Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'

Bangun Santoso

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:37 WIB
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
Ilustrasi penganiayaan dan pengeroyokan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
baca 10 detik
  • Polres Metro Jakarta Timur menangkap dua pelaku, SA dan SR, atas penganiayaan pedagang BKT terkait pungutan liar.
  • SA bertugas menagih uang setoran sambil membawa senjata tajam, sementara SR menjadi eksekutor kekerasan fisik.
  • Penangkapan segera dilakukan polisi setelah video penganiayaan terhadap pedagang yang menolak pungli tersebut viral.

Suara.com - Jeritan pedagang kecil di kawasan bantaran Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, yang menjadi korban kebrutalan preman akhirnya terjawab. Polres Metro Jakarta Timur berhasil membongkar peran dua pria, berinisial SA dan SR, yang menjadi aktor di balik penganiayaan sadis yang videonya viral dan menggegerkan jagat maya.

Keduanya kini telah mendekam di sel tahanan, menyusul aksi main hakim sendiri terhadap seorang pedagang di BKT yang menolak memberikan uang setoran.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, membeberkan pembagian peran brutal kedua pelaku yang membuat seorang pedagang mengalami luka di wajahnya. Satu pelaku bertugas sebagai penagih, sementara rekannya menjadi eksekutor kekerasan.

"Untuk SA ini perannya adalah meminta atau memungut uang dari pedagang, sedangkan SR melakukan tindakan kekerasan sehingga korban mengalami luka," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (1/1/2026).

Satu Menagih Bawa Sajam, Satu Jadi Eksekutor

Dari hasil penyelidikan awal, terungkap sebuah modus premanisme yang meresahkan para pedagang di BKT.

Pelaku SA diketahui menjadi ujung tombak yang kerap mendatangi para pedagang untuk meminta "uang jasa" atau pungutan liar (pungli). Tak main-main, untuk menakut-nakuti korbannya, SA disebut selalu membekali diri dengan senjata tajam.

"SA ini perannya menagih atau meminta jasa dengan membawa senjata tajam," ujar Alfian sebagaimana dilansir Antara.

Insiden berdarah ini bermula ketika korban, yang baru saja hendak membuka lapak dagangannya, didatangi oleh SA. Saat ditagih uang setoran, korban dengan berani mempertanyakan dasar hukum atau tanda bukti resmi dari pungutan tersebut.

baca juga

SA, yang tak bisa menunjukkan bukti apa pun, terpancing emosi. Cekcok mulut pun tak terhindarkan.

Di tengah ketegangan itulah, SR muncul dan mengambil peran sebagai 'eksekutor'. Tanpa banyak bicara, SR diduga langsung melayangkan kekerasan fisik kepada korban hingga mengalami luka.

"Yang melakukan kekerasan adalah SR," tegas Alfian.

Polisi Bergerak Cepat Berkat Viral di Media Sosial

Sebuah fakta mengejutkan terungkap bahwa korban sendiri tidak membuat laporan resmi ke polisi.

Namun, kegeraman publik yang terekam dalam video viral serta laporan yang masuk melalui layanan darurat 110 menjadi pemicu bagi aparat untuk bergerak cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Palak Pedagang Pakai Sajam, Dua Preman 'Penguasa' BKT Diringkus Polisi

Palak Pedagang Pakai Sajam, Dua Preman 'Penguasa' BKT Diringkus Polisi

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:12 WIB

Panduan Pedagang Cerdas untuk Menumbuhkan Akun Kecil dengan Cent Trading

Panduan Pedagang Cerdas untuk Menumbuhkan Akun Kecil dengan Cent Trading

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:10 WIB

Saat Orasi Membakar Semangat, PKL Raup Cuan di Tengah Demo Buruh Tolak Kenaikan UMP 2026

Saat Orasi Membakar Semangat, PKL Raup Cuan di Tengah Demo Buruh Tolak Kenaikan UMP 2026

News | Senin, 29 Desember 2025 | 15:02 WIB

Tak Terendus Kamera dan Influencer, Prabowo Bongkar Perlawanan 'Gila' Preman di Hutan

Tak Terendus Kamera dan Influencer, Prabowo Bongkar Perlawanan 'Gila' Preman di Hutan

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 18:24 WIB

Karir Ambyar! Brigadir YAAS Dipecat Polda Kepri Usai Aniaya Calon Istri yang Hamil

Karir Ambyar! Brigadir YAAS Dipecat Polda Kepri Usai Aniaya Calon Istri yang Hamil

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 23:05 WIB

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Mulai Tempati Kios Sementara

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Mulai Tempati Kios Sementara

News | Minggu, 21 Desember 2025 | 17:17 WIB

Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, Ketika Luka Menjadi Kekuatan!

Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, Ketika Luka Menjadi Kekuatan!

Video | Sabtu, 20 Desember 2025 | 11:00 WIB

Terkini

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:45 WIB

BNNP Sumut Buru Bandar 'Pod Getar' ke Kamboja Usai Tangkap 2 Kurir di Tanjung Balai

BNNP Sumut Buru Bandar 'Pod Getar' ke Kamboja Usai Tangkap 2 Kurir di Tanjung Balai

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Modal Asing Masuk RI Rp 131,1 T per Oktober 2026: SBN Moncer, Saham Masih Keok

Modal Asing Masuk RI Rp 131,1 T per Oktober 2026: SBN Moncer, Saham Masih Keok

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:40 WIB

×