Sentil Ulah Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, Puan: Harusnya Kepala Daerah Punya Empati

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 08 Desember 2025 | 20:05 WIB
Sentil Ulah Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, Puan: Harusnya Kepala Daerah Punya Empati
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Ketua DPR Puan Maharani mengkritik Bupati Aceh Selatan karena umrah saat banjir, menyoroti kurangnya empati pemimpin daerah.
  • Wamendagri Bima Arya menilai keberangkatan Bupati saat darurat adalah kesalahan fatal karena ia komando Forkopimda.
  • Kemendagri segera investigasi mendalam atas keberangkatan bupati, termasuk tujuan dan sumber pembiayaan perjalanan tersebut.

Suara.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani, melontarkan kritik tajam terhadap Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, yang menjadi sorotan publik karena nekat berangkat ibadah umrah di saat wilayah yang dipimpinnya tengah luluh lantak diterjang bencana banjir.

Puan Maharani menyoroti soal krisis empati yang seharusnya tidak terjadi pada seorang pemimpin daerah.

Berbicara di hadapan awak media di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (8/12/2025), Puan Maharani menegaskan bahwa empati adalah modal dasar yang wajib dimiliki oleh setiap kepala daerah, terutama ketika warganya sedang berjuang menghadapi musibah.

"Untuk Bupati harusnya semua kepala daerah punya empati," kata Puan singkat namun penuh penekanan.

Meski tidak memberikan pernyataan lebih panjang, sentilan dari pucuk pimpinan DPR RI ini menambah tekanan signifikan terhadap sang bupati yang aksinya dinilai telah melukai hati masyarakat, khususnya para korban banjir di Aceh Selatan.

Sikap lebih tegas datang dari pemerintah pusat melalui Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, yang menyebut keputusan Mirwan MS meninggalkan wilayahnya di tengah situasi darurat sebagai sebuah kesalahan fatal.

Menurutnya, kehadiran seorang kepala daerah di lokasi bencana adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar.

Bima Arya menjelaskan, dalam struktur penanganan bencana di daerah, bupati atau wali kota memegang komando tertinggi sebagai koordinator Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Absennya sang komandan di tengah "pertempuran" melawan bencana dapat melumpuhkan koordinasi dan memperlambat respons darurat.

baca juga

"Ya tentu (fatal), karena Bupati, Wali Kota itu kan pemimpin dari Forkopimda. Bersama-sama dengan Kapolres dan Dandim, ini mengkoordinasikan langkah-langkah darurat di lapangan. Jadi kewenangannya, otoritasnya ada pada Kepala Daerah sebagai koordinator Forkopimda," tegas Bima di lokasi yang sama.

Saat kembali dipertegas oleh wartawan apakah tindakan tersebut benar-benar dianggap fatal, Bima Arya tanpa ragu memberikan jawaban lugas, "Iya."

Lebih jauh, Kementerian Dalam Negeri dipastikan tidak akan tinggal diam. Bima Arya menyatakan bahwa proses investigasi mendalam akan segera dilakukan.

Pemeriksaan tidak akan berhenti pada sosok bupati semata, melainkan akan menyasar seluruh pihak yang terlibat dan memungkinkan keberangkatan kontroversial tersebut.

"Artinya seperti waktu itu Bupati Indramayu, bukan hanya beliau tapi Sekda kami periksa, semua yang terkait dengan kunjungan ke Jepang kami periksa. Nah sekarang kan juga begitu," katanya, merujuk pada preseden kasus serupa yang pernah ditangani Kemendagri.

Tim Inspektorat Kemendagri akan turun untuk menguliti setiap detail dari perjalanan umrah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerindra Soal Wacana Pemecatan Bupati Aceh Selatan: Kita Serah ke DPRD

Gerindra Soal Wacana Pemecatan Bupati Aceh Selatan: Kita Serah ke DPRD

News | Senin, 08 Desember 2025 | 19:29 WIB

Dasco soal Bupati Aceh Selatan: Kami Usulkan Diberhentikan Sementara, Pecat Selamanya Ranah DPRD

Dasco soal Bupati Aceh Selatan: Kami Usulkan Diberhentikan Sementara, Pecat Selamanya Ranah DPRD

News | Senin, 08 Desember 2025 | 19:13 WIB

Golkar Usul Koalisi Permanen-Pilkada Lewat DPRD, Puan: Nanti Dulu, Indonesia Lagi Berduka

Golkar Usul Koalisi Permanen-Pilkada Lewat DPRD, Puan: Nanti Dulu, Indonesia Lagi Berduka

News | Senin, 08 Desember 2025 | 18:17 WIB

Skandal Umrah saat Bencana, Dasco Minta Kemendagri Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan

Skandal Umrah saat Bencana, Dasco Minta Kemendagri Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan

News | Senin, 08 Desember 2025 | 17:35 WIB

Amarah Prabowo di Rapat Bencana: Bupati Umrah Saat Daerahnya Tenggelam

Amarah Prabowo di Rapat Bencana: Bupati Umrah Saat Daerahnya Tenggelam

News | Senin, 08 Desember 2025 | 15:34 WIB

DPR RI Beberkan 'Jalan Pintas' Lengserkan Bupati Aceh Selatan: Kuncinya Ada di Tangan DPRD

DPR RI Beberkan 'Jalan Pintas' Lengserkan Bupati Aceh Selatan: Kuncinya Ada di Tangan DPRD

News | Senin, 08 Desember 2025 | 14:41 WIB

Umrah di Tengah Bencana, Bupati Aceh Selatan Terancam Sanksi

Umrah di Tengah Bencana, Bupati Aceh Selatan Terancam Sanksi

News | Senin, 08 Desember 2025 | 14:04 WIB

Terkini

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

×