350 Kios Hangus, Pengelola Pasar Kramat Jati Siapkan Relokasi Sementara Lewat Sistem Undian

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 15 Desember 2025 | 16:16 WIB
350 Kios Hangus, Pengelola Pasar Kramat Jati Siapkan Relokasi Sementara Lewat Sistem Undian
Pengelola Pasar Induk Kramat Jati menyiapkan skema relokasi sementara bagi ratusan pedagang yang kiosnya terdampak kebakaran. (Suara.com/Lilis)
  • Pengelola Pasar Induk Kramat Jati merelokasi sementara 350 kios pedagang yang terbakar pada Senin, 15 Desember 2025.
  • Pedagang terdampak akan menempati lokasi penampungan sementara di selatan gudang sambil menunggu perbaikan kios.
  • Penempatan lapak sementara akan diundi dalam tiga hari ke depan agar pedagang dapat segera beraktivitas kembali.

Suara.com - Pengelola Pasar Induk Kramat Jati menyiapkan skema relokasi sementara bagi ratusan pedagang yang kiosnya terdampak kebakaran.

Para pedagang korban kebakaran akan diundi untuk menempati lokasi penampungan sementara yang disiapkan pengelola pasar.

Kepala Pasar Induk Kramat Jati Agus Lamun mengatakan, pengelola menargetkan dalam tiga hari ke depan seluruh pedagang terdampak sudah bisa kembali beraktivitas di tempat penampungan sementara tersebut.

“Dalam tiga hari ke depan kami tengah mempersiapkan tempat penampungan sementara bagi mereka, agar mereka tetap bisa beraktivitas seperti biasa sebelum kejadian,” kata Agus ditemui di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Lokasi penampungan sementara disiapkan di sebelah selatan gudang pengelola Pasar Induk Kramat Jati. Area tersebut akan digunakan sambil menunggu proses perbaikan kios-kios yang terbakar.

“Lokasinya di sebelah selatan gudang pengelola. Di situ cukup untuk menampung mereka sambil menunggu tempatnya akan kita lakukan perbaikan,” ujarnya.

Agus menyebut, dari total tempat usaha di Pasar Induk Kramat Jati, sekitar 350 kios terdampak kebakaran.

Jumlah itu setara dengan sekitar 80 hingga 90 persen dari keseluruhan kios yang ada di area tersebut.

“Kalau kios yang terdampak dari total tempat usaha kita ada 350 tempat. Itu kurang lebih 80–90 persen yang terdampak kebakaran ini,” kata Agus.

Dengan besarnya dampak kebakaran, pengelola pasar memastikan seluruh pedagang korban akan tertampung di lokasi relokasi sementara. Menurut Agus, hal ini menjadi kewajiban pengelola agar roda ekonomi pedagang tidak terhenti.

“Karena patut dan wajib bagi kita untuk bisa menyediakan tempat penampungan bagi mereka agar mereka tetap bisa beraktivitas jualan seperti biasa,” ucapnya.

Untuk menghindari konflik antar pedagang, proses penempatan di lokasi penampungan akan dilakukan melalui mekanisme undian. Skema ini akan diterapkan sebelum pedagang mulai menempati lapak sementara.

“Insyaallah dalam tiga hari ini mereka sudah bisa menempati tempat penampungan sementaranya, karena tahapan-tahapan yang pertama akan kita lakukan adalah undian agar mereka tidak rebutan satu dengan yang lainnya,” jelas Agus.

Nasib malang menimpa para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin. Niat hati ingin memulai peruntungan di awal pekan, mereka justru harus menelan pil pahit. (Antara/ist)
Nasib malang menimpa para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin. Niat hati ingin memulai peruntungan di awal pekan, mereka justru harus menelan pil pahit. (Antara/ist)

Agus menegaskan, relokasi sementara tersebut tidak dibatasi waktu tertentu.

Para pedagang akan tetap berjualan di lokasi penampungan hingga proses perbaikan kios yang terbakar benar-benar rampung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

350 Kios Pasar Induk Kramat Jati Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp10 Miliar

350 Kios Pasar Induk Kramat Jati Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp10 Miliar

News | Senin, 15 Desember 2025 | 15:54 WIB

Pramono Pastikan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Tak Direlokasi Usai Kebakaran

Pramono Pastikan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Tak Direlokasi Usai Kebakaran

News | Senin, 15 Desember 2025 | 15:33 WIB

Polisi Periksa 9 Saksi Terkait Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Asal Api Diduga dari Kios Cikurai

Polisi Periksa 9 Saksi Terkait Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Asal Api Diduga dari Kios Cikurai

News | Senin, 15 Desember 2025 | 15:22 WIB

Tim Forensik Polri Sita Barang Bukti Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Termasuk CCTV

Tim Forensik Polri Sita Barang Bukti Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Termasuk CCTV

News | Senin, 15 Desember 2025 | 15:05 WIB

Polisi Telusuri Kemungkinan Tersangka Baru dalam Kasus Kebakaran Ruko Terra Drone

Polisi Telusuri Kemungkinan Tersangka Baru dalam Kasus Kebakaran Ruko Terra Drone

Video | Senin, 15 Desember 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Manjakan Pemudik dan Wisatawan, Transjakarta Aktifkan Rute Pelabuhan Serta Siagakan Bus Wisata

Manjakan Pemudik dan Wisatawan, Transjakarta Aktifkan Rute Pelabuhan Serta Siagakan Bus Wisata

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38 WIB

Respons Wacana Pemotongan Gaji Menteri, Purbaya: Gak Apa-apa, Sudah Kegedean Juga

Respons Wacana Pemotongan Gaji Menteri, Purbaya: Gak Apa-apa, Sudah Kegedean Juga

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:34 WIB

Eropa Kompak Tolak Ajakan Trump Kirim Pasukan ke Selat Hormuz: Ini Bukan Perang Kami

Eropa Kompak Tolak Ajakan Trump Kirim Pasukan ke Selat Hormuz: Ini Bukan Perang Kami

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:19 WIB

WN India Berkali-kali Lecehkan Pramugari dalam Pesawat Singapore Airlines

WN India Berkali-kali Lecehkan Pramugari dalam Pesawat Singapore Airlines

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:16 WIB

Indonesia Uji Model Data Karbon Global, Jawab Krisis Transparansi Pasar

Indonesia Uji Model Data Karbon Global, Jawab Krisis Transparansi Pasar

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10 WIB

Sudah Jadi Tahanan KPK, Eks Stafsus Masih Bela Gus Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

Sudah Jadi Tahanan KPK, Eks Stafsus Masih Bela Gus Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:08 WIB

DPR Setuju Efisiensi Anggaran: Tapi Tak Hanya Gaji Pejabat yang Dipangkas

DPR Setuju Efisiensi Anggaran: Tapi Tak Hanya Gaji Pejabat yang Dipangkas

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:00 WIB

Belum Ada Keputusan Pemangkasan, Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran MBG Aman

Belum Ada Keputusan Pemangkasan, Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran MBG Aman

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:56 WIB

Mensesneg Tegaskan Perintah Prabowo Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus

Mensesneg Tegaskan Perintah Prabowo Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:47 WIB

Temani Perjalanan Mudik, Badan Bahasa Bagikan 24 Ribu Buku Gratis di Terminal Kampung Rambutan

Temani Perjalanan Mudik, Badan Bahasa Bagikan 24 Ribu Buku Gratis di Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:42 WIB