Sadis! Pembunuh Guru di OKU Ternyata Mantan Penjaga Kos, Jerat Leher Korban Demi Ponsel

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 21 November 2025 | 23:55 WIB
Sadis! Pembunuh Guru di OKU Ternyata Mantan Penjaga Kos, Jerat Leher Korban Demi Ponsel
Ilustrasi garis polisi.
  • Satreskrim Polres OKU menangkap RC kurang dari 24 jam atas pembunuhan guru PPPK Saidatul Fitriyah di OKU.
  • Pelaku RC ditangkap di Ogan Ilir setelah bersembunyi; ia diduga hendak mencuri harta benda korban.
  • RC dijerat pasal pembunuhan berencana dan perampokan dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.

Suara.com - Teka-teki pembunuhan sadis yang menimpa Saidatul Fitriyah (27), seorang guru PPPK SMP Negeri 46 Ogan Komering Ulu (OKU), akhirnya terungkap. Kurang dari 24 jam, Satreskrim Polres OKU berhasil membekuk RC, pelaku yang tega menghabisi nyawa sang guru di kamar kosnya di Desa Sukapindah pada Kamis (20/11).

Penangkapan cepat ini menjadi jawaban atas duka yang menyelimuti dunia pendidikan di Sumatera Selatan. Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, mengonfirmasi keberhasilan timnya dalam meringkus pelaku.

"Kurang dari 1x24 jam akhirnya pelaku pembunuhan terhadap Saidatul Fitriyah (27), seorang guru SMP Negeri 46 OKU berhasil ditangkap," kata Kapolres OKU AKPB Endro Aribowo di Baturaja, Jumat (21/11/2025).

Pelarian RC tak berlangsung lama. Pria yang merupakan warga Desa Sukapindah, Kecamatan Kedaton Peninjau Raya itu, diringkus di tempat persembunyiannya di Desa Munggu, Kabupaten Ogan Ilir pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Ia mencoba kabur ke rumah orang tuanya untuk menghindari kejaran polisi.

"Setelah membunuh korban, pelaku bersembunyi di rumah orang tuanya di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Fakta mengejutkan terungkap dari hasil pemeriksaan awal. RC ternyata bukanlah orang yang sama sekali asing dengan lingkungan tempat tinggal korban.

Ia mengaku pernah bekerja sebagai penjaga kontrakan tersebut, memberinya akses pengetahuan detail mengenai seluk-beluk lokasi.

"Pengetahuan detail mengenai lokasi itulah yang memudahkan pelaku masuk ke kamar kos guru muda tersebut yang diduga ingin mencuri harta benda milik korban," kata Kapolres.

Niat awal pelaku diduga hanya untuk mencuri. Namun, aksinya kepergok oleh Saidatul Fitriyah.

Dalam kondisi panik, RC mengambil jalan pintas yang brutal. Ia menyekap mulut dan menjerat leher korban dengan seutas tali hingga sang guru muda itu meregang nyawa.

Kekejaman pelaku diperkuat oleh hasil pemeriksaan jenazah di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. Korban ditemukan mengalami serangkaian luka memar di paha kanan, kening kanan, serta pergelangan tangan dan kaki yang diduga kuat akibat jeratan.

Selain itu, ditemukan pula luka di bawah telinga kanan dan pembengkakan pada mulut.

Kini, RC harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polisi telah mengamankan barang bukti kunci yang menguatkan motif perampokan dalam kasus ini.

"Saat ini tersangka dan barang bukti satu unit telepon genggam milik korban sudah kami amankan guna diproses lebih lanjut," tegasnya.

Atas perbuatannya, RC dihadapkan pada pasal berlapis yang sangat berat. Ia akan dijerat Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau minimal 20 tahun penjara, Pasal 338 KUHPidana, Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan berat yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman tujuh tahun penjara, atau Pasal 365 ayat 3 dengan ancaman 15 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Pilihan Merek Bedak Padat yang Tahan Lama untuk Guru Usia 40 Tahun ke Atas

5 Pilihan Merek Bedak Padat yang Tahan Lama untuk Guru Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 21 November 2025 | 20:05 WIB

5 Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Guru Nasional 2025, Sarat Makna dan Menggugah Jiwa

5 Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Guru Nasional 2025, Sarat Makna dan Menggugah Jiwa

Lifestyle | Jum'at, 21 November 2025 | 18:25 WIB

7 Rekomendasi Parfum Wangi Ringan yang Fresh di Indomaret untuk Guru

7 Rekomendasi Parfum Wangi Ringan yang Fresh di Indomaret untuk Guru

Lifestyle | Jum'at, 21 November 2025 | 16:46 WIB

7 Rekomendasi Tablet dengan Stylus Pen Murah Cocok untuk Guru

7 Rekomendasi Tablet dengan Stylus Pen Murah Cocok untuk Guru

Tekno | Jum'at, 21 November 2025 | 15:49 WIB

10 Ide Buket Hari Guru yang Murah tapi Tetap Cantik dan Berkesan

10 Ide Buket Hari Guru yang Murah tapi Tetap Cantik dan Berkesan

Lifestyle | Jum'at, 21 November 2025 | 15:35 WIB

Link Download Logo Hari Guru Nasional 2025 Resmi dari Kemendikdasmen, Lengkap dengan Tema dan Font

Link Download Logo Hari Guru Nasional 2025 Resmi dari Kemendikdasmen, Lengkap dengan Tema dan Font

Lifestyle | Jum'at, 21 November 2025 | 14:20 WIB

7 Pilihan Motor Matic Irit dengan Pajak Murah Sesuai Gaji Guru

7 Pilihan Motor Matic Irit dengan Pajak Murah Sesuai Gaji Guru

Otomotif | Jum'at, 21 November 2025 | 14:10 WIB

Terkini

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:10 WIB

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:05 WIB

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:03 WIB