Viral Usul Ganti Ahli Gizi dengan Lulusan SMA, Ini Klarifikasi Lengkap Wakil Ketua DPR Cucun

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 17 November 2025 | 18:54 WIB
Viral Usul Ganti Ahli Gizi dengan Lulusan SMA, Ini Klarifikasi Lengkap Wakil Ketua DPR Cucun
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, akhirnya buka suara setelah potongan pernyataannya mengenai peran ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral. (Suara.com/Bagaskara)
  • Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan pernyataannya yang viral telah dipotong dan disalahpahami; ia tidak pernah bermaksud meniadakan peran ahli gizi
  • Usulan melatih lulusan SMA adalah rencana darurat jika terjadi kekurangan ahli gizi untuk memenuhi target dapur MBG, dan prosesnya tetap harus melalui uji kompetensi sesuai aturan
  • Isu utama yang menjadi perhatian Cucun adalah pentingnya pengawasan publik dan parlemen terhadap program MBG untuk mencegah penyelewengan dana APBN dan memastikan kualitas gizi anak

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, akhirnya buka suara setelah potongan pernyataannya mengenai peran ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral dan memicu polemik di media sosial. Ia menegaskan bahwa konteks ucapannya telah dipotong dan disalahpahami.

Klarifikasi ini disampaikan Cucun usai menggelar pertemuan penting dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Persatuan Ahli Gizi (Persagi) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (17/11/2025).

Cucun menjelaskan, narasi yang menjadi sorotan publik itu berawal dari diskusi mendalam mengenai kelangkaan tenaga ahli gizi untuk dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebuah isu yang telah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI.

“Berangkat dari hasil RDP Komisi IX. Itu sudah tersiar, rapat DPR juga terbuka. Teman-teman ahli gizi sudah tahu bahwa ada kesepakatan minta dicari solusi,” kata Cucun.

Salah satu masalah krusial yang diungkap adalah seringnya terjadi perpindahan ahli gizi dari satu dapur ke dapur lain, yang pada akhirnya menghambat kelancaran operasional program MBG di lapangan.

“Yang ini bisa jalan, tapi yang sana macet, karena belum ada ‘kawin’ antara Persagi dengan BGN, jadi tidak bisa menindak ahli gizinya. Ini momentum yang bagus,” ujarnya.

Cucun menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat meniadakan peran vital ahli gizi. Justru, ia meminta agar memaksimalkan terlebih dahulu tenaga profesional yang ada.

Titik temu persoalan ini, menurutnya, ada pada perjanjian kerja sama yang jelas antara pihak terkait.

“Sebagai wakil rakyat saya sampaikan, ‘tolong pak, maksimalkan dulu saja’. Titik temunya nanti ketika ada perjanjian kerja sama ini,” tegasnya.

Konteks Pelatihan Lulusan SMA

Mengenai usulan kontroversial untuk melatih lulusan SMA, Cucun meluruskan bahwa itu adalah skenario alternatif atau rencana darurat. Opsi tersebut akan dipertimbangkan hanya jika target 20 ribu dapur MBG hingga Desember tidak tercapai karena kekurangan tenaga ahli gizi bersertifikat.

Pelatihan itu pun, sambungnya, bukan berarti mengabaikan standar. Tenaga yang dilatih tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku untuk menjadi pekerja terampil.

“Kalau misalkan tidak ada ahli gizi dan usulannya seperti itu, kita latih. Tetap, karena ini berbicara gizi. Ada UU 17/2023, Kolegium, assessment, uji kompetensi. Itu tetap harus diikuti untuk skill worker,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam Rapat Konsolidasi SPPG di Kabupaten Bandung, Minggu (16/11/2025), pernyataan Cucun menjadi viral. Ia menyoroti kurangnya ahli gizi dan melontarkan wacana untuk mengganti diksi 'ahli gizi' menjadi 'tenaga yang menangani gizi'.

"Saya enggak mau dengar orang-orang sombong mengatakan 'karena saya ahli gizi'. Nanti tinggal ibu Kadinkes melatih orang, bila perlu anak-anak SMA cerdas fresh graduate dilatih tiga bulan kasih sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi)," demikian kutipan pernyataan Cucun yang beredar luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Sebut Ahli Gizi Tak Penting, Wakil Ketua DPR Cucun Minta Maaf, Langsung Gelar Rapat Penting

Heboh Sebut Ahli Gizi Tak Penting, Wakil Ketua DPR Cucun Minta Maaf, Langsung Gelar Rapat Penting

News | Senin, 17 November 2025 | 18:35 WIB

Kronologi Kader PKB Sebut MBG Tidak Perlu Ahli Gizi, Cukup Lulusan SMA

Kronologi Kader PKB Sebut MBG Tidak Perlu Ahli Gizi, Cukup Lulusan SMA

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 14:03 WIB

Profil Cucun Ahmad Syamsurijal, Anggota DPR yang Sebut MBG Tidak Perlu Ahli Gizi

Profil Cucun Ahmad Syamsurijal, Anggota DPR yang Sebut MBG Tidak Perlu Ahli Gizi

News | Senin, 17 November 2025 | 13:28 WIB

Siswa SD Kediri Ceria, Makan Bergizi Gratis Ditemani Power Rangers

Siswa SD Kediri Ceria, Makan Bergizi Gratis Ditemani Power Rangers

Foto | Kamis, 13 November 2025 | 20:39 WIB

Insentif Dapur Makan Bergizi Gratis Rp6 Juta per Hari Bukan Anggaran Baru, Ini Penjelasan BGN

Insentif Dapur Makan Bergizi Gratis Rp6 Juta per Hari Bukan Anggaran Baru, Ini Penjelasan BGN

News | Kamis, 13 November 2025 | 12:43 WIB

Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Kembali Terjadi, BGN Janji Benahi Sistem Pengawasan

Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Kembali Terjadi, BGN Janji Benahi Sistem Pengawasan

News | Kamis, 13 November 2025 | 09:43 WIB

Audit Ketat dan Suntik Mati Dapur 'Nakal': Bagaimana Nasib Program Makan Bergizi Gratis?

Audit Ketat dan Suntik Mati Dapur 'Nakal': Bagaimana Nasib Program Makan Bergizi Gratis?

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 07:57 WIB

Terkini

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:43 WIB

Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!

Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:40 WIB

Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba

Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:28 WIB

Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan

Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:19 WIB

Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!

Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:12 WIB

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:54 WIB

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:44 WIB

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:43 WIB

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:24 WIB

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:20 WIB