Kaleidoskop 2025: Jejak Tiga Kali Reshuffle Kabinet di Pemerintahan Prabowo

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:35 WIB
Kaleidoskop 2025: Jejak Tiga Kali Reshuffle Kabinet di Pemerintahan Prabowo
Presiden Prabowo Subianto dan Wapes Gibran Rakabuming Raka. (Ist)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto melakukan tiga kali perombakan kabinet pada tahun 2025 untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.
  • Reshuffle pertama Februari 2025 mengganti Mendiktisaintek karena protes internal, diikuti perombakan besar September 2025.
  • Oktober 2025 fokus penguatan struktur internal dengan penambahan dua wakil menteri dan dua asisten khusus presiden.

Suara.com - Tahun 2025 menjadi tahun yang dinamis bagi susunan Kabinet Merah Putih. Presiden Prabowo Subianto tercatat melakukan perombakan kabinet atau reshuffle sebanyak tiga kali dalam setahun demi memperkuat efektivitas pemerintahan.

Februari 2025: Gelombang Perdana

Reshuffle pertama terjadi pada Februari 2025. Perombakan ini dipicu oleh polemik yang melibatkan mantan Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro, yang kala itu menuai protes keras dan demonstrasi dari pegawai di internal kementeriannya.

Presiden Prabowo pun telah memantau situasi tersebut sejak awal. Menko PMK Pratikno saat itu memberikan sinyal terkait kegaduhan tersebut.

"Ya kan sudah ada di media," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/1/2025).

Puncaknya, pada 19 Februari 2025, Prabowo resmi melantik Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek menggantikan Satryo. Bersamaan dengan itu, Presiden juga melantik sejumlah pejabat tinggi lainnya, yaitu:

  • Muhammad Yusuf Ateh (Kepala BPKP)
  • Agustina Arumsari (Wakil Kepala BPKP)
  • Amalia Adininggar Widyasanti (Kepala BPS)
  • Sonny Harry Budiutomo Harmadi (Wakil Kepala BPS)
  • Letjen (Purn) Nugroho Sulistyo Budi (Kepala BSSN)

September 2025: Perombakan Besar-besaran

Memasuki bulan September, tensi politik kembali meningkat. Presiden Prabowo melakukan dua kali perombakan dalam satu bulan.

Kejutan terbesar terjadi saat Prabowo mencopot Sri Mulyani dari kursi Menteri Keuangan dan menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya menjabat Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

baca juga

Selain itu, Abdul Kadir Karding juga dicopot dari jabatan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI. Posisinya digantikan oleh Mukhtarudin. Sebelum pencopotan, Karding sempat menjadi sorotan publik akibat foto viral dirinya bermain domino bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Azis Wellang.

Perubahan juga terjadi di Kementerian Koperasi. Budi Arie Setiadi digantikan oleh Ferry Juliantono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi. Di hari yang sama, Prabowo meresmikan Kementerian Haji dan Umrah dengan melantik Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri serta Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri.

17 September 2025: Reorganisasi Strategis

Hanya berselang beberapa minggu, tepatnya 17 September 2025, reshuffle kedua di bulan tersebut dilakukan. Kali ini melibatkan 11 pejabat baru di level menteri, wamen, hingga kepala badan. Beberapa nama krusial di antaranya:

  • Djamari Chaniago: Menko Polkam (menggantikan Budi Gunawan)
  • Erick Thohir: Menpora (menggantikan Dito Ariotedjo)
  • Ahmad Dofiri: Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas & Reformasi Kepolisian
  • Muhammad Qodari: Kepala Staf Kepresidenan (menggantikan AM Putranto)
  • Afriansyah Noor: Wamenaker (menggantikan Immanuel Ebenezer)
  • Sara Sadiqah: Kepala LKPP

Oktober 2025: Penguatan Struktur Internal

Meski tidak ada pergantian menteri di bulan Oktober, pada tanggal 8 Oktober 2025, Presiden menambah amunisi baru dengan melantik dua wakil menteri tambahan dan dua asisten khusus presiden.

Akhmad Wiyagus dilantik sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (mendampingi Bima Arya dan Ribka Haluk), sementara Benyamin Paulus Octavianus dilantik sebagai Wakil Menteri Kesehatan kedua mendampingi Dante Saksono Harbuwono.

(dari kiri) Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Muktaruddin, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Haji dan Umroh Mochamad Irfan Yusuf dan Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Azhar Simanjuntak menggucapkan sumpah jabatan saat pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom]
(dari kiri) Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Muktaruddin, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Haji dan Umroh Mochamad Irfan Yusuf dan Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Azhar Simanjuntak menggucapkan sumpah jabatan saat pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom]

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan penguatan di Kemendagri yang kini memiliki tiga wakil menteri.

"Oleh karena kita semua tahu, negara kita sangat besar 514 kabupaten, 38 provinsi, tentunya dalam rangka pembinaan dan memastikan pembangunan di setiap daerah baik provinsi-provinsi, kabupaten kita dapat berjalan dengan baik dan lancar maka bapak presiden merasa perlu memberikan tambahan kekuatan di Kementerian Dalam Negeri dengan mengangkat satu wakil menteri dalam negeri," kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Terkait penambahan kursi di Kementerian Kesehatan, Prasetyo menambahkan:

"Untuk wakil menteri kesehatan, sama, karena begitu besar dan begitu berat tugas di Kementerian Kesehatan, termasuk juga untuk membantu memastikan beberapa masalah yang terjadi di Badan Gizi Nasional maka presiden memutuskan mengangkat dan menambah satu wakil menteri di Kementerian Kesehatan," ujar Prasetyo.

Selain itu, dua posisi strategis baru diisi oleh Dirgayuza Setiawan sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, serta Agung Gumilar sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis.

Rangkaian perombakan ini mempertegas komitmen Presiden Prabowo dalam melakukan evaluasi berkala demi akselerasi target pemerintah di tahun pertama kepemimpinannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terendus Kamera dan Influencer, Prabowo Bongkar Perlawanan 'Gila' Preman di Hutan

Tak Terendus Kamera dan Influencer, Prabowo Bongkar Perlawanan 'Gila' Preman di Hutan

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 18:24 WIB

Prabowo Wanti-wanti Satgas PKH: Jangan Mau Dilobi Sana-sini

Prabowo Wanti-wanti Satgas PKH: Jangan Mau Dilobi Sana-sini

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 18:21 WIB

Penampakan Gunungan Uang Rp 6,625 Triliun Hasil Korupsi dan Denda Kehutanan di Kejagung

Penampakan Gunungan Uang Rp 6,625 Triliun Hasil Korupsi dan Denda Kehutanan di Kejagung

Foto | Rabu, 24 Desember 2025 | 18:04 WIB

Beban Polri di Pundak Prabowo, Pengamat Sebut Warisan 'Dosa' Politik Jokowi yang Merusak

Beban Polri di Pundak Prabowo, Pengamat Sebut Warisan 'Dosa' Politik Jokowi yang Merusak

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 14:55 WIB

Prabowo Mau Tata Ulang Kota, DPR: Perlu Tangan Besi Lawan Cengkeraman Pengusaha

Prabowo Mau Tata Ulang Kota, DPR: Perlu Tangan Besi Lawan Cengkeraman Pengusaha

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 11:21 WIB

Terkini

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:27 WIB

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:26 WIB

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:22 WIB

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:21 WIB

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:11 WIB

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:10 WIB

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

×