Geram Gedung 6 Lantai Tanpa Jalur Evakuasi, Pramono Anung Beri Peringatan Keras ke Pemilik Usaha

Selasa, 09 Desember 2025 | 19:06 WIB
Geram Gedung 6 Lantai Tanpa Jalur Evakuasi, Pramono Anung Beri Peringatan Keras ke Pemilik Usaha
Gubernur DKI Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti minimnya standar keselamatan gedung enam lantai di Kemayoran pasca kebakaran maut.
  • Ia kecewa karena gedung tersebut tidak memiliki persiapan mitigasi bencana memadai serta jalur evakuasi yang disiapkan.
  • Peristiwa ini menjadi peringatan bahwa keselamatan nyawa harus menjadi prioritas utama pengelola bangunan di Jakarta.

Suara.com - Insiden kebakaran maut yang melanda sebuah gedung perkantoran di Kemayoran, Jakarta Pusat, menjadi sorotan tajam Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Figur kelahiran Kediri ini menyoroti minimnya standar keselamatan yang diterapkan oleh pengelola gedung tersebut.

Pramono menyayangkan fakta bahwa bangunan setinggi enam lantai itu tidak memiliki persiapan mitigasi bencana yang memadai.

Ia menilai insiden fatal ini terjadi akibat kelalaian dalam menyediakan jalur penyelamatan bagi penghuni gedung.

"Ini menunjukkan enam lantai, tetapi tidak dipersiapkan untuk evakuasi dan sebagainya," kata Pramono dengan nada prihatin di lokasi kejadian, Selasa (9/12/2025).

Menurutnya, gedung bertingkat di Jakarta seharusnya sudah dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran yang standar.

Namun, temuan di lapangan menunjukkan kondisi yang sangat memprihatinkan dan jauh dari standar keamanan.

"Kalau ada gedung enam lantai, sebenarnya pemadam kebakarannya ada," ucapnya.

Pramono menyebut apa yang terjadi di Kemayoran adalah cerminan dari ketidaksiapan pengelola dalam menghadapi situasi darurat.

Baca Juga: Korban Kebakaran Terra Drone Bertambah Jadi 22 Orang, Titik Api Berasal dari Lantai 1

"Tetapi untuk case yang seperti ini, mereka tidak persiapkan sama sekali. Sehingga kemudian apa yang terjadi sekarang itu adalah cerminan dari hal itu," lanjutnya.

Berkaca dari peristiwa ini, Gubernur Jakarta tersebut memberikan peringatan keras kepada seluruh pemilik tempat usaha di ibu kota.

Aspek keselamatan nyawa manusia harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan bisnis semata.

"Kami mengharapkan bagi siapa pun yang mempunyai usaha yang seperti ini, hal yang berkaitan dengan keselamatan menjadi hal yang penting," imbaunya.

Pramono berharap tragedi memilukan seperti ini tidak akan pernah terulang lagi di masa mendatang.

"Mudah-mudahan ini tidak terulang kembali," harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI