Menteri Ara Patok Syarat Ketat: Huntap Sumatera Harus Bebas Banjir, Aman, hingga Dekat Fasum

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 26 Desember 2025 | 10:51 WIB
Menteri Ara Patok Syarat Ketat: Huntap Sumatera Harus Bebas Banjir, Aman, hingga Dekat Fasum
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Menteri PKP Maruarar Sirait mempercepat penyediaan 2.600 unit hunian tetap layak bagi penyintas bencana di Sumatera.
  • Lokasi huntap harus aman dari bencana, strategis, mudah diakses, dan memiliki kepastian hukum sesuai instruksi menteri.
  • Tiga Direktur Jenderal dikerahkan untuk mengawal pembangunan huntap melalui kolaborasi negara dan Yayasan Buddha Tzu Chi.

Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bergerak cepat memastikan penyintas bencana di Sumatera segera memiliki hunian tetap (huntap) yang layak.

Tak sekadar membangun fisik, pria yang akrab disapa Ara ini menekankan pentingnya lokasi yang strategis, aman, dan memiliki kepastian hukum.

Dalam arahannya, Menteri Ara menginstruksikan agar seluruh calon lokasi huntap memenuhi kriteria ketat guna menjamin kenyamanan warga di masa depan.

"Tolong dipersiapkan lokasi-lokasi untuk huntap, secara teknikal tidak banjir, aman dari potensi longsor dan tidak jauh dari fasilitas umum dan jelas secara hukum, jangan lokasi yang merusak lingkungan," tegas Ara dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (26/12/2025).

Kolaborasi Strategis dan Kecepatan Pemda

Pembangunan 2.600 unit huntap ini akan tersebar di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Proyek ambisius ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui kolaborasi strategis atau "gotong royong" dengan Yayasan Buddha Tzu Chi.

Menteri Ara menekankan bahwa kesuksesan proyek ini sangat bergantung pada proaktifnya pemerintah daerah di lapangan.

"Semua tergantung kecepatan dari pemerintah daerah juga untuk pembangunan hunian lewat gotong royong ini," imbuhnya.

baca juga

Menariknya, meski di tengah suasana libur, koordinasi tetap berjalan demi kepentingan rakyat.

"Terima kasih semua mau berkenan rapat untuk bantu rakyat kita walaupun masih dalam suasana Natal," ungkapnya mengapresiasi semangat jajarannya.

Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir dan longsor di Sumatra mulai dilakukan sejak Jumat (19/12) lalu. (Foto dok. BNPB)
Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir dan longsor di Sumatra mulai dilakukan sejak Jumat (19/12) lalu. (Foto dok. BNPB)

Tapanuli Utara Jadi Role Model

Dalam rapat tersebut, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) disebut-sebut sebagai benchmark atau contoh sukses percepatan penanganan pasca-bencana. Rencananya, pada 21 Maret mendatang, warga Taput akan langsung menerima sertifikat rumah mereka.

“Tapanuli Utara bisa menjadi contoh. Bangunannya selesai, listrik selesai, dan sertifikat juga selesai. Ke depan, saya berharap Tapanuli Selatan, Sibolga dan wilayah Tapanuli lainnya juga sudah memiliki sertifikat untuk rakyat,” kata Ara optimis.

Tiga Dirjen Turun Gunung

Guna memastikan instruksi ini berjalan tanpa hambatan birokrasi, Menteri Ara langsung menerjunkan tiga Direktur Jenderal (Dirjen) untuk mengawal langsung alokasi hunian di lapangan:

Dirjen Perumahan Perdesaan, Imran: Ditugaskan mengawal wilayah Aceh Tamiang dan Aceh Utara.

Dirjen Kawasan Permukiman, Fitrah Nur: Bertanggung jawab penuh di wilayah Sumatera Barat.

Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko, Azis Andriansyah: Difokuskan untuk wilayah Sumatera Utara.

Di akhir pernyataannya, Ara kembali mengapresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi serta seluruh jajaran kementerian dan lembaga yang rela meluangkan waktu di hari libur keagamaan demi memastikan rakyat terdampak bencana segera mendapatkan rumah yang layak. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pratikno: Januari 2026, Siswa Terdampak Bencana Sumatra Dipastikan Kembali Sekolah

Pratikno: Januari 2026, Siswa Terdampak Bencana Sumatra Dipastikan Kembali Sekolah

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 21:51 WIB

Pemerintah Cabut Izin Jutaan Hektare Sawit dan Segel 5 Perusahaan Tambang

Pemerintah Cabut Izin Jutaan Hektare Sawit dan Segel 5 Perusahaan Tambang

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 21:42 WIB

Prabowo: Pemerintah Tak Libur, Fokus Pulihkan Aceh dan Sumatra

Prabowo: Pemerintah Tak Libur, Fokus Pulihkan Aceh dan Sumatra

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 20:40 WIB

Wagub Aceh ke Pemerintah Pusat, Bantuan Rumah Rusak Berat Minta Naik Jadi Rp 98 Juta

Wagub Aceh ke Pemerintah Pusat, Bantuan Rumah Rusak Berat Minta Naik Jadi Rp 98 Juta

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 19:35 WIB

Pesan Mendagri ke Daerah Kaya: Jangan Simpan Anggaran, Bantu Korban Bencana

Pesan Mendagri ke Daerah Kaya: Jangan Simpan Anggaran, Bantu Korban Bencana

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 21:15 WIB

Terkini

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

×