Jaga Warga Diperluas hingga Pedukuhan, Kapolri Tekankan Penyelesaian Masalah Lewat Kearifan Lokal

Dwi Bowo Raharjo | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Jum'at, 21 November 2025 | 10:29 WIB
Jaga Warga Diperluas hingga Pedukuhan, Kapolri Tekankan Penyelesaian Masalah Lewat Kearifan Lokal
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kiri) dan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X, usai Apel Srawung Agung Kelompok Jaga Warga untuk Jogja damai, di Mapolda DIY, Jumat (21/11/2025). (Suara.com/Hiskia)
  • Pemerintah Daerah DIY perluas cakupan Jaga Warga hingga tingkat pedukuhan demi penguatan keamanan komunitas.
  • Gubernur DIY tegaskan kebijakan ini pada Apel Srawung Agung di Polda DIY pada Jumat (21/11/2025).
  • Kapolri dukung penuh Jaga Warga sebagai mitra strategis untuk menjaga keteraturan sosial berbasis kearifan lokal.

Suara.com - Pemerintah Daerah DIY memperluas cakupan Jaga Warga hingga ke tingkat pedukuhan untuk memperkuat keamanan berbasis komunitas.

Kebijakan tersebut ditegaskan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X dalam Apel Srawung Agung Kelompok Jaga Warga di Polda DIY, Jumat (21/11/2025).

Sultan menyatakan bahwa pelembagaan Jaga Warga di tingkat paling bawah menjadi langkah strategis.

Menurutnya kepolisian tidak mungkin menjangkau seluruh wilayah tanpa dukungan warga.

"Mulai tahun ini kita tingkatkan di pedukuhan, sehingga nanti setiap pedukuhan juga ada jaga warga," kata Sultan di Mapolda DIY.

Ia menilai konsep tersebut merupakan bentuk model kolaborasi yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang turut hadir menegaskan komitmen Polri mendukung penguatan Jaga Warga sebagai mitra strategis kepolisian.

"Ini adalah simbolisasi bersatunya masyarakat dalam keteraturan sosial. Polri tidak mungkin bisa bekerja sendiri," ujar Listyo.

Terkait perluasan struktur Jaga Warga hingga ke tingkat pedukuhan di DIY ini, Listyo meminta jajaran Polres, Polsek, serta aparat di tingkat kelurahan untuk memperkuat sinergi dengan Jaga Warga.

"Saya minta kepada seluruh jajaran, khususnya yang berada di tingkat Polres, Polsek, kemudian di tingkat kelurahan untuk bisa berkolaborasi, bersinergi dengan Jaga Warga yang basisnya berangkat dari tingkat padukuhan," ucapnya.

Kapolri menyebut Jaga Warga sebagai kearifan lokal yang terbukti efektif menyelesaikan persoalan sosial sebelum kemudian menggunakan mekanisme hukum formal.

Menurutnya ini menjadi satu kekuatan bersama antara Polri dan pemerintah serta warga DIY untuk menjaga keamanan keteraturan sosial.

"Dengan melakukan pendekatan, dengan menyelesaikan segala permasalahan dengan kearifan lokal, dengan musyawarah sebelum kita melakukan hal-hal yang diatur dalam hukum positif, saya kira ini sangat baik dan sangat bermanfaat," kata dia.

"Dan kita harapkan kedepan harapan kita bersama untuk mewujudkan masyarakat yang aman, sejahtera," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri dan Sri Sultan Pimpin Apel Jaga Warga, Perkuat Keamanan Berbasis Komunitas di DIY

Kapolri dan Sri Sultan Pimpin Apel Jaga Warga, Perkuat Keamanan Berbasis Komunitas di DIY

News | Jum'at, 21 November 2025 | 10:12 WIB

7 Barang MR DIY di Bawah Rp50 Ribu yang Cocok Jadi Kado Natal

7 Barang MR DIY di Bawah Rp50 Ribu yang Cocok Jadi Kado Natal

Lifestyle | Senin, 17 November 2025 | 15:11 WIB

Apa Beda Gelar Hamengku Buwono, Paku Alam, Paku Buwono, dan Mangkunegara? Ini Penjelasannya

Apa Beda Gelar Hamengku Buwono, Paku Alam, Paku Buwono, dan Mangkunegara? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2025 | 15:04 WIB

Dalam Satu Momen, Mobil Sri Sultan Antre di Jalan, Pejabat Lain 'Terobos' Pakai Pengawalan

Dalam Satu Momen, Mobil Sri Sultan Antre di Jalan, Pejabat Lain 'Terobos' Pakai Pengawalan

Video | Selasa, 14 Oktober 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB

Tahan Kenaikan Ongkos Haji, Pemerintah Rogoh Kocek Negara Rp1,77 Triliun

Tahan Kenaikan Ongkos Haji, Pemerintah Rogoh Kocek Negara Rp1,77 Triliun

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:48 WIB