Stabilkan Harga Jelang Nataru, Pemprov DKI Kirim 15 Ton Pangan ke Kepulauan Seribu

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:04 WIB
Stabilkan Harga Jelang Nataru, Pemprov DKI Kirim 15 Ton Pangan ke Kepulauan Seribu
Pemprov DKI Kirim 15 Ton Pangan ke Kepulauan Seribu. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta memberangkatkan 15 ton bahan pangan ke Kepulauan Seribu pada Kamis (11/12/2025) untuk stabilisasi harga.
  • Gubernur Pramono Anung menargetkan harga kebutuhan pokok di pulau setara dengan harga di wilayah daratan.
  • Logistik ini hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia, didistribusikan menggunakan lima kapal dari Ancol, Jakarta Utara.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberangkatkan 15 ton bahan pangan pokok menuju wilayah Kepulauan Seribu, Kamis (11/12/2025).

Langkah strategis ini diambil guna memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok warga pulau menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya agar masyarakat di wilayah kepulauan tidak terbebani oleh perbedaan harga yang mencolok dibandingkan dengan wilayah daratan.

"Prinsipnya, harganya bisa sama dengan di daratan," ujar Pramono Anung di Dermaga Marina, Ancol, Jakarta Utara.

Pelepasan logistik pangan ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara Pemprov DKI Jakarta dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta.

Distribusi belasan ton pangan tersebut diangkut melintasi laut menggunakan armada gabungan yang terdiri dari tiga kapal milik Bank Indonesia dan dua kapal dari Dinas Perhubungan.

Adapun komoditas vital yang dikirimkan dalam misi ini meliputi beras, gula, minyak goreng, daging ayam, biskuit, sirup, hingga bumbu dapur seperti cabai dan bawang.

Pramono juga menjamin pasokan tambahan siap dikerahkan sewaktu-waktu apabila tim pemantau mendeteksi adanya lonjakan harga di lapangan.

"Mudah-mudahan, saya berharap untuk Pulau Seribu, harganya betul-betul bisa terjaga," imbuh mantan Sekretaris Kabinet itu.

baca juga

Untuk diketahui, secara umum harga pangan di Kepulauan Seribu cenderung lebih tinggi dibanding daratan. 

Hal ini disebabkan terdapat biaya angkut atau distribusi yang tinggi akibat faktor cuaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Nasional Melemah, Cabai hingga Beras Kompak Turun

Harga Pangan Nasional Melemah, Cabai hingga Beras Kompak Turun

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 13:47 WIB

Harga Tiket Pesawat Meroket Meski Pemerintah Bilang Ada Diskon Nataru, Apa yang Terjadi?

Harga Tiket Pesawat Meroket Meski Pemerintah Bilang Ada Diskon Nataru, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:02 WIB

Mendagri Ingatkan Pemda Siaga Hadapi Nataru dan Potensi Bencana

Mendagri Ingatkan Pemda Siaga Hadapi Nataru dan Potensi Bencana

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 19:19 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Isu Sosial, Komisi VIII DPR Sebut LGBT Sebagai Ancaman Serius Kelanjutan Generasi

Bukan Sekadar Isu Sosial, Komisi VIII DPR Sebut LGBT Sebagai Ancaman Serius Kelanjutan Generasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:36 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Hampir Padam, Daerah Diminta Waspadai Ancaman Serupa

Kebakaran TPA Jatiwaringin Hampir Padam, Daerah Diminta Waspadai Ancaman Serupa

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:28 WIB

Kemlu Klarifikasi Kehadiran 'Wakil' Indonesia di Pemakaman Ali Khamenei

Kemlu Klarifikasi Kehadiran 'Wakil' Indonesia di Pemakaman Ali Khamenei

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:14 WIB

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Minta Jaringan Pelaku Dibongkar Total

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Minta Jaringan Pelaku Dibongkar Total

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:10 WIB

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris PT HIN, Pendiri ACTA Pasang Badan: Apa yang Salah?

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris PT HIN, Pendiri ACTA Pasang Badan: Apa yang Salah?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:08 WIB

Prabowo Terima PM Singapura Lawrence Wong Hari Ini, 26 Kesepakatan Siap Ditandatangani

Prabowo Terima PM Singapura Lawrence Wong Hari Ini, 26 Kesepakatan Siap Ditandatangani

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:02 WIB

Iran Lantunkan Surah Al Imran Ayat 13 saat Delegasi Arab Saudi Melayat Ali Khamenei

Iran Lantunkan Surah Al Imran Ayat 13 saat Delegasi Arab Saudi Melayat Ali Khamenei

News | Senin, 06 Juli 2026 | 11:01 WIB

Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat, 700 Personel Gabungan Dikerahkan

Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat, 700 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:55 WIB

Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?

Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:55 WIB

Lebih dari 16 Ribu Lulusan SD di Tangsel Tak Kebagian SMP Negeri saat SPMB 2026

Lebih dari 16 Ribu Lulusan SD di Tangsel Tak Kebagian SMP Negeri saat SPMB 2026

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:46 WIB

×