduga pelaku dan menegaskan bahwa kewenangan informasi sepenuhnya berada pada kepolisian.

Suara.com - Direktur Utama Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih Pradono Handojo menyebutkan kalau dua korban ledakan di SMAN 72 Jakarta yang dirawat di sana kondisinya telah stabil, meski masih berada di ruangan ICU dan HCU. 

Dia menjelaskan kalau tanda-tanda vital pasien telah stabil, meski belum bisa dikatakan membaik. 

"Masih belum bisa dikatakan baik untuk memungkinkan dipindahkan ke ruang rawat inap. Tim kami dokter spesialis monitoring terus 24 jam," kata Pradono di RSIJ, Cempaka Putih, usai mendapingi kunjungan Menteri Sosial, Minggu (9/11/2025).

Sementara sebelas anak yang juga dirawat di sana berada di ruang rawat paviliun dan dalam kondisi makin membaik. Dia mengajak publik untuk mendoakan para korban agar bisa segera sembuh dan pulang ke rumah masing-masing.

"Yang di pavilion rawat inap itu mudah-mudahan dalam 3 sampai 5 hari ke depan akan bisa dirilis kembali sesuai dengan kondisi cederanya masing-masing dan asesmen dari dokter," imbuhnya.

Terkait beredarnya informasi soal terduga pelaku peledakan dirawat di RSIJ, Pradono enggan memastikan hal tersebut. Dia menekankan kalau rumah sakit fokus memberikan perawatan kepada seluruh siswa yang dirawat.

Menurutnya, pihak kepolisian yang berwenang menyampaikan kondisi dari siswa yang disebut sebagai terduga pelaku.

"Kami tidak diotorisasikan untuk menceritakan. Karena yang bersangkutan terduga juga masih dalam proses penyelidikan dan merupakan kewenangan Polri. Yang bisa kami sampaikan adalah semua yang dirawat di rumah sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Kondisinya stabil dan membaik," ucapnya.

Insiden ledakan itu terjadi pada Jumat, 7 November 2025, di SMAN 72 Jakarta yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Saat itu berlangsung salat Jumat berjamaah di masjid sekolah.

baca juga

Dari data sementara tercatat bahwa korban luka telah mencapai 96 orang. Sebagian besar korban mengalami luka bakar dan serpihan benda tajam, serta gangguan pendengaran bagi beberapa siswa. 

Kapolri Listyo Sigit menyebutkan kalau terduga pelaku telah teridentifikasi dan merupakan salah satu siswa di SMAN 72. 

Terduga pelaku masih menjalani perawatan medis, termasuk operasi di bagian kepala akibat luka. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ledakan SMAN 72, KPAI: Komdigi Perlu Awasi Ketat Konten Negatif Medsos!

Ledakan SMAN 72, KPAI: Komdigi Perlu Awasi Ketat Konten Negatif Medsos!

Video | Minggu, 09 November 2025 | 11:10 WIB

Update Kasus Ledakan SMAN 72: Mayoritas Korban Pulang, 1 Pasien Baru Mengeluh Tuli

Update Kasus Ledakan SMAN 72: Mayoritas Korban Pulang, 1 Pasien Baru Mengeluh Tuli

News | Minggu, 09 November 2025 | 15:40 WIB

Pasca Ledakan, Menteri PPPA Pastikan SMAN 72 Jakarta Aman: Senin Mulai Sekolah!

Pasca Ledakan, Menteri PPPA Pastikan SMAN 72 Jakarta Aman: Senin Mulai Sekolah!

News | Minggu, 09 November 2025 | 11:47 WIB

Terkini

11 Tuntutan Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Tolak Outsourcing hingga Aturan Cuti Haid

11 Tuntutan Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Tolak Outsourcing hingga Aturan Cuti Haid

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:16 WIB

Wabup Iwan Tuaji Segera Disidang, Terungkap Lagi Perkara Rp872,5 Juta dari Proyek PALI

Wabup Iwan Tuaji Segera Disidang, Terungkap Lagi Perkara Rp872,5 Juta dari Proyek PALI

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 19:16 WIB

Sinopsis Seisei no Uzume, Drama Slice of Life Jepang Dibintangi Imoto Ayako

Sinopsis Seisei no Uzume, Drama Slice of Life Jepang Dibintangi Imoto Ayako

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:15 WIB

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 19:11 WIB

Jebakan Gaji Tinggi: Saat Korban Loker Palsu Dipaksa Jadi Sindikat Love Scamming

Jebakan Gaji Tinggi: Saat Korban Loker Palsu Dipaksa Jadi Sindikat Love Scamming

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:10 WIB

Satu Kru Ditemukan di Enggano, Basarnas Pastikan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Tak Berhenti

Satu Kru Ditemukan di Enggano, Basarnas Pastikan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Tak Berhenti

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:09 WIB

Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang

Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:05 WIB

Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule

Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 19:03 WIB

Dari Ngajar Jadi Tukang Endus: Ironi di Balik MBG

Dari Ngajar Jadi Tukang Endus: Ironi di Balik MBG

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:00 WIB

Mobilisator Aksi Pelajar di Bekasi Ditangkap: Rencanakan Bakar Kantor Polisi Pakai Bom Molotov!

Mobilisator Aksi Pelajar di Bekasi Ditangkap: Rencanakan Bakar Kantor Polisi Pakai Bom Molotov!

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:58 WIB

×