Viral Beras Untuk Korban Banjir di Sumatra Rusak Akibat Dilempar dari Helikopter, Ini Kata Mensos

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 03 Desember 2025 | 14:16 WIB
Viral Beras Untuk Korban Banjir di Sumatra Rusak Akibat Dilempar dari Helikopter, Ini Kata Mensos
Mensos Gus Ipul. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menanggapi video bantuan beras korban banjir Sumatra rusak akibat dijatuhkan helikopter.
  • Distribusi logistik dilakukan melalui udara karena kondisi jalan di wilayah bencana Sumatra sulit diakses.
  • Penyaluran bantuan udara dimungkinkan sebab helikopter tidak dapat mendarat langsung di lokasi bencana.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menanggapi viralnya video bantuan beras untuk korban banjir di Sumatra yang rusak karena dijatuhkan melalui helikopter. Gus Ipul mengakui kalau kondisi jalan di sejumlah wilayah terdampak bencana masih sulit diakses. 

Ia menegaskan, situasi darurat dan medan yang ekstrem membuat distribusi logistik di sejumlah titik hanya bisa dilakukan lewat udara.

"Kita lihat ini memang dalam suasana kedaruratan. Mungkin juga ada kesulitan-kesulitan untuk bisa menyalurkan logistik, medannya kan tidak mudah. Ada yang memang sulit sekali dijangkau. Sehingga ada yang harus lewat udara," kata Gus Ipul ditemui usai menghadiri bazar Hari Disabilitas di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Gus Ipul mengatakan penyaluran bantuan melalui udara kemungkinan dilakukan karena helikopter tidak bisa mendarat langsung di lokasi bencana. Dalam kondisi seperti itu, kata dia, petugas hanya dapat menggunakan cara yang paling memungkinkan agar bantuan tetap sampai ke warga.

"Mungkin bisanya dikirim lewat cara-cara yang memungkinkan. Jadi kita belum tahu persis apa yang terjadi," ujarnya.

Meski demikian, ia meminta publik memahami situasi darurat yang masih terjadi di sejumlah daerah Sumatra saat ini. Menurutnya, setiap upaya penyaluran logistik di tengah bencana patut dihargai mengingat tantangan medan yang berbeda-beda dan sebagian benar-benar sulit dicapai. 

 Ia juga menegaskan kalau keterlambatan atau kendala teknis bukan disebabkan kelalaian petugas, melainkan kondisi jalan yang masih belum normal. Ia menyebut semua pihak telah bekerja keras membantu warga terdampak banjir. 

"Jadi kalau kita belum bisa memberikan dukungan itu bukan karena apa-apa, karena memang medannya sulit dijangkau. Semuanya telah berusaha sekuat tenaga," kata Gus Ipul.

Ia menceritakan melihat langsung kerja TNI, Polri, Basarnas, serta relawan masyarakat berupaya di wilayah terdampak. Pemerintah, lanjutnya, juga masih terus mengupayakan agar bantuan logistik dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

baca juga

"Sekarang ini di lapangan sudah sangat solid kerjasamanya yang mencoba untuk memberikan bantuan kepada mereka-mereka yang memang masih terisolir. Itu kita tentu menjadi perhatian bersama kita," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Kejadian Tumbler Tuku, Satpam KRL Panik Saat Temukan Nasi Uduk di Kereta

Efek Kejadian Tumbler Tuku, Satpam KRL Panik Saat Temukan Nasi Uduk di Kereta

Your Say | Selasa, 02 Desember 2025 | 16:27 WIB

Mensos Saifullah Yusuf Ungkap Bantuan ke Sumatra Sempat Tertahan Dua Hari Akibat Akses Tertutup

Mensos Saifullah Yusuf Ungkap Bantuan ke Sumatra Sempat Tertahan Dua Hari Akibat Akses Tertutup

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 12:56 WIB

Kisah Hafitar: Bocah 7 Tahun Penakluk KRL dan Kesenjangan Pendidikan

Kisah Hafitar: Bocah 7 Tahun Penakluk KRL dan Kesenjangan Pendidikan

News | Senin, 01 Desember 2025 | 18:32 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×