Baca 10 detik
- Profesor UGM, Zainal Arifin Mochtar, memperingatkan dunia termasuk Indonesia bergerak menuju konservatisme otoriter.
- Fenomena ini disebabkan kegagalan kekuatan liberal global dan meningkatnya konservatisme anak muda Indonesia.
- Zainal menilai Indonesia mengalami "Efek Treadmill," banyak usaha namun tetap diam di tempat pasca-Reformasi.
Ia menyiratkan bahwa tantