Cak Imin Soroti Makanan di CFD: Tujuannya Sehat, Tapi Jualannya Nggak Ada yang Sehat

Bella, Lilis Varwati

Jum'at, 12 Desember 2025 | 14:27 WIB
Cak Imin Soroti Makanan di CFD: Tujuannya Sehat, Tapi Jualannya Nggak Ada yang Sehat
Muhaimin Iskandar Targetkan Tenaga Terampil Tembus Pasar Dunia. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Menko PM, Cak Imin, menyoroti minimnya pilihan makanan sehat di area CFD Jakarta, bertentangan dengan tujuan hidup sehat.
  • Cak Imin mendesak perlunya revolusi konsumsi masyarakat dan peningkatan literasi kesehatan untuk mengurangi beban biaya kesehatan.
  • Keberhasilan kesehatan generasi muda adalah prioritas pemerintahan Prabowo untuk menjamin keberlanjutan Jaminan Kesehatan Nasional.

Suara.com - Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyoroti minimnya pilihan makanan sehat di kawasan car free day (CFD) Jakarta.

Menurutnya, tujuan utama CFD harusnya mendorong gaya hidup sehat.

Namun kondisi di lapangan menunjukkan ironi, makanan yang dijual justru didominasi jajanan tinggi gula, tinggi karbohidrat, dan minim nutrisi.

"Car free day itu kan tujuannya sehat tapi coba, mulai dari ujung Sudirman sampai yang di sini, semua makanan yang dijual nggak ada yang sehat. Jadi car free day supaya sehat tapi makanannya nggak ada satupun yang sehat. Itu bukan sekadar survei, itu kelakuan kita semua, juga jadi faktual," kata Cak Imin dalam acara dialog bersama BPJS Kesehatan, Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Cak Imin menyebut kondisi tersebut menggambarkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan sehat.

Ia menilai perlu adanya perubahan besar-besaran dalam cara masyarakat memilih dan mengonsumsi makanan.

"Saya kira pemerintah, semua kelembagaan juga sama harus melakukan revolusi konsumsi. Buat apa kita mengonsumsi hal-hal yang tidak bermanfaat, sementara kita tidak mendapatkan nilai tambah dari makanan yang kita konsumsi," tuturnya.

Selain soal pola konsumsi, Cak Imin menekankan pentingnya peningkatan literasi kesehatan masyarakat.

Lemahnya pemahaman publik mengenai makanan sehat dan pencegahan penyakit, katanya, berkontribusi pada mahalnya biaya penanganan kesehatan.

baca juga

"Literasi kesehatan harus terus kita tingkatkan karena literasi kesehatan di masyarakat kita masih rendah sehingga menyebabkan keterlambatan pemeriksaan dan meningkatnya biaya penanganan," pintanya.

Keberhasilan program kesehatan generasi muda, kata Cak Imin, menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang akan sangat menentukan keberlanjutan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Lingkungan sekolah sehat, pemenuhan gizi, hingga kebiasaan hidup aktif menjadi bagian dari ekosistem kesehatan masa depan bangsa. Menurutnya, JKN berhasil menurunkan tidak kurang dari 70 persen beban pengeluaran kesehatan masyarakat.

“Indonesia dapat menjadi teladan dunia tentang bagaimana sistem gotong royong, sistem kebersamaan, solidaritas sosial, sehingga terwujudnya Universal Health Coverage secara masif di tanah air kita,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin 'Haramkan' Tepung Impor di Program Makan Gratis: Jangan Sekali-kali Pakai!

Cak Imin 'Haramkan' Tepung Impor di Program Makan Gratis: Jangan Sekali-kali Pakai!

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:09 WIB

Cak Imin Sentil Menteri Keuangan: Anggaran Negara Harus Tepat Sasaran dan Dorong Produktivitas

Cak Imin Sentil Menteri Keuangan: Anggaran Negara Harus Tepat Sasaran dan Dorong Produktivitas

News | Senin, 08 Desember 2025 | 18:51 WIB

Pemerintah Tolak Bantuan Internasional untuk Sumatra, Cak Imin: Kita Masih Kuat Kok

Pemerintah Tolak Bantuan Internasional untuk Sumatra, Cak Imin: Kita Masih Kuat Kok

News | Senin, 08 Desember 2025 | 18:11 WIB

Bahlil dan Raja Juli Serang Balik Cak Imin Usai Suruh Taubat 3 Menteri, Pengamat: Dia Ngajak Perang!

Bahlil dan Raja Juli Serang Balik Cak Imin Usai Suruh Taubat 3 Menteri, Pengamat: Dia Ngajak Perang!

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 22:10 WIB

Menhut Raja Juli Soal Sentilan 'Tobat Nasuha' Banjir Sumatra: Gus Imin Sudah Minta Maaf Via WA

Menhut Raja Juli Soal Sentilan 'Tobat Nasuha' Banjir Sumatra: Gus Imin Sudah Minta Maaf Via WA

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 19:10 WIB

Bahlil Minta Cak Imin Taubat Nasuha Juga, Tegaskan Evaluasi Menteri Hanya Hak Presiden

Bahlil Minta Cak Imin Taubat Nasuha Juga, Tegaskan Evaluasi Menteri Hanya Hak Presiden

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 18:47 WIB

Golkar Semprot Cak Imin soal 'Tobat Nasuha': Anda Bukan Presiden, Cuma Menko!

Golkar Semprot Cak Imin soal 'Tobat Nasuha': Anda Bukan Presiden, Cuma Menko!

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 17:07 WIB

DPR Kritik Pernyataan Cak Imin soal Tobat Nasuha, Minta Pemerintah Fokus pada Solusi Bencana

DPR Kritik Pernyataan Cak Imin soal Tobat Nasuha, Minta Pemerintah Fokus pada Solusi Bencana

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 11:37 WIB

Respons Ajakan Taubatan Nasuha Cak Imin, Politisi Golkar: Tak Pantas Bercanda di Tengah Duka

Respons Ajakan Taubatan Nasuha Cak Imin, Politisi Golkar: Tak Pantas Bercanda di Tengah Duka

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 20:13 WIB

Anggap Banjir Sumatera Tanda Kiamat Sudah Terjadi, Menko Cak Imin Ajak Raja Juli hingga Bahlil Tobat

Anggap Banjir Sumatera Tanda Kiamat Sudah Terjadi, Menko Cak Imin Ajak Raja Juli hingga Bahlil Tobat

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 16:46 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×