Viral Beras Untuk Korban Banjir di Sumatra Rusak Akibat Dilempar dari Helikopter, Ini Kata Mensos

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 03 Desember 2025 | 14:16 WIB
Viral Beras Untuk Korban Banjir di Sumatra Rusak Akibat Dilempar dari Helikopter, Ini Kata Mensos
Mensos Gus Ipul. (Suara.com/Lilis Varwati)
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menanggapi video bantuan beras korban banjir Sumatra rusak akibat dijatuhkan helikopter.
  • Distribusi logistik dilakukan melalui udara karena kondisi jalan di wilayah bencana Sumatra sulit diakses.
  • Penyaluran bantuan udara dimungkinkan sebab helikopter tidak dapat mendarat langsung di lokasi bencana.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menanggapi viralnya video bantuan beras untuk korban banjir di Sumatra yang rusak karena dijatuhkan melalui helikopter. Gus Ipul mengakui kalau kondisi jalan di sejumlah wilayah terdampak bencana masih sulit diakses. 

Ia menegaskan, situasi darurat dan medan yang ekstrem membuat distribusi logistik di sejumlah titik hanya bisa dilakukan lewat udara.

"Kita lihat ini memang dalam suasana kedaruratan. Mungkin juga ada kesulitan-kesulitan untuk bisa menyalurkan logistik, medannya kan tidak mudah. Ada yang memang sulit sekali dijangkau. Sehingga ada yang harus lewat udara," kata Gus Ipul ditemui usai menghadiri bazar Hari Disabilitas di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Gus Ipul mengatakan penyaluran bantuan melalui udara kemungkinan dilakukan karena helikopter tidak bisa mendarat langsung di lokasi bencana. Dalam kondisi seperti itu, kata dia, petugas hanya dapat menggunakan cara yang paling memungkinkan agar bantuan tetap sampai ke warga.

"Mungkin bisanya dikirim lewat cara-cara yang memungkinkan. Jadi kita belum tahu persis apa yang terjadi," ujarnya.

Meski demikian, ia meminta publik memahami situasi darurat yang masih terjadi di sejumlah daerah Sumatra saat ini. Menurutnya, setiap upaya penyaluran logistik di tengah bencana patut dihargai mengingat tantangan medan yang berbeda-beda dan sebagian benar-benar sulit dicapai. 

 Ia juga menegaskan kalau keterlambatan atau kendala teknis bukan disebabkan kelalaian petugas, melainkan kondisi jalan yang masih belum normal. Ia menyebut semua pihak telah bekerja keras membantu warga terdampak banjir. 

"Jadi kalau kita belum bisa memberikan dukungan itu bukan karena apa-apa, karena memang medannya sulit dijangkau. Semuanya telah berusaha sekuat tenaga," kata Gus Ipul.

Ia menceritakan melihat langsung kerja TNI, Polri, Basarnas, serta relawan masyarakat berupaya di wilayah terdampak. Pemerintah, lanjutnya, juga masih terus mengupayakan agar bantuan logistik dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

"Sekarang ini di lapangan sudah sangat solid kerjasamanya yang mencoba untuk memberikan bantuan kepada mereka-mereka yang memang masih terisolir. Itu kita tentu menjadi perhatian bersama kita," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Kejadian Tumbler Tuku, Satpam KRL Panik Saat Temukan Nasi Uduk di Kereta

Efek Kejadian Tumbler Tuku, Satpam KRL Panik Saat Temukan Nasi Uduk di Kereta

Your Say | Selasa, 02 Desember 2025 | 16:27 WIB

Mensos Saifullah Yusuf Ungkap Bantuan ke Sumatra Sempat Tertahan Dua Hari Akibat Akses Tertutup

Mensos Saifullah Yusuf Ungkap Bantuan ke Sumatra Sempat Tertahan Dua Hari Akibat Akses Tertutup

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 12:56 WIB

Kisah Hafitar: Bocah 7 Tahun Penakluk KRL dan Kesenjangan Pendidikan

Kisah Hafitar: Bocah 7 Tahun Penakluk KRL dan Kesenjangan Pendidikan

News | Senin, 01 Desember 2025 | 18:32 WIB

Terkini

Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan

Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:46 WIB

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:36 WIB

Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:32 WIB

Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas

Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:30 WIB

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:21 WIB

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:08 WIB

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya

Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB

Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite

Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB