Museum dan Rumah Singgah Marsinah Resmi Mulai Dibangun di Nganjuk

Ferry Noviandi | Suara.com

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:08 WIB
Museum dan Rumah Singgah Marsinah Resmi Mulai Dibangun di Nganjuk
Museum Marsinah telah resmi dibangun dan proses pemasangan groundbreaking berlagsung Sabtu (27/12/2025) di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz]
  • Pembangunan Museum dan Rumah Singgah Marsinah dimulai melalui groundbreaking pada 27 Desember 2025 di Desa Nglundo, Nganjuk.
  • Proyek pengabadian pahlawan buruh nasional ini didanai sepenuhnya oleh donasi dan iuran pekerja tanpa menggunakan dana APBN/APBD.
  • Museum tersebut ditargetkan selesai dalam empat bulan, tepatnya pada 20 April 2026, untuk memperingati Hari Buruh Internasional.

Suara.com - Jejak perjuangan pahlawan buruh nasional, Marsinah, kini akan diabadikan dalam sebuah monumen hidup.

Bertempat di tanah kelahirannya, Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, pembangunan Museum dan Rumah Singgah Marsinah resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Sabtu (27/12/2025).

Momen bersejarah ini dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, serta Marsini, kakak kandung almarhumah Marsinah yang mewakili pihak keluarga.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pembangunan museum ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi terhadap dedikasi Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Sebelum prosesi dimulai, Kapolri menyempatkan diri berziarah ke makam Marsinah dan mengunjungi rumah masa kecil sang pahlawan yang terletak tepat di sebelah barat lokasi pembangunan.

"Alhamdulillah, hari ini kami bisa melaksanakan groundbreaking untuk rumah singgah sekaligus museum bagi Ibu Marsinah. Beliau adalah aset Desa Nglundo, aset Nganjuk, dan aset Indonesia. Keberadaan museum ini penting untuk mengenang beliau sebagai tokoh pahlawan nasional dari kalangan buruh," ujar Listyo Sigit.

Tak hanya sebagai pengingat sejarah, Kapolri berharap museum ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga setempat.

Dengan potensi kunjungan dari aktivis buruh dan masyarakat seluruh Indonesia, sektor UMKM di Desa Nglundo diharapkan akan semakin bergeliat.

Ada hal menarik di balik proyek pembangunan ini. Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan bahwa seluruh pendanaan museum ini murni berasal dari gotong royong dan donasi, tanpa menyentuh dana APBN maupun APBD sepeser pun.

"Dana ini berasal dari Yayasan Pekerja SPSI, iuran para buruh, serta dukungan para donatur dan Pak Kapolri. Kami ingin membuktikan kemandirian dan rasa memiliki para pekerja terhadap pahlawannya," kata Andi Gani.

Pembangunan ini pun dipastikan akan berjalan cepat. Dengan target pengerjaan hanya empat bulan, museum ini diproyeksikan rampung pada 20 April 2026, tepat sebelum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).

Bahkan, Presiden RI dijadwalkan hadir untuk meninjau lokasi pada awal Mei mendatang.

Bagi keluarga, pembangunan museum ini adalah mimpi yang menjadi nyata.  Marsini, kakak kandung Marsinah, tak mampu menyembunyikan rasa harunya.

Ia menceritakan bahwa lokasi museum ini memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan almarhumah.

"Di sini dulu tanah lahir adik saya. Di tanah ini pula ari-arinya ditanam dan langkah kaki pertamanya dimulai. Saya sangat berterima kasih keinginan untuk memiliki kenang-kenangan berupa museum ini akhirnya terwujud," tutur Marsini dengan suara bergetar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marsinah: Buruh, Perlawanan, dan Jejak Keadilan yang Tertunda

Marsinah: Buruh, Perlawanan, dan Jejak Keadilan yang Tertunda

Opini | Rabu, 12 November 2025 | 15:27 WIB

Cuma di Indonesia Diktator Seperti Soeharto Jadi Pahlawan, Akademisi: Penghinaan terhadap Akal Sehat

Cuma di Indonesia Diktator Seperti Soeharto Jadi Pahlawan, Akademisi: Penghinaan terhadap Akal Sehat

News | Selasa, 11 November 2025 | 06:03 WIB

Setelah Gelar Pahlawan, Kisah Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah akan Dibukukan Pemerintah

Setelah Gelar Pahlawan, Kisah Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah akan Dibukukan Pemerintah

News | Senin, 10 November 2025 | 22:32 WIB

Marsinah Resmi Jadi Pahlawan Nasional, Kisahnya Difilmkan Lewat Marsinah: Cry Justice

Marsinah Resmi Jadi Pahlawan Nasional, Kisahnya Difilmkan Lewat Marsinah: Cry Justice

Entertainment | Senin, 10 November 2025 | 19:49 WIB

Terpopuler: Kembali Mengenang Aktivis Marsinah, Hitung-hitungan Sanksi Adat Pandji Pragiwaksono

Terpopuler: Kembali Mengenang Aktivis Marsinah, Hitung-hitungan Sanksi Adat Pandji Pragiwaksono

Lifestyle | Selasa, 11 November 2025 | 07:15 WIB

Momen Haru Warnai Penganugerahan Marsinah jadi Pahlawan Nasional

Momen Haru Warnai Penganugerahan Marsinah jadi Pahlawan Nasional

Foto | Senin, 10 November 2025 | 19:09 WIB

Terkini

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB