Pemerintah Targetkan Sampah Bantargebang Hilang 2 Tahun, Pramono Tinggal Tunggu Arahan Bangun PLTSa

Rabu, 24 Desember 2025 | 11:18 WIB
Pemerintah Targetkan Sampah Bantargebang Hilang 2 Tahun, Pramono Tinggal Tunggu Arahan Bangun PLTSa
Gubernur Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Pramono merespons rencana pemerintah pusat mengenai solusi sampah Bantargebang melalui program *waste to energy*.
  • Pemprov DKI berencana membangun dua proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Bantargebang, menunggu koordinasi pusat.
  • Menteri Koordinator Pangan menargetkan sampah Bantargebang hilang dalam dua tahun melalui program tersebut.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons pernyataan Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan terkait rencana pemerintah menyelesaikan masalah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang lewat program waste to energy.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah merencanakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di lokasi tersebut.

"Rencananya di Bantargebang itu akan dua dibangun di sana," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Realisasi proyek strategis tersebut nantinya tinggal menunggu lampu hijau dan koordinasi lanjutan dari pemerintah pusat, mengingat ada keterlibatan Danantara sebagai salah satu pilar utama pelaksanaannya.

Mantan Sekretaris Kabinet itu memastikan proses administrasi dan koordinasi intensif sedang berjalan demi kelancaran pembangunan.

"Jadi, hal yang berkaitan dengan Bantargebang, ini yang segera akan diselesaikan oleh Pemerintah Jakarta dengan pemerintah pusat dan Danantara. Kami sedang dalam proses untuk itu," tuturnya.

Meski demikian, Pramono masih enggan merinci detail teknis lebih jauh sebelum kesepakatan final tercapai dengan pemerintah pusat dan Danantara terkait pembangunan PLTSa Bantargebang.

Danantara mengatakan proyek waste to energy - yang mengolah sampah menjadi sumber energi listrik, akan diluncurkan pada akhir 2025. Foto: Antrean truk di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). [Antara/Fakhri Hermansyah].
Danantara mengatakan proyek waste to energy - yang mengolah sampah menjadi sumber energi listrik, akan diluncurkan pada akhir 2025. Foto: Antrean truk di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). [Antara/Fakhri Hermansyah].

"Nanti detailnya saya jawab kemudian, kalau sudah ada persetujuan dengan pemerintah pusat," tegasnya.

Sebelumnya, Zulkifli Hasan sempat sesumbar bahwa tumpukan sampah Bantargebang akan lenyap tak bersisa dalam kurun waktu dua tahun lewat program waste to energy yang dicanangkan pemerintah.

Baca Juga: Tanpa Kembang Api, Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta Jadi Malam Galang Dana Bencana Sumatra

"Bantargebang itu, Insyaallah dua tahun lagi nggak ada lagi," kata dia di Graha Mandiri, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Politisi yang akrab disapa Zulhas itu juga bertekad agar Indonesia bisa memiliki 34 fasilitas pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) dalam rentang waktu yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI