Disentil Prabowo Gegara Siswa Turun ke Jalan, Pemkab Bantul Beri Penjelasan

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 19 November 2025 | 19:42 WIB
Disentil Prabowo Gegara Siswa Turun ke Jalan, Pemkab Bantul Beri Penjelasan
Presiden Prabowo Subianto ingin menyetop kebiasaan pengerahan anak-anak sekolah setiap kali kunjungan kerja kepala negara ke daerah. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul merespons arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar siswa tidak turun ke jalan menyambut kedatangannya saat kunjungan kerja
  • Menurut Hermawan, pada kunjungan berikutnya, siswa tidak lagi akan diimbau untuk keluar dari kelas untuk menyambut kedatangan presiden
  • Kata Hermawan, imbauan kepada sekolah itu pun muncul dari antusiasme masyarakat di sepanjang jalur kunjungan

Suara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul merespons arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar siswa tidak turun ke jalan menyambut kedatangannya saat kunjungan kerja.

Arahan Prabowo itu disampaikan saat kunjungan kerja di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (19/11/2025) tadi.

Kepala Negara merasa kasihan bila siswa harus berdiri lama di bawah terik matahari demi menunggu iring-iringan presiden. Selain itu, Prabowo khawatir tindakan tersebut mengganggu jam belajar siswa di sekolah.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul, Hermawan Setiaji, mengatakan pihaknya memahami sepenuhnya pesan tersebut.

"Ya yang pasti nanti menindaklanjuti arahan dari bapak presiden. Beliau kan sebenarnya bukan tidak berkenan disambut anak-anak sekolah kalau kami memahami, tapi beliau itu kan pengennya anak-anak sekolah pengen belajar tidak terganggu kegiatan belajar mengajar," kata Hermawan saat dihubungi, Rabu (19/11/2025) sore.

Menurut Hermawan, pada kunjungan berikutnya, siswa tidak lagi akan diimbau untuk keluar dari kelas untuk menyambut kedatangan presiden.

"Nah karena arahan beliau sudah jelas, ya nanti akan kita taati ketika nanti ada kunjungan beliau lagi pasti nanti kita tidak memberikan izin ketika anak-anak sekolah keluar dari kelas ketika ada kunjungan pak presiden lagi, anak-anak tetap di sekolah beraktivitas belajar mengajar seperti biasa," tuturnya.

Murni Antusiasme Siswa dan Masyarakat

Sebelumnya, kata Hermawan, imbauan kepada sekolah itu pun muncul dari antusiasme masyarakat di sepanjang jalur kunjungan. Hermawan menyebut respons warga semata-mata untuk mengabadikan momen langka dan dapat melihat presiden secara langsung.

baca juga

"Tapi pada prinsipnya kami memang mengimbau karena ada masukan dari warga masyarakat, dari bapak ibu guru kemudian stakeholder di sepanjang jalan itu, momen yang tidak tahu pak presiden datang lagi kapan," ujarnya.

Ia menyebut penyambutan itu sekaligus sebagai budaya mangayubagya dalam kedatangan tamu penting.

Adapun mangayubagya adalah kata dalam bahasa Jawa yang dapat diartikan untuk menyambut atau menyongsong dengan gembira.

"Jadi semata-mata antusiasme masyarakat, sekaligus sebagai wong jowo mengajeni tamu, ikut mangayubagya," ucapnya.

Seribu Siswa dari Tiga Kapanewon

Hermawan menjelaskan ada sekitar seribu siswa yang ikut menyambut kedatangan presiden pada siang tadi. Ribuan siswa itu yang sekolahnya dilewati rombongan Presiden Prabowo di tiga kapanewon/kecamatan yang ada di Bantul.

Mereka berasal dari tiga kapanewon, yaitu Kretek, Sanden, dan Srandakan. Tak hanya siswa, ada pula warga serta pelaku wisata di sepanjang jalur kunjungan.

"Itu tiga Kapanewon, Kretek, Sanden, dan Srandakan, jumlahnya sekitar seribu siswa. Ada juga warga masyarakat pelaku wisata sekitar jalan. Antusias saja," ungkapnya.

