Ngeri! Gelondongan Kayu Hanyut Saat Banjir Sumut, Disinyalir Hasil Praktik Ilegal?

Bangun Santoso

Jum'at, 28 November 2025 | 18:39 WIB
Ngeri! Gelondongan Kayu Hanyut Saat Banjir Sumut, Disinyalir Hasil Praktik Ilegal?
Foto sebagai ILUSTRASI: Warga menyaksikan sejumlah rumah rusak tertimbun lumpur dan sampah kayu pascabanjir bandang di Desa Manyang Cut, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie, Aceh, Kamis (27/11/2025). [ANTARA FOTO/Ampelsa/foc]
baca 10 detik
  • Gelondongan kayu besar hanyut terseret banjir bandang di Sumatera Utara memicu isu deforestasi di media sosial.
  • Kemenhut menduga kayu berasal dari sisa tebangan Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) yang terseret arus banjir.
  • Kementerian Kehutanan masih melakukan pemeriksaan lapangan mengenai kemungkinan adanya praktik pencucian kayu ilegal.

Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan oleh pemandangan mengerikan dari Sumatera Utara: gelondongan-gelondongan kayu berukuran besar hanyut terseret arus banjir bandang.

Video yang diduga berasal dari Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah itu sontak memicu kemarahan warganet, yang mengaitkan fenomena tersebut dengan praktik deforestasi yang menjadi penyebab utama bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akhirnya angkat bicara. Melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum), Kemenhut mengungkap dugaan awal asal-usul kayu-kayu tersebut.

"Kita deteksi bahwa itu dari PHAT di APL. PHAT adalah Pemegang Hak Atas Tanah. Di area penebangan yang kita deteksi dari PHAT itu di APL, memang secara mekanisme untuk kayu-kayu yang tumbuh alami itu mengikuti regulasi kehutanan dalam hal ini adalah SIPU, Sistem Informasi Penataan Hasil Hutan," kata Dirjen Gakkum Kemenhut, Dwi Januanto Nugroho, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Menurutnya, dugaan sementara adalah kayu-kayu tersebut merupakan sisa tebangan yang sudah lapuk dan akhirnya terseret oleh derasnya arus banjir.

Namun, Dwi menegaskan bahwa tim Gakkum Kemenhut masih perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh di lapangan, mengingat kondisi banjir yang masih terjadi.

Meski begitu, Kemenhut tidak menutup mata terhadap kemungkinan adanya praktik culas di balik hanyutnya puluhan kayu gelondongan tersebut.

Dwi mengakui bahwa pihaknya kerap membongkar modus operandi pencucian kayu ilegal hasil pembalakan liar yang memanfaatkan skema Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT).

Bahkan, sejumlah kasus serupa pernah ditemukan di wilayah yang kini terdampak banjir, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

baca juga

Saat ditanya lebih lanjut apakah ada kemungkinan kayu-kayu yang viral itu merupakan hasil dari modus pencucian kayu ilegal, Dwi Januanto memberikan sinyal kuat. Ia tidak mengesampingkan potensi bahwa kayu-kayu tersebut berasal dari praktik haram yang sama.

"Kawan-kawan masih ngecek, ya tapi kita sinyalir ke situ," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Ganggu Pasokan BBM di Sumatera, Bahlil: Kita Lagi Putar Otak

Banjir Ganggu Pasokan BBM di Sumatera, Bahlil: Kita Lagi Putar Otak

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 17:40 WIB

Banjir Kepung Sumatera: Puan Minta Pemerintah Gercep Evakuasi, Perintahkan Anggota DPR Turun

Banjir Kepung Sumatera: Puan Minta Pemerintah Gercep Evakuasi, Perintahkan Anggota DPR Turun

News | Jum'at, 28 November 2025 | 15:31 WIB

Darurat Banjir-Longsor Sumut, Bobby Nasution Fokus Evakuasi dan Buka Akses Jalur Logistik yang Putus

Darurat Banjir-Longsor Sumut, Bobby Nasution Fokus Evakuasi dan Buka Akses Jalur Logistik yang Putus

News | Jum'at, 28 November 2025 | 12:11 WIB

Bansos Tetap Jalan Meski Sumatera Terendam Bencana, PT Pos Indonesia Pastikan Penyaluran Aman

Bansos Tetap Jalan Meski Sumatera Terendam Bencana, PT Pos Indonesia Pastikan Penyaluran Aman

News | Jum'at, 28 November 2025 | 10:58 WIB

Banjir Bandang Sapu Lubuk Minturun Padang

Banjir Bandang Sapu Lubuk Minturun Padang

Foto | Jum'at, 28 November 2025 | 07:00 WIB

Aceh Dikepung Banjir, Status Darurat Ditetapkan hingga 11 Desember

Aceh Dikepung Banjir, Status Darurat Ditetapkan hingga 11 Desember

Foto | Jum'at, 28 November 2025 | 06:00 WIB

Doa dan Dukungan Posan Tobing atas Bencana Banjir Longsor di Tapanuli dan Sibolga

Doa dan Dukungan Posan Tobing atas Bencana Banjir Longsor di Tapanuli dan Sibolga

Entertainment | Jum'at, 28 November 2025 | 06:30 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×