Militer AS Invasi Venezuela, Dino Patti Djalal Sebut Hukum Rimba Gantikan Hukum Internasional

Bella | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 05 Januari 2026 | 16:54 WIB
Militer AS Invasi Venezuela, Dino Patti Djalal Sebut Hukum Rimba Gantikan Hukum Internasional
Potret Dino Patti Djalal. (Instagram)
  • Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari 2025 melalui operasi militer kilat yang dipimpin Donald Trump.
  • Penangkapan tersebut didasarkan pada tuduhan AS bahwa Maduro adalah dalang jaringan narkoterorisme "Cartel de los Soles" sejak 2020.
  • Dino Patti Djalal mengkritik aksi AS tersebut yang dinilainya menggantikan hukum internasional dengan hukum rimba global.

Suara.com - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, mengatakan serangan Amerika Serikat (AS) ke Venezuela menandakan bahwa hukum rimba telah menggantikan hukum internasional.

Pernyataan Dino disampaikan melalui unggahannya di akun media sosial X. Ia mengkritik invasi militer serta penangkapan atau penculikan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh AS.

“Invasi militer & penangkapan/penculikan Presiden Venezuela Maduro oleh AS menandakan bhw hukum rimba tlh menggantikan hukum internasional. Negara yg kuat merasa berhak melakukan aksi ‘semau gue’ thdp negara lain. Ini pertanda kita memasuki a dangerous world order,” tulis Dino, Sabtu (3/1/2025).

Dino kemudian mempertanyakan sikap sejumlah pihak atas serangan AS ke Venezuela, mulai dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) hingga negara-negara di sekitar Venezuela, termasuk Indonesia.

“Bagaimana sikap DK PBB? Sikap G7? Bagaimana sikap Amerika Latin? Bagaimana sikap ? Ujian bagi politik luar negeri bebas aktif yang berlandaskan pada prinsip,” kata Dino.

Sebelumnya diberitakan, dunia internasional diguncang oleh aksi militer spektakuler yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) di jantung Amerika Latin. Dalam sebuah operasi kilat yang tak terduga, Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap dan dibawa keluar dari negaranya pada 3 Januari 2025.

Ketegangan yang mendidih sejak akhir 2025 mencapai puncaknya saat fajar menyingsing di Caracas.

Di bawah komando Presiden Donald Trump, militer AS meluncurkan serangan udara presisi yang tidak hanya menghantam ibu kota, tetapi juga melumpuhkan titik-titik strategis di Negara Bagian Miranda, La Guaira, dan Aragua.

Melalui unggahan di media sosialnya, Donald Trump secara terbuka mengumumkan keberhasilan operasi tersebut.

“Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang telah ditangkap bersama istrinya dan diterbangkan keluar dari negara itu,” kata Trump.

Langkah agresif Washington ini seketika memicu gelombang reaksi global. Di balik penangkapan pemimpin sosialis tersebut, terungkap sederet fakta mencengangkan yang menyertai operasi pengejaran ini.

Berikut lima fakta kunci di balik jatuhnya Nicolas Maduro ke tangan Amerika Serikat:

1. Operasi Udara Strategis: 30 Menit yang Menentukan
Penangkapan Maduro bukanlah hasil negosiasi, melainkan operasi tempur murni.

Pasukan khusus AS bergerak setelah serangan udara masif menghancurkan pusat-pusat komando utama Venezuela.

Hanya dalam waktu sekitar 30 menit, tim elite AS berhasil mengamankan Maduro beserta istrinya dari lokasi persembunyian mereka sebelum pihak lawan sempat mengorganisasi perlawanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Reaksi Rakyat Venezuela Usai Presiden Nicolas Maduro Ditangkap AS

5 Fakta Reaksi Rakyat Venezuela Usai Presiden Nicolas Maduro Ditangkap AS

News | Senin, 05 Januari 2026 | 16:03 WIB

Operasi AS di Venezuela Dinilai Tak Berdampak Signifikan ke Indonesia, Ini Alasannya

Operasi AS di Venezuela Dinilai Tak Berdampak Signifikan ke Indonesia, Ini Alasannya

News | Senin, 05 Januari 2026 | 15:58 WIB

Usai Presiden Venezuela Ditangkap Militer AS, Dave Laksono: Keselamatan WNI Adalah Prioritas

Usai Presiden Venezuela Ditangkap Militer AS, Dave Laksono: Keselamatan WNI Adalah Prioritas

News | Senin, 05 Januari 2026 | 15:33 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel Setelah Trump Culik Maduro

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel Setelah Trump Culik Maduro

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 15:08 WIB

Operasi Kilat Militer Amerika Serikat, Ini 5 Fakta Penangkapan Presiden Venezuela

Operasi Kilat Militer Amerika Serikat, Ini 5 Fakta Penangkapan Presiden Venezuela

News | Senin, 05 Januari 2026 | 14:11 WIB

Pertamina Miliki Kilang Minyak di Venezuela, Terdampak?

Pertamina Miliki Kilang Minyak di Venezuela, Terdampak?

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 13:54 WIB

Krisis Venezuela-Amerika Serikat dan Persimpangan Kebijakan FIFA Imbas Ulah sang Anak Emas

Krisis Venezuela-Amerika Serikat dan Persimpangan Kebijakan FIFA Imbas Ulah sang Anak Emas

Your Say | Senin, 05 Januari 2026 | 13:39 WIB

AS 'Kuasai' Minyak Venezuela, Ogah Berbagi dengan China, Iran dan Rusia

AS 'Kuasai' Minyak Venezuela, Ogah Berbagi dengan China, Iran dan Rusia

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 13:28 WIB

Runtuhnya Rezim Maduro dan Babak Baru Kendali Amerika Serikat di Venezuela

Runtuhnya Rezim Maduro dan Babak Baru Kendali Amerika Serikat di Venezuela

Your Say | Senin, 05 Januari 2026 | 12:55 WIB

Berhasil Tumbangkan Nicolas Maduro, Donald Trump Ambil Alih Minyak Venezuela

Berhasil Tumbangkan Nicolas Maduro, Donald Trump Ambil Alih Minyak Venezuela

Video | Senin, 05 Januari 2026 | 11:43 WIB

Terkini

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:19 WIB

Soal Wacana Potong Gaji Menteri, Airlangga: Belum Pernah Kita Bahas

Soal Wacana Potong Gaji Menteri, Airlangga: Belum Pernah Kita Bahas

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:09 WIB

Donald Trump Ancam Musnahkan Peradaban Iran Malam Ini, Gertak Sambal Lagi?

Donald Trump Ancam Musnahkan Peradaban Iran Malam Ini, Gertak Sambal Lagi?

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:04 WIB