Prabowo Jawab Tudingan Program MBG untuk Pilpres 2029: 'Selalu Berpikir Negatif'

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 10:41 WIB
Prabowo Jawab Tudingan Program MBG untuk Pilpres 2029: 'Selalu Berpikir Negatif'
Presiden Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)
  • Prabowo bantah tudingan program MBG untuk kepentingan politik Pemilu 2029.
  • Ia sebut program ini didasari rasa iba pada anak kurang gizi.
  • Program MBG diklaim telah jangkau 55 juta penerima manfaat dalam setahun.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menepis tudingan bahwa program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang ia gagas bertujuan untuk memuluskan jalannya pada Pemilu 2029.

Ia menegaskan, program tersebut murni didasari oleh rasa keprihatinan terhadap kondisi anak-anak Indonesia yang masih kekurangan gizi.

"Ada yang nuduh, Prabowo bikin MBG ini supaya nanti 2029 dia dipilih kembali. Selalu berpikir negatif," kata Prabowo dalam pidatonya di Perayaan Natal Nasional di Tennis Indoor Senayan, Senin (5/1/2026).

Menurut Presiden, urusan terpilih atau tidak di masa depan adalah kehendak Tuhan.

"Kalau Tuhan mengizinkan, ya terjadi. Kalau Tuhan tidak mengizinkan, saya buat apa saja tidak akan terjadi, benar tidak?" ujarnya.

Sambil berkelakar, ia menyinggung riwayatnya di pemilu.

“Empat kali ikut pemilu, tiga kali kalah. Soalnya waktu itu Pak Luhut nggak dukung saya sih,” candanya.

Alasan Utama di Balik Program MBG

Prabowo kemudian menjelaskan alasan sesungguhnya di balik program MBG. Ia mengaku telah mempelajari program serupa di negara lain sebelum mencanangkannya.

“Saya hanya didorong oleh tidak sampai hati saya melihat anak-anak Indonesia kurang gizi. Untuk mereka yang kaya, ini tidak penting, tapi untuk anak-anak di banyak daerah, makan bergizi itu sangat-sangat penting,” tegasnya.

Ia juga berbagi pengalamannya saat berkeliling daerah, di mana ia sering mendengar ucapan terima kasih sekaligus permintaan agar program MBG segera sampai ke wilayah mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo memaparkan capaian program MBG yang telah berjalan selama satu tahun. Menurut laporan terbaru Badan Gizi Nasional (BGN), program ini telah menjangkau 55 juta penerima manfaat.

"Hari ini sudah 55 juta penerima manfaat. Itu sama dengan memberi makan delapan kali populasi Singapura setiap hari," kata Prabowo.

Ia membandingkan capaian ini dengan Brasil, yang menurutnya membutuhkan waktu 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima.

"Presiden Brasil menyampaikan ke saya, mereka mencapai 40 juta dalam 11 tahun, kita 55 juta dalam satu tahun," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Kritik Itu Bagus, tapi Fitnah dan Kebohongan Bisa Merusak Bangsa

Prabowo: Kritik Itu Bagus, tapi Fitnah dan Kebohongan Bisa Merusak Bangsa

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 10:31 WIB

Prabowo Ajak PDIP Kerja Sama Meski di Luar Pemerintahan, Dukung Pramono Jadi Gubernur DKI

Prabowo Ajak PDIP Kerja Sama Meski di Luar Pemerintahan, Dukung Pramono Jadi Gubernur DKI

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 09:47 WIB

Prabowo Sindir 'Pakar Podcast' yang Sok Tahu: Cek Pikiran Saya di Podcast!

Prabowo Sindir 'Pakar Podcast' yang Sok Tahu: Cek Pikiran Saya di Podcast!

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 09:31 WIB

Terkini

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB

Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung

Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:34 WIB

Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak

Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:27 WIB

Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota

Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:53 WIB

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:39 WIB

Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas

Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:30 WIB

Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual

Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 08:05 WIB