Hermawan memastikan imbauan penyambutan tersebut tidak berdasarkan instruksi resmi. Selain itu ia memastikan kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

"Insyaallah mboten (tidak mengganggu belajar mengajar siswa) dan warga masyarakat, jajaran sekolah, anak-anak, itu betul-betul menyambut kehadiran beliau dengan semangat dan antusias," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Langkah Prabowo Setop Tradisi Kerahkan Siswa saat Penyambutan, KPAI Ungkap Potensi Bahayanya

Dukung Langkah Prabowo Setop Tradisi Kerahkan Siswa saat Penyambutan, KPAI Ungkap Potensi Bahayanya

News | Rabu, 19 November 2025 | 17:55 WIB

Bukan Tak Senang, Ini Alasan Prabowo Larang Siswa Sambut Kunjungan Presiden

Bukan Tak Senang, Ini Alasan Prabowo Larang Siswa Sambut Kunjungan Presiden

News | Rabu, 19 November 2025 | 15:05 WIB

Visi 4 Tahun Prabowo: Bangun RS Canggih di Tiap Kabupaten, Kuliah Dokter Gratis

Visi 4 Tahun Prabowo: Bangun RS Canggih di Tiap Kabupaten, Kuliah Dokter Gratis

News | Rabu, 19 November 2025 | 13:14 WIB

Inisiatif Jokowi, Diresmikan Prabowo: RS KEI Surakarta Siap Kurangi Pasien Berobat ke Luar Negeri!

Inisiatif Jokowi, Diresmikan Prabowo: RS KEI Surakarta Siap Kurangi Pasien Berobat ke Luar Negeri!

News | Rabu, 19 November 2025 | 12:24 WIB

Dari New York ke Istana Jakarta: Michael Bloomberg Temui Prabowo dan Bos Danantara, Bahas Apa?

Dari New York ke Istana Jakarta: Michael Bloomberg Temui Prabowo dan Bos Danantara, Bahas Apa?

News | Rabu, 19 November 2025 | 07:15 WIB

ICW: Baru Setahun, Prabowo-Gibran Bikin Reformasi 1998 Jadi Sia-sia

ICW: Baru Setahun, Prabowo-Gibran Bikin Reformasi 1998 Jadi Sia-sia

News | Selasa, 18 November 2025 | 17:49 WIB

Tak Mau Indonesia Gagal, Presiden Prabowo Soroti Peran Penting Pendidikan!

Tak Mau Indonesia Gagal, Presiden Prabowo Soroti Peran Penting Pendidikan!

Your Say | Selasa, 18 November 2025 | 15:50 WIB

Terkini

Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek

Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek

Bekaci | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Penetrasi KUR BRI Sukses Dongkrak Literasi Keuangan Warga Pelosok Desa

Penetrasi KUR BRI Sukses Dongkrak Literasi Keuangan Warga Pelosok Desa

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Ulasan First Love: Ketika Cinta Pertama Menemukan Jalan Pulang

Ulasan First Love: Ketika Cinta Pertama Menemukan Jalan Pulang

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:20 WIB

3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim

3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini

Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini

Bola | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:15 WIB

OTT Rektor Unsoed Bongkar Bobroknya Kampus, Otonomi PTN Tanpa Pengawasan Ketat Jadi Sarang Korupsi

OTT Rektor Unsoed Bongkar Bobroknya Kampus, Otonomi PTN Tanpa Pengawasan Ketat Jadi Sarang Korupsi

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Masifnya Penyaluran KUR BRI Ciptakan Lapangan Kerja Baru di Daerah

Masifnya Penyaluran KUR BRI Ciptakan Lapangan Kerja Baru di Daerah

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Lenovo Pasok Mesin Esports World Cup 2026, dari PC Legion hingga Laptop Layar Gulung

Lenovo Pasok Mesin Esports World Cup 2026, dari PC Legion hingga Laptop Layar Gulung

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Kalimantan Kembali Terbakar, Malaysia Mulai Terganggu: Hantu Krisis Asap 1998 Muncul Lagi

Kalimantan Kembali Terbakar, Malaysia Mulai Terganggu: Hantu Krisis Asap 1998 Muncul Lagi

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×