Dua Polisi Diperiksa Propam Usai Ayah Tiri Alvaro Bunuh Diri di Ruang Konseling, Ada Kelalaian?

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Selasa, 25 November 2025 | 10:36 WIB
Dua Polisi Diperiksa Propam Usai Ayah Tiri Alvaro Bunuh Diri di Ruang Konseling, Ada Kelalaian?
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat memberikan keterangan pers terkait kasus hilangnya bocah Alvaro Kiano, di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (24/11/2025). (Suara.com/Yasir)
baca 10 detik
  • Propam Polda Metro Jaya mendalami dugaan kelalaian prosedur atas bunuh diri Alex Iskandar di ruang konseling Polres Jakarta Selatan.
  • Dua anggota polisi yang bertugas saat peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (23/11/2025) telah dimintai keterangan.
  • Alex Iskandar merupakan tersangka kasus penculikan dan pembunuhan anak tirinya, Alvaro Kiano Nugroho.

Suara.com - Polda Metro Jaya memastikan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) sedang mendalami dugaan kelalaian prosedur yang menyebabkan Alex Iskandar (49) ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho (6) dapat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan seluruh rangkaian peristiwa akan ditelusuri. Termasuk apakah ada kesalahan prosedur atau kelengahan petugas piket yang berjaga di sekitar ruang konseling pada Minggu (23/11/2025) pagi.

“Pastinya akan didalami oleh Propam, mari kita beri ruang untuk mendalami hal tersebut,” kata Budi saat dikonfirmasi, Selasa (25/11/2025)

Sementara Kasi Propam Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Bayu Agung Ariyanto, membenarkan bahwa proses pemeriksaan telah berjalan.

Ia menyebut dua anggota kepolisian yang berjaga saat Alex ditemukan tewas telah dimintai keterangan.

“Terkait bunuh diri ini, kami sudah memeriksa dua personel yang saat itu piket,” katanya.

Pemeriksaan ini menjadi penting mengingat Alex merupakan tersangka kasus penculikan dan pembunuhan anak tirinya, Alvaro.

Sebelum peristiwa bunuh diri itu terjadi, Alex dititipkan di ruang konseling karena statusnya sebagai tersangka yang harus menjalani pemeriksaan medis terlebih dahulu sebelum dapat ditempatkan di ruang tahanan reguler.

Saat diperiksa polisi, Alex juga sempat mengakui telah menculik, membekap hingga membunuh Alvaro karena dorongan dendam pribadi kepada istrinya.

baca juga
Situasi di rumah duka anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (24/11/2025). (ANTARA/Luthfia Miranda Putri).
Situasi di rumah duka anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (24/11/2025). (ANTARA/Luthfia Miranda Putri).

Jasad Alvaro kemudian dibungkus plastik, disimpan tiga hari di rumahnya di Tangerang, lalu dibuang ke Tenjo, Bogor, dengan mengajak saksi kunci berinisial G. Namun kepada G, Alex mengaku meminta bantuannya untuk membuang “bangkai anjing”.

Selanjutnya pada 20 November 2025, polisi menemukan kerangka manusia diduga Alvaro. Saat ini penyidik masih menunggu hasil tes DNA yang tengah dilakukan tim kedokteran forensik RS Polri Kramat Jati.

Nahasnya sebelum proses hukum berjalan tuntas, Alex justru memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan celana panjang di ruang konseling.

Sesaat sebelum kejadian Alex sempat meminta izin ganti celana pendek ke panjang karena alasan buang air besar di celana.

Propam kekinian tengah fokus memastikan apakah prosedur pengamanan tersangka telah dijalankan dengan benar, serta menilai ada atau tidaknya unsur kelalaian personel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayah Tiri Pembunuh Bocah 6 Tahun Akhiri Hidup di Penjara, Ini Kronologi Kasus Alvaro Pesanggrahan

Ayah Tiri Pembunuh Bocah 6 Tahun Akhiri Hidup di Penjara, Ini Kronologi Kasus Alvaro Pesanggrahan

News | Senin, 24 November 2025 | 13:05 WIB

Diungkap Kakek, Ayah Tiri Terduga Penculik Alvaro Tewas Bunuh Diri di Polres Jaksel Usai Ditangkap!

Diungkap Kakek, Ayah Tiri Terduga Penculik Alvaro Tewas Bunuh Diri di Polres Jaksel Usai Ditangkap!

News | Senin, 24 November 2025 | 12:18 WIB

Cemburu Berujung Maut: Teriakan Minta Tolong Bongkar Aksi Sadis Pembunuhan di Condet!

Cemburu Berujung Maut: Teriakan Minta Tolong Bongkar Aksi Sadis Pembunuhan di Condet!

News | Selasa, 18 November 2025 | 12:52 WIB

Satu Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Jalani Operasi Bedah Plastik, Total 20 Siswa Masih Dirawat

Satu Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Jalani Operasi Bedah Plastik, Total 20 Siswa Masih Dirawat

News | Kamis, 13 November 2025 | 17:51 WIB

Terungkap! Terduga Pelaku Bom SMA 72 Jakarta Bertindak Sendiri, Polisi Dalami Latar Belakang

Terungkap! Terduga Pelaku Bom SMA 72 Jakarta Bertindak Sendiri, Polisi Dalami Latar Belakang

News | Senin, 10 November 2025 | 22:30 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

×