Apa Beda Gelar Hamengku Buwono, Paku Alam, Paku Buwono, dan Mangkunegara? Ini Penjelasannya

Chyntia Sami Bhayangkara, Dita Alvinasari

Jum'at, 07 November 2025 | 15:04 WIB
Apa Beda Gelar Hamengku Buwono, Paku Alam, Paku Buwono, dan Mangkunegara? Ini Penjelasannya
Sri Sultan HB II (Twitter)
baca 10 detik
  • Nama-nama gelar seperti Hamengku Buwono, Paku Alam, Paku Buwono, dan Mangkunegara mungkin terdengar mirip dan sering membingungkan.
  • Keempat gelar tersebut memiliki latar sejarah yang berbeda satu sama lain.
  • Berikut ulasan perbedaan antara gelar Hamengku Buwono, Paku Alam, Paku Buwono, dan Mangkunegar.

Suara.com - Nama-nama gelar seperti Hamengku Buwono, Paku Alam, Paku Buwono, dan Mangkunegara mungkin terdengar mirip dan sering membingungkan sebagian orang. Namun, keempat gelar ini sebenarnya memiliki latar sejarah yang berbeda satu sama lain.

Keempat gelar tersebut berasal dari pecahan Kerajaan Mataram di Jawa, di mana masing-masing melahirkan tradisi, budaya, serta garis keturunan bangsawan yang turun temurun masih bertahan hingga saat ini.

Di wilayah Yogyakarta, gelar yang digunakan untuk raja adalah Hamengku Buwono, sedangkan untuk adipati dikenal sebagai Paku Alam. Sementara itu, di Surakarta, raja bergelar Paku Buwono dan adipatinya bergelar Mangkunegara.

Perbedaan gelar ini tidak hanya berkaitan dengan nama, melainkan juga menyangkut aspek sejarah, wilayah kekuasaan, kedudukan politik, serta hubungan mereka dengan pemerintah kolonial pada masa lampau.

Berikut penjelasan mengenai perbedaan antara Hamengku Buwono, Paku Alam, Paku Buwono, dan Mangkunegara yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat.

Pura Mangkunegaran. [website UGM]
Pura Mangkunegaran. [website UGM]

1. Hamengku Buwono

Hamengku Buwono merupakan gelar yang digunakan oleh raja yang memimpin Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Sosok pertama yang menyandang gelar Sri Sultan Hamengku Buwono I adalah Pangeran Mangkubumi.

Pangeran Mangkubumi dikenal karena menentang kebijakan yang menjalin kerja sama antara Kerajaan Mataram Islam dan VOC pada masa pemerintahan Sunan Pakubuwono III.

Pemberontakan tersebut akhirnya berujung pada tercapainya Perjanjian Giyanti tahun 1755, yang menandai pemisahan Kerajaan Mataram Islam menjadi dua wilayah kekuasaan.

baca juga

Salah satu poin utama dari perjanjian itu adalah pengakuan terhadap Pangeran Mangkubumi sebagai raja yang memerintah di wilayah Yogyakarta.

Pada tanggal 13 Maret 1755, Pangeran Mangkubumi resmi diangkat sebagai penguasa pertama Ngayogyakarta Hadiningrat dengan gelar Sri Sultan Hamengku Buwono I.

Kekuasaan atas wilayah Yogyakarta tersebut kemudian diwariskan secara turun-temurun hingga saat ini.

Penguasa yang sekarang menjabat adalah Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang juga menjadi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

2. Paku Alam

Paku Alam adalah gelar bagi adipati yang memimpin Kadipaten Pakualaman atau Nagari Pakualaman. Wilayah ini berdiri sejak tahun 1813 pada masa kekuasan Inggris.

Kadipaten Pakualaman merupakan pecahan dari Kasultanan Yogyakarta, yang dibentuk melalui perjanjian politik antara pemerintah Britania Raya dengan Pangeran Notokusumo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Justru Setuju, Jokowi Santai Usulan Gelar Pahlawan Soeharto Tuai Protes: Pro-Kontra Biasa

Justru Setuju, Jokowi Santai Usulan Gelar Pahlawan Soeharto Tuai Protes: Pro-Kontra Biasa

News | Jum'at, 07 November 2025 | 11:15 WIB

Muhammadiyah Tolak Keras Gelar Pahlawan, Gus Mus Ungkit 'Dosa' Soeharto ke Kiai Ponpes

Muhammadiyah Tolak Keras Gelar Pahlawan, Gus Mus Ungkit 'Dosa' Soeharto ke Kiai Ponpes

News | Jum'at, 07 November 2025 | 09:53 WIB

Peristirahatan Terakhir Paku Buwono XIII: Prosesi Pemakaman Berlangsung Hikmat

Peristirahatan Terakhir Paku Buwono XIII: Prosesi Pemakaman Berlangsung Hikmat

Video | Rabu, 05 November 2025 | 17:43 WIB

Usman Hamid Sebut Soeharto Meninggal Berstatus Terdakwa: Sulit Dianggap Pahlawan

Usman Hamid Sebut Soeharto Meninggal Berstatus Terdakwa: Sulit Dianggap Pahlawan

News | Rabu, 05 November 2025 | 15:14 WIB

Terkini

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 06:00 WIB

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

×