Pemerintah Genjot Kualitas Calon Pekerja Migran: Bahasa hingga Sertifikasi Jadi Fokus Utama!

Jum'at, 14 November 2025 | 13:15 WIB
Pemerintah Genjot Kualitas Calon Pekerja Migran: Bahasa hingga Sertifikasi Jadi Fokus Utama!
Ilustrasi para pekerja migran Indonesia. [Foto: Istimewa]
Baca 10 detik
  • Salah satu kebutuhan yang langsung disorot adalah kemampuan bahasa dan sertifikasi tenaga kerja.
  • SMK akan menjadi fokus dalam penguatan kompetensi calon pekerja migran.
  • Pemerintah tengah menyiapkan data kebutuhan kompetensi, kurikulum ideal, hingga bahasa yang harus dipenuhi sesuai permintaan pasar luar negeri.

Suara.com - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menegaskan pemerintah mulai mengeksekusi program-program jangka pendek untuk mempercepat peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia, terutama yang akan dikirim ke luar negeri.

Langkah ini berjalan paralel dengan penataan kelembagaan dan pembangunan platform koordinasi terintegrasi yang sebelumnya diarahkan Presiden Prabowo Subianto.

"Sambil menata kelembagaan, sambil menata pembangun platform yang mempermudah untuk koordinasi secara terintegrasi, kami juga bersepakat untuk mulai mengidentifikasi program-program jangka pendek yang bisa kita lakukan sangat-sangat segera," kata Pratikno usai rapat tingkat menteri di Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Salah satu kebutuhan yang langsung disorot adalah kemampuan bahasa dan sertifikasi tenaga kerja.

Dua aspek tersebut dinilai menjadi hambatan utama pengiriman pekerja ke negara tujuan yang memiliki standar tinggi.

"Banyak sekali kebutuhan peningkatan bahasa, misalnya menjadi satu concern untuk pengiriman ke luar negeri, kemudian sertifikasi, dan lain-lain," kata dia.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. (Suara.com/Lilis)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. (Suara.com/Lilis)

Sementara itu, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani menuturkan bahwa sekolah menengah kejuruan (SMK) akan menjadi fokus dalam penguatan kompetensi calon pekerja migran.

"SMK-SMK, sekolah vokasi yang ada akan ditingkatkan kompetensinya. Tentu kami akan bisa segera menyalurkan setelah itu," katanya.

Ia menambahkan pemerintah tengah menyiapkan data kebutuhan kompetensi, kurikulum ideal, hingga bahasa yang harus dipenuhi sesuai permintaan pasar luar negeri. Data tersebut nantinya akan langsung diterapkan di SMK sebagai basis suplai calon pekerja migran.

Baca Juga: Mengapa Myanmar dan Kamboja Bukan Negara Tujuan Kerja yang Aman? Ini Penjelasan Pemerintah

"Kami akan membantu dengan mempersiapkan kompetensi apa yang dibutuhkan, kurikulum seperti apa yang ideal, bahasa apa yang perlu, nah data ini bisa langsung diejawantahkan di lapangan ke SMK-SMK yang menjadi calon potensi suplai tadi," kata Christina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI