Respons Ide 'Patungan Beli Hutan', DPR Sebut Itu 'Alarm' Bagi Pemerintah Supaya Evaluasi Kebijakan

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 10 Desember 2025 | 19:20 WIB
Respons Ide 'Patungan Beli Hutan', DPR Sebut Itu 'Alarm' Bagi Pemerintah Supaya Evaluasi Kebijakan
Foto udara Sungai Nanggang yang meninggi di kawasan permukiman bekas terdampak banjir bandang di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Sabtu (6/12/2025). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan]
  • Wakil Ketua Komisi IV DPR RI menanggapi gerakan "Patungan Beli Hutan" Pandawara pascabencana Sumatera.
  • Alex Lukman menyatakan hutan negara tidak dapat dibeli karena aspek legalitas, meskipun niatnya baik.
  • Dana gerakan tersebut disarankan dialihkan untuk rehabilitasi lahan kritis dan teknologi pemantauan hutan.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, turut menanggapi wacana gerakan "Patungan Beli Hutan" yang digagas oleh kelompok peduli lingkungan, Pandawara Group, pascabencana besar di Sumatera.

Alex menilai, inisiatif tersebut sebagai "alarm" keras bagi pemerintah, meski secara regulasi sulit untuk direalisasikan dalam bentuk pembelian.

Menurutnya, setiap bencana besar pasti memicu munculnya berbagai ide dan gagasan dari masyarakat sebagai upaya mencari solusi.

Ia memandang gerakan gotong royong tersebut lahir dari niat baik publik yang ingin menyelamatkan ekosistem.

"Ide untuk gotong royong beli hutan berangkat dari niat baik. Gerakan ini harusnya memicu pemerintah untuk mengevaluasi dan memperbaiki kebijakan melindungi hutan sebagai sumber kehidupan," ujar Alex kepada wartawan, Rabu (10/12/2025).

Namun, politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan aspek legalitas terkait status kawasan hutan di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa hutan negara tidak dapat dijadikan objek jual beli oleh perorangan maupun kelompok masyarakat.

"Secara aturan, hutan tidak bisa diperjualbelikan," tegasnya.

Kendati tidak bisa dilakukan dengan skema pembelian, Alex menyarankan agar semangat dan potensi dana yang terkumpul dari gerakan tersebut dialihkan ke langkah yang lebih konkret dan sesuai aturan.

Ia mengusulkan agar kolaborasi masyarakat sipil difokuskan pada upaya pemulihan lahan kritis dan pengadaan teknologi pemantauan hutan yang canggih.

"Gagasan baik tersebut mungkin bisa dimanfaatkan untuk melindungi dan merawat hutan. Misalnya dana yang ada digunakan untuk rehabilitasi hutan dan menyediakan teknologi yang bisa mendeteksi pembukaan hutan dalam skala kecil sekalipun," pungkasnya.

Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) jinak yang ditunggangi mahout membersihkan puing kayu yang menutupi jalan dan permukiman warga akibat bencana alam di Desa Meunasah Bie, Pidie Jaya, Aceh, Senin (8/12/2025). [ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/nz]
Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) jinak yang ditunggangi mahout membersihkan puing kayu yang menutupi jalan dan permukiman warga akibat bencana alam di Desa Meunasah Bie, Pidie Jaya, Aceh, Senin (8/12/2025). [ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/nz]

Sebelumnya Pandawara Group, kelompok konten kreator yang dikenal lantang menyuarakan isu lingkungan, mengajak masyarakat Indonesia patungan untuk membali hutan di Indonesia.

Ide muncul karena keresahan mereka atas kondisi hutan di Indonesia saat ini.

"Lagi ngelamun, tiba-tiba saja kepikiran gimana kalau masyarakat Indonesia bersatu berdonasi beli hutan-hutan agar tidak dialihfungsikan,” tulis Pandawara pada 4 Desember 2025.

Unggahan Pandawara tersebut sebagai salah satu bentuk kekecewaan atas rusaknya hutan-hutan akibat deforestasi dan alih fungsi lahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Gerakan 'Patungan Beli Hutan', Ketua DPD RI: Itu Sebenarnya Pesan Kepada Negara

Respons Gerakan 'Patungan Beli Hutan', Ketua DPD RI: Itu Sebenarnya Pesan Kepada Negara

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:42 WIB

Seberapa Kaya Denny Caknan? Mendadak Donasi Rp1 Miliar untuk Beli Hutan di Indonesia

Seberapa Kaya Denny Caknan? Mendadak Donasi Rp1 Miliar untuk Beli Hutan di Indonesia

Entertainment | Senin, 08 Desember 2025 | 15:10 WIB

Dukung Ide Pandawara Group Patungan Beli Hutan, Denny Caknan Siap Sumbang Rp 1 Miliar

Dukung Ide Pandawara Group Patungan Beli Hutan, Denny Caknan Siap Sumbang Rp 1 Miliar

Entertainment | Senin, 08 Desember 2025 | 14:53 WIB

Terkini

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 21:05 WIB

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

News | Sabtu, 25 April 2026 | 20:12 WIB

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:50 WIB

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:10 WIB

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:40 WIB

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:19 WIB

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:15 WIB

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:28 WIB

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:22 WIB