Korban Bencana Sumatra Lampaui 1 Juta Jiwa, Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing

M Nurhadi

Selasa, 09 Desember 2025 | 13:05 WIB
Korban Bencana Sumatra Lampaui 1 Juta Jiwa, Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing
Foto udara kerusakan rumah warga pasca diterjang banjir bandang di Desa Kota Lintang, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]
baca 10 detik
  • Bencana banjir dan longsor akhir November 2025 melanda tiga provinsi Sumatera, menyebabkan dampak signifikan lebih dari satu juta jiwa terdampak.
  • Pemerintah Pusat menyatakan belum memerlukan bantuan asing, mengklaim dana APBN Rp500 miliar cukup menangani krisis kemanusiaan ini.
  • Gubernur Aceh kontras dengan pusat, tegas membuka pintu bantuan internasional karena merasa dukungan yang ada belum memadai.

Suara.com - Bencana ekologis berupa banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di SumatraAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—pada akhir November 2025 telah memicu krisis kemanusiaan berskala besar.

Menurut data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Selasa (9/12/2025) pukul 09.00 WIB, jumlah total individu yang terdampak parah (meninggal, hilang, luka, dan mengungsi) telah melampaui angka satu juta jiwa.

Secara spesifik, BNPB melaporkan total 962 orang meninggal, 291 orang hilang, dan 5.000 orang terluka. Paling kritis, jumlah pengungsi dilaporkan mencapai 1.057.482 jiwa.

Selain korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerusakan masif pada 157,8 ribu rumah, 497 jembatan, dan 534 fasilitas pendidikan.

Meskipun menghadapi skala bencana yang masif dan korban yang melampaui satu juta jiwa, Pemerintah Pusat melalui Menteri Sekretaris Negara dan Menteri Luar Negeri, tetap menyatakan belum memerlukan bantuan dari negara atau lembaga asing.

Pemerintah juga belum menetapkan peristiwa ini sebagai bencana nasional. 

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, pada Rabu (3/12/2025), menegaskan bahwa pemerintah nasional masih sanggup mengatasi seluruh permasalahan yang dihadapi.

Klaim ini didasarkan pada keyakinan bahwa alokasi dana siap pakai dalam APBN yang tersedia sebesar Rp500 miliar, ditambah stok pangan dan BBM yang memadai, cukup untuk mendanai penanganan, bahkan jika harus menggunakan metode non-normal seperti dropping bantuan dari udara.

Sikap serupa diperkuat oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, pada 6 Desember. Menlu menyatakan bahwa Indonesia menghargai tawaran dukungan dari negara sahabat.

baca juga

Namun keputusan untuk tidak membuka pintu bantuan asing didasarkan pada penilaian bahwa seluruh unsur penanganan di dalam negeri—termasuk BNPB, TNI/Polri, dan pemerintah daerah—masih mampu bekerja secara efektif.

Pintu internasional baru akan dibuka apabila eskalasi bencana tidak lagi dapat ditangani melalui kekuatan nasional.

Gubernur Aceh Tegas Buka Pintu Bantuan

Sikap ini sangat kontras dengan yang ditunjukkan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem). Muzakir dengan tegas menyatakan bahwa Pemerintah Aceh sangat terbuka terhadap bantuan dari luar negeri dan membantah kabar yang menyebut izin masuk bantuan asing dipersulit.

"Mereka tolong kita kok kita persulit? Kan bodoh," kata Mualem.

Muzakir memastikan bahwa bantuan asing sah-sah saja diterima dalam kondisi pascabencana dan tidak ada larangan untuk menerima dukungan dari lembaga nonprofit atau pemerintah asing.

Ia bahkan menyebut, beberapa bantuan internasional, seperti dokter dan obat-obatan dari Kuala Lumpur, Malaysia, telah tiba dan tersalurkan, namun jumlahnya masih belum mencukupi.

Gubernur Mualem bahkan telah proaktif mendatangkan tim khusus dari China yang terdiri dari lima orang, lengkap dengan perangkat khusus, untuk membantu proses pencarian korban yang diduga masih tertimbun lumpur di wilayah Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, DPR Tegaskan Sanksi Tak Akan Ringan Meski Minta Maaf

Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, DPR Tegaskan Sanksi Tak Akan Ringan Meski Minta Maaf

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 12:56 WIB

DPR Desak Kemenhut Ungkap 12 Perusahaan Diduga Pemicu Banjir Sumatra dalam 30 Hari

DPR Desak Kemenhut Ungkap 12 Perusahaan Diduga Pemicu Banjir Sumatra dalam 30 Hari

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 12:49 WIB

Pemerintah Siaga Penuh Jelang Nataru 2025, Fokus Antisipasi Bencana di Tengah Pemulihan Daerah

Pemerintah Siaga Penuh Jelang Nataru 2025, Fokus Antisipasi Bencana di Tengah Pemulihan Daerah

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 12:23 WIB

Pakar IPB Bongkar Fakta Mengerikan di Balik 'Rudal Kayu' Banjir Bandang Sumatera

Pakar IPB Bongkar Fakta Mengerikan di Balik 'Rudal Kayu' Banjir Bandang Sumatera

Video | Selasa, 09 Desember 2025 | 13:00 WIB

Fedi Nuril Nilai Wacana Pilkada DPRD Tak Etis di Tengah Bencana Sumatra

Fedi Nuril Nilai Wacana Pilkada DPRD Tak Etis di Tengah Bencana Sumatra

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 12:35 WIB

Terkini

Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 15:36 WIB

Sanksi Dicabut Klub Emil Audero Tidak Lagi Jadi Tim Musafir

Sanksi Dicabut Klub Emil Audero Tidak Lagi Jadi Tim Musafir

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:36 WIB

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:31 WIB

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior

Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:30 WIB

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:28 WIB

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:27 WIB

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 15:22 WIB

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:20 WIB

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:19 WIB

×