Pengamat Sorot Gebrakan Mendagri di Sumatra, Dinilai Perkuat Penanganan Bencana

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 24 Desember 2025 | 16:06 WIB
Pengamat Sorot Gebrakan Mendagri di Sumatra, Dinilai Perkuat Penanganan Bencana
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian pada acara groundbreaking (peletakan batu pertama) Pembangunan 103 Rumah untuk Rakyat Korban Bencana di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (21/12/2025). (Dok: Kemendagri)
  • Mendagri Tito Karnavian mengunjungi lokasi bencana banjir dan longsor di Sumatera, membawa solusi percepatan penanganan korban.
  • Mendagri menekan perusahaan perkebunan di Aceh Tamiang agar menyediakan lahan HGU untuk pembangunan hunian tetap korban.
  • Kunjungan menteri dinilai penting untuk pemulihan psikologis korban sekaligus menyerap kebutuhan riil keberlanjutan ekonomi mereka.

Suara.com - Langkah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian turun langsung ke lokasi bencana banjir dan longsor di Sumatra dinilai membawa angin segar dan percepatan penanganan bagi para korban.

Analis politik melihat ada ketegasan dan solusi konkret yang dibawa, terutama soal penyediaan hunian tetap (Huntap) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana Sumatra.

Analis politik dari Universitas Bung Karno (UBK), Faisyal Chaniago, menyoroti kunjungan kerja Mendagri Tito ke sejumlah titik terdampak parah seperti Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, hingga Aceh Tamiang.

Menurutnya, penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada Tito bukanlah tanpa alasan kuat.

Faisyal menilai, rekam jejak Tito sebagai mantan Kapolda di Papua dan DKI Jakarta memberinya keunggulan dalam memetakan persoalan kewilayahan secara cepat dan akurat.

Kemampuan ini terlihat dari gerak cepat Tito dalam merancang solusi lintas kementerian, menggalang dukungan antar-pemda, hingga melibatkan lembaga kemanusiaan.

Menurut Faisyal, kecepatan ini krusial mengingat kondisi darurat yang dihadapi para korban bencana.

“Dalam penanganan bencana di Sumatera, pemerintah harus bergerak cepat karena ini menyangkut kelangsungan hidup manusia. Masyarakat terdampak bencana kehilangan ladang, ternak, dan sumber penghidupan lainnya,” ujar Faisyal, Rabu (24/12/2025).

Salah satu gebrakan yang paling disorot Faisyal adalah ketegasan Mendagri Tito saat berada di Aceh Tamiang.

Di sana, Tito secara terbuka menekan perusahaan perkebunan untuk ikut bertanggung jawab dengan menyediakan sebagian lahan Hak Guna Usaha (HGU) mereka untuk pembangunan Huntap bagi korban.

Ancaman untuk mengevaluasi hingga mencabut izin HGU bagi perusahaan yang tidak peduli dinilai sebagai langkah strategis dan berani dari pemerintah pusat.

“Perintah Presiden jelas, membantu rakyat adalah nomor satu. Jika ada pihak yang tidak mau membantu, tentu akan dievaluasi izinnya. Saya akan mengusulkan pencabutan HGU apabila tidak peduli kepada rakyat, karena selama ini perusahaan telah banyak menikmati kekayaan bumi Indonesia,” ujar Menteri Dalam Negeri saat rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kantor Bupati Aceh Tamiang.

Faisyal menegaskan, sikap tegas semacam ini sangat diperlukan. Menurutnya, bencana hidrometeorologi yang terjadi tidak lepas dari adanya kerusakan ekosistem, di mana pelaku usaha seringkali menjadi bagian dari masalah.

“Jika pemerintah tidak bertindak tegas, dapat muncul persepsi negatif di masyarakat, seolah-olah pemerintah melindungi pelaku perusakan lingkungan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar membangun kembali rumah yang hancur, Faisyal juga menekankan pentingnya memikirkan keberlanjutan ekonomi para korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Wabah Mengintai Pengungsi Bencana Sumatra, Pakar Ingatkan Risiko ISPA hingga Kolera

Ancaman Wabah Mengintai Pengungsi Bencana Sumatra, Pakar Ingatkan Risiko ISPA hingga Kolera

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 10:44 WIB

Mendagri dan Menko PMK Bahas Kebutuhan Masyarakat Aceh Tamiang dan Aceh Timur Pascabencana

Mendagri dan Menko PMK Bahas Kebutuhan Masyarakat Aceh Tamiang dan Aceh Timur Pascabencana

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 09:41 WIB

Pemprov DKI Kirim 27 Ton Bantuan ke Korban Bencana Sumatera

Pemprov DKI Kirim 27 Ton Bantuan ke Korban Bencana Sumatera

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 09:26 WIB

Pemulihan Sumatra hingga Kampung Haji, Ini 3 Arahan Prabowo di Hambalang

Pemulihan Sumatra hingga Kampung Haji, Ini 3 Arahan Prabowo di Hambalang

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 09:08 WIB

Berempati Bencana Sumatra-Aceh, Big Bang Festival 2025 Tiadakan Pesta Kembang Api

Berempati Bencana Sumatra-Aceh, Big Bang Festival 2025 Tiadakan Pesta Kembang Api

Entertainment | Rabu, 24 Desember 2025 | 08:00 WIB

Empat Pekan Pascabencana Sumatra, Apa Saja yang Sudah Pemerintah Lakukan?

Empat Pekan Pascabencana Sumatra, Apa Saja yang Sudah Pemerintah Lakukan?

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 17:27 WIB

PKB soal Bencana Sumatra: Saling Tuding Cuma Bikin Lemah, Kita Kembali ke Khitah Gotong Royong

PKB soal Bencana Sumatra: Saling Tuding Cuma Bikin Lemah, Kita Kembali ke Khitah Gotong Royong

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 17:22 WIB

Terkini

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:16 WIB

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03 WIB

Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi

Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:59 WIB

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55 WIB

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:35 WIB

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar

Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:25 WIB

Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat

Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:24 WIB