MPR Dukung Kampung Haji, Dinilai Bikin Jemaah Lebih Tenang dan Aman Beribadah

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 19 Desember 2025 | 17:07 WIB
MPR Dukung Kampung Haji, Dinilai Bikin Jemaah Lebih Tenang dan Aman Beribadah
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid. (Suara.com/Bagaskara)
  • Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mendukung inisiatif Kampung Haji di Mekah untuk kenyamanan psikologis jemaah.
  • Kampung Haji terintegrasi dapat mempercepat penanganan medis dan mengurangi risiko jemaah tersesat karena lokasi terpusat.
  • Proyek strategis Presiden Prabowo ini berpotensi menekan biaya haji melalui sewa multiyears dan bermanfaat bagi jemaah umrah.

Suara.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menilai keberadaan Kampung Haji Indonesia di Mekah, Arab Saudi, dapat memberikan kenyamanan psikologis sekaligus rasa aman bagi jemaah haji asal Indonesia.

Menurut Hidayat, selama ini jemaah haji Indonesia kerap menempati pemondokan yang terpencar di berbagai wilayah Mekah. Kondisi tersebut sering menyulitkan jemaah, terutama mereka yang belum pernah bepergian ke luar negeri dan tidak menguasai bahasa Arab.

“Dengan Kampung Haji, jemaah berada di lingkungan yang sama. Ini memberi rasa aman dan nyaman secara psikologis karena mereka tidak khawatir tersesat,” ujar Hidayat melalui keterangan tertulis, Jumat (19/12/2025).

Ia mengungkapkan, kasus jemaah tersesat saat kembali ke pemondokan kerap terjadi pada musim haji sebelumnya akibat lokasi penginapan yang berjauhan. Keberadaan Kampung Haji diyakini dapat meminimalkan risiko tersebut.

Selain aspek psikologis, Hidayat juga menyoroti dampak positif Kampung Haji terhadap layanan kesehatan jemaah. Ia menyebut, angka jemaah haji Indonesia yang wafat di Mekah pada tahun-tahun sebelumnya cukup tinggi, salah satunya disebabkan keterlambatan penanganan medis akibat jauhnya jarak antara pemondokan dan rumah sakit.

“Dengan konsep kawasan terpadu, pemondokan akan terintegrasi dengan fasilitas kesehatan dan rumah sakit. Ini akan mempercepat penanganan jemaah yang sakit,” jelasnya.

Hidayat menambahkan, apabila Kampung Haji benar berlokasi di kawasan Jabal Umar yang relatif dekat dengan Masjidil Haram, jemaah akan lebih mudah menjalankan ibadah tanpa kelelahan berlebihan. Mobilitas jemaah juga akan didukung layanan Bus Shalawat yang mengantar jemput dari dan menuju Masjidil Haram.

Dari sisi pembiayaan, Hidayat menilai Kampung Haji berpotensi menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji tanpa mengurangi kualitas layanan. Efisiensi dapat dicapai melalui sistem sewa jangka panjang atau multiyears, berbeda dengan pola sewa tahunan yang selama ini diterapkan.

“Dengan sistem multiyears, biaya bisa ditekan secara signifikan dan manfaatnya langsung dirasakan jemaah,” katanya.

Ia juga menilai, Kampung Haji tidak hanya bermanfaat saat musim haji yang berlangsung sekitar tiga bulan, tetapi dapat dimanfaatkan untuk jemaah umrah Indonesia di luar musim haji.

Dengan jumlah jemaah umrah Indonesia yang mencapai sekitar 1,8 juta orang per tahun, Kampung Haji berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi negara, asalkan dikelola dan dirawat dengan baik.

Hidayat menegaskan, MPR akan turut melakukan pengawasan terhadap pembangunan dan operasional Kampung Haji sebagai bagian dari fungsi pengawasan lembaga tersebut.

Ia memastikan MPR mendukung penuh proyek strategis yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu, terlebih setelah mendapat sinyal positif dari Kerajaan Arab Saudi.

“Semoga pembangunan dan operasional Kampung Haji bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kampung Haji Indonesia merupakan inisiatif strategis Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas layanan jemaah haji.

Proyek yang didanai Danantara ini dirancang sebagai kawasan terpadu yang mencakup akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga fasilitas kesehatan dalam satu area, guna menjawab tantangan pelayanan haji sekaligus menekan biaya penyelenggaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Buat Kampung Haji, Danantara Beli Hotel di Makkah

Jadi Buat Kampung Haji, Danantara Beli Hotel di Makkah

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 10:18 WIB

Tawa Prabowo dan Ketua MPR Tiongkok Bahas 'Rio', Anak Panda di Taman Safari

Tawa Prabowo dan Ketua MPR Tiongkok Bahas 'Rio', Anak Panda di Taman Safari

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 14:19 WIB

Danantara Ungkap 2 Proyek Andalan Dongkrak Ekonomi

Danantara Ungkap 2 Proyek Andalan Dongkrak Ekonomi

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:54 WIB

Terkini

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB

Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen

Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:19 WIB

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan  Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:00 WIB

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:40 WIB

Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi

Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:39 WIB

Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket

Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB