Banjir Ancam Produksi Garam Aceh, Tambak di Delapan Kabupaten Rusak

Bella

Selasa, 30 Desember 2025 | 20:27 WIB
Banjir Ancam Produksi Garam Aceh, Tambak di Delapan Kabupaten Rusak
Direktur Sumber Daya Kelautan Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Frista Yorhanita (kedua kanan) menyampaikan keterangan pers di Jakarta, Selasa (30/12/2025). (ANTARA/Shofi Ayudiana)
baca 10 detik
  • Banjir Aceh merusak tambak garam di delapan kabupaten, berpotensi mengganggu produksi garam rakyat yang merupakan sentra penting.
  • KKP sedang menghitung estimasi kerugian dan mendata kerusakan tambak serta fasilitas pendukung produksi garam rebus di Aceh.
  • Produksi garam Aceh tahun 2024 mencapai 12.380 ton, kini terancam akibat terendamnya lahan dan kerusakan rumah garam.

Suara.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh berdampak langsung pada sektor pergaraman rakyat. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat tambak garam di delapan kabupaten mengalami kerusakan akibat terendam air, sehingga berpotensi mengganggu produksi garam lokal.

Direktur Sumber Daya Kelautan Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Frista Yorhanita menyebut kerusakan terjadi di Kabupaten Aceh Besar, Aceh Timur, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Aceh Utara, Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen.

“Mayoritas tambak garam di wilayah tersebut terendam banjir. Selain itu, terdapat kerusakan pada tunnel atau rumah garam, dan sekitar 50 persen garam rebus juga mengalami kerusakan,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa (30/12/2025).

Frista menjelaskan, hingga kini KKP masih melakukan penghitungan terhadap estimasi kerugian akibat banjir tersebut. Pendataan terus dilakukan untuk memastikan langkah penanganan dan rencana revitalisasi tambak garam yang terdampak dapat segera dilakukan.

Ia menegaskan, upaya pemulihan menjadi penting mengingat peran strategis Aceh sebagai salah satu sentra produksi garam rakyat di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Miftahul Huda menjelaskan bahwa jenis garam yang berkembang di Aceh saat ini adalah garam rebus, yakni garam yang dihasilkan melalui proses perebusan air tua hingga membentuk kristal.

Sejak 2018, kata Miftahul, KKP telah memberikan dukungan kepada petani garam di Aceh melalui pembangunan tunnel atau rumah garam di sejumlah lokasi. Namun, fasilitas tersebut kini ikut terdampak banjir bersama tambak produksi.

Menurutnya, kerusakan tidak hanya terjadi pada lahan tambak, tetapi juga pada sarana pendukung produksi yang selama ini menunjang keberlangsungan usaha garam rakyat.

Saat ini, tercatat terdapat 11 daerah di Aceh yang menjadi sentra produksi garam, di antaranya Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Timur, Aceh Barat Daya, dan Aceh Selatan.

baca juga

Di Kabupaten Pidie, misalnya, Dinas Kelautan dan Perikanan setempat mencatat luas tambak garam rakyat pada 2025 mencapai 37,18 hektare dengan melibatkan 413 petani. Produksi garam rakyat di daerah tersebut pada 2024 tercatat sebesar 5.083 ton.

Sementara itu, secara keseluruhan produksi garam Aceh pada 2024 mencapai 12.380 ton. Angka tersebut kini terancam terdampak akibat kerusakan tambak dan fasilitas produksi pascabanjir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

85 Persen Sekolah Terdampak Banjir di Sumatra Sudah Bisa Digunakan, Sisanya Masih Dibersihkan

85 Persen Sekolah Terdampak Banjir di Sumatra Sudah Bisa Digunakan, Sisanya Masih Dibersihkan

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 19:19 WIB

Babak Belur Dihantam Bencana, Purbaya Akan Tambah Anggaran Aceh Rp 1,63 Triliun di 2026

Babak Belur Dihantam Bencana, Purbaya Akan Tambah Anggaran Aceh Rp 1,63 Triliun di 2026

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 18:36 WIB

Tak Ada di LHKPN, Publik Pertanyakan Helikopter Pribadi Prabowo yang Disebut Teddy Dikirim ke Aceh

Tak Ada di LHKPN, Publik Pertanyakan Helikopter Pribadi Prabowo yang Disebut Teddy Dikirim ke Aceh

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 18:21 WIB

Tradisi Meugang Terancam Jelang Ramadan, Gubernur Aceh Minta Suplai Sapi ke Tito dan Purbaya

Tradisi Meugang Terancam Jelang Ramadan, Gubernur Aceh Minta Suplai Sapi ke Tito dan Purbaya

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 18:05 WIB

Bencana Aceh 2025: PLN Catat 442 Titik Kerusakan Listrik, Jauh Melampaui Dampak Tsunami 2004

Bencana Aceh 2025: PLN Catat 442 Titik Kerusakan Listrik, Jauh Melampaui Dampak Tsunami 2004

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 18:02 WIB

DPR Soroti Hambatan Pemulihan Aceh: Kepala Daerah Takut Kelola Kayu Gelondongan

DPR Soroti Hambatan Pemulihan Aceh: Kepala Daerah Takut Kelola Kayu Gelondongan

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:51 WIB

Ini 3 Poin yang Dihasilkan Dari Rapat Kordinasi DPR-Pemerintah Pascabencana di Aceh

Ini 3 Poin yang Dihasilkan Dari Rapat Kordinasi DPR-Pemerintah Pascabencana di Aceh

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:46 WIB

KSAD Ungkap Perjuangan TNI Kerja 24 Jam di Aceh: Pakai Dana Swadaya, yang Penting Jalan Tersambung!

KSAD Ungkap Perjuangan TNI Kerja 24 Jam di Aceh: Pakai Dana Swadaya, yang Penting Jalan Tersambung!

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 16:04 WIB

Menhub Pastikan Bandara dan Pelabuhan Aceh Aman, Tapi Jalur Kereta Api Rusak Parah Disapu Air

Menhub Pastikan Bandara dan Pelabuhan Aceh Aman, Tapi Jalur Kereta Api Rusak Parah Disapu Air

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 15:52 WIB

Menteri PU Percepat Pemulihan Aceh: Kerja 24 Jam, Program Padat Karya, hingga Pembangunan Bendungan

Menteri PU Percepat Pemulihan Aceh: Kerja 24 Jam, Program Padat Karya, hingga Pembangunan Bendungan

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 15:25 WIB

Terkini

Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!

Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:15 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Transaksi Kopdes Tembus Rp31 Miliar

Bos Agrinas Pangan Sebut Transaksi Kopdes Tembus Rp31 Miliar

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 20:13 WIB

Duit USD 1 Juta untuk Pansus Haji DPR Berkurang Saat Dihitung KPK, Saksi Ngaku Harus Nombok

Duit USD 1 Juta untuk Pansus Haji DPR Berkurang Saat Dihitung KPK, Saksi Ngaku Harus Nombok

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:11 WIB

Aluminium Rendah Karbon Indonesia Dibidik Masuk Pasar Global

Aluminium Rendah Karbon Indonesia Dibidik Masuk Pasar Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 20:10 WIB

Cara Mengubah Desimal ke Persen di Excel dengan Mudah, Ini Langkah-langkahnya

Cara Mengubah Desimal ke Persen di Excel dengan Mudah, Ini Langkah-langkahnya

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 20:10 WIB

Anti Ribet, Ini Cara Menghilangkan Noda Lemak Membandel di Dinding Dapur dan Cooker Hood

Anti Ribet, Ini Cara Menghilangkan Noda Lemak Membandel di Dinding Dapur dan Cooker Hood

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:10 WIB

Sungai Kapuas Surut, Gimana Nasib Distribusi BBM di Kalbar?

Sungai Kapuas Surut, Gimana Nasib Distribusi BBM di Kalbar?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 20:07 WIB

Selain Alyssa Daguise, Ini 8 Daftar Artis Indonesia yang Rahasiakan Wajah Anak untuk Jaga Privasi

Selain Alyssa Daguise, Ini 8 Daftar Artis Indonesia yang Rahasiakan Wajah Anak untuk Jaga Privasi

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 20:05 WIB

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 20:02 WIB

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:00 WIB

×