Tak Hanya Warga Lokal: Terbongkar, 'Gunung' Sampah di Bawah Tol Wiyoto Berasal dari Wilayah Lain

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 11 November 2025 | 21:14 WIB
Tak Hanya Warga Lokal: Terbongkar, 'Gunung' Sampah di Bawah Tol Wiyoto Berasal dari Wilayah Lain
Ilustrasi gunung sampah di kolong Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Utara, yang dikeluhkan warga. Sampah yang dibuang ternyata juga berasal dari daerah lain. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
baca 10 detik
  • Petugas bersihkan 540 meter kubik sampah kolong tol, usai pelaku pembuangan liar jalani operasi.
  • Sudin LH Jakarta Utara pastikan seluruh sampah dikirim ke Bantar Gebang untuk pengelolaan akhir.
  • Pemerintah dorong pengawasan ketat TPS liar agar insiden serupa tak kembali terjadi di Jakarta.

Suara.com - Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara melakukan pembersihan besar-besaran tumpukan sampah di kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono, tepatnya di Kawasan RT 06/RW 05 Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok.

Hingga Selasa (11/11/2025), sebanyak 540 meter kubik sampah telah berhasil diangkut dari lokasi tersebut.

Proses pembersihan dilakukan sejak Sabtu (9/11/2025), setelah salah satu terduga pelaku pembuangan sampah ilegal dilaporkan menjalani operasi akibat luka di tangan saat proses evakuasi.

Insiden itu terjadi ketika petugas menertibkan aktivitas pembuangan liar di bawah kolong tol.

Staf Operasional Satuan Pelaksana (Satpel) Lingkungan Hidup Kecamatan Tanjung Priok, Misna Wijaya menjelaskan bahwa pembersihan dilakukan secara intensif menggunakan sejumlah armada pengangkut dan alat berat.

"Sudah kita usahakan semaksimal mungkin dari hari Minggu lalu. Kita targetkan pembersihan tumpukan sampah ini tuntas paling lambat Jumat mendatang," ujarnya.

Menurut Misna, sejak hari Minggu, sekitar 320 meter kubik sampah berhasil dibersihkan.

Sementara pada Senin, jumlah pengangkutan mencapai 220 meter kubik, sehingga total tumpukan yang sebelumnya menggunung sepanjang lebih dari 10 meter kini hanya tersisa sekitar dua meter.

"Hari ini kita targetkan pengangkutan 10 rit atau mencapai 200 meter kubik sampah yang dibersihkan," katanya.

baca juga

Ia menambahkan bahwa volume sampah di area tersebut bukan hanya berasal dari empat kelurahan sekitar —Sungai Bambu, Warakas, Papanggo, dan Kebon Bawang— tetapi juga akibat aktivitas pembuangan liar dari luar wilayah.

"Usai kolong tol ini bersih, saya akan membuat jadwal, misalnya maksimal jam 16.00 WIB sudah tidak ada yang buang sampah agar armada kami bisa mengangkut semua sampah dan lokasi ini terjaga bersih," ungkapnya.

Misna menegaskan, seluruh sampah yang telah diangkut langsung dibawa ke TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Ia juga menyerukan peran aktif masyarakat untuk mencegah kolong tol kembali menjadi titik penumpukan baru.

"Saya juga meminta dukungan dari pihak kelurahan, kecamatan, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lokasi ini agar tetap bersih. Sebab, selama ini petugas kami sudah rutin melakukan pengangkutan sampah," tegasnya.

Sementara itu, Warga RW 05 Kelurahan Sungai Bambu, Suyitno mengatakan bahwa kolong tol tersebut sudah menjadi tempat pembuangan sampah sementara (TPS) sejak dua dekade lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Mula Gunung Sampah di Kolong Tol Wiyoto Wiyono Hingga Kini Jadi TPS Dadakan

Awal Mula Gunung Sampah di Kolong Tol Wiyoto Wiyono Hingga Kini Jadi TPS Dadakan

News | Selasa, 11 November 2025 | 17:39 WIB

Penampakan Gunung Sampah di Kolong Tol Wiyoto Wiyono, Baru Ditangani Setelah Diberitakan

Penampakan Gunung Sampah di Kolong Tol Wiyoto Wiyono, Baru Ditangani Setelah Diberitakan

News | Selasa, 11 November 2025 | 16:37 WIB

Gubernur Pramono Lanjutkan Uji Coba RDF Rorotan Meski Diprotes: Tidak Kapasitas Maksimum

Gubernur Pramono Lanjutkan Uji Coba RDF Rorotan Meski Diprotes: Tidak Kapasitas Maksimum

News | Kamis, 06 November 2025 | 20:55 WIB

Terkini

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun

Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:49 WIB

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:43 WIB

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:40 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

×