Ketua Komisi XI DPR Ungkap Alasan TKD Turun, ADKASI Tantang Daerah Buktikan Kinerja

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 16 Desember 2025 | 11:50 WIB
Ketua Komisi XI DPR Ungkap Alasan TKD Turun, ADKASI Tantang Daerah Buktikan Kinerja
Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun, meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk menyikapi dengan bijak kebijakan pengurangan alokasi TKD dalam APBN. (tim Media DPR)
baca 10 detik
  • Ketua Komisi XI DPR RI meminta daerah menyikapi bijak penurunan TKD 2025 menjadi Rp693 triliun, bergeser ke Banpres/Inpres.
  • Pergeseran dana TKD mengindikasikan pusat kini mengambil peran lebih besar dalam strategi pembangunan wilayah daerah.
  • ADKASI mendorong realisasi anggaran daerah triwulan pertama 2026 tinggi sebagai modal usulan penambahan alokasi dana.

Suara.com - Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun, meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk menyikapi dengan bijak kebijakan pengurangan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam Rapat Kerja Nasional Khusus (Rakernassus) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Jakarta, Sabtu (14/12), Misbakhun menyoroti adanya penurunan angka TKD tahun 2025 menjadi Rp693 triliun, atau turun sekitar 24 persen dari sebelumnya Rp919 triliun.

Menurut Misbakhun, sisa anggaran yang tidak masuk dalam TKD tersebut dialihkan ke kementerian/lembaga dalam bentuk Bantuan Presiden (Banpres) maupun Instruksi Presiden (Inpres).

Perubahan ini menandakan pergeseran strategi di mana pemerintah pusat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

“Yang tadinya melalui transfer ke daerah sebagian, kemudian dengan proporsi yang agak lebih seimbang, sekarang pemerintah pusat mengambil peran yang lebih banyak,” ujar Misbakhun dalam keterangannya, Selasa (16/12/2025).

Kendati begitu, Misbakhun memastikan bahwa pemerintah daerah tetap memiliki akses pendanaan untuk pembangunan infrastruktur.

Mekanismenya adalah dengan mengajukan Inpres atau Banpres sesuai kebutuhan wilayah masing-masing, sehingga dukungan belanja dari pusat tetap mengalir ke daerah.

Merespons dinamika tersebut, Ketua Umum ADKASI, Siswanto, menekankan pentingnya peran DPRD dalam melakukan pengawasan ketat terhadap pendapatan dan belanja daerah.

Siswanto mengungkapkan bahwa ADKASI mendorong agar realisasi anggaran di daerah pada kuartal pertama tahun 2026 (Januari-Maret) tetap tinggi. Capaian ini akan dijadikan modal tawar untuk mengusulkan kenaikan TKD.

baca juga

“Realisasi anggaran di daerah harus tinggi dan pemerintahan berjalan baik, sehingga ini akan menjadi dasar usulan dan penilaian Menkeu kepada Presiden, agar TKD ditambah,” kata Siswanto.

Sebagai langkah konkret, Siswanto meminta seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten untuk melaporkan data realisasi anggaran periode Januari hingga Maret 2026 kepada ADKASI.

Laporan tersebut nantinya akan diteruskan kepada Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, serta Ketua Komisi II dan Komisi XI DPR RI sebagai bahan evaluasi bersama.

Siswanto optimistis, jika pemerintah daerah mampu menunjukkan tata kelola yang bersih dan penyerapan anggaran yang maksimal, Presiden Prabowo Subianto akan mempertimbangkan penambahan alokasi dana bagi daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Lagi Gacor, Tapi APBN Tekor

Menkeu Purbaya Lagi Gacor, Tapi APBN Tekor

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 19:04 WIB

Anggaran Rp19 Triliun Belum Terserap: Apa yang Terjadi di Kemenhub Menjelang Tutup Buku 2025?

Anggaran Rp19 Triliun Belum Terserap: Apa yang Terjadi di Kemenhub Menjelang Tutup Buku 2025?

News | Kamis, 20 November 2025 | 11:18 WIB

Purbaya Gregetan Soal Belanja Pemda, Ekonomi 2025 Bisa Rontok

Purbaya Gregetan Soal Belanja Pemda, Ekonomi 2025 Bisa Rontok

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 15:36 WIB

Menteri Keuangan Diminta Hentikan Komentari Kementerian Lain, Purbaya: Bodo Amat

Menteri Keuangan Diminta Hentikan Komentari Kementerian Lain, Purbaya: Bodo Amat

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:41 WIB

Menteri Keuangan Diminta Hentikan Komentari Kementerian Lain, Purbaya: Bodo Amat

Menteri Keuangan Diminta Hentikan Komentari Kementerian Lain, Purbaya: Bodo Amat

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:41 WIB

Purbaya soal Dikritik DPR buntut Cawe-cawe Kementerian Lain: Bodo Amat

Purbaya soal Dikritik DPR buntut Cawe-cawe Kementerian Lain: Bodo Amat

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:42 WIB

Terkini

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:54 WIB

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:50 WIB

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:45 WIB

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 18:40 WIB

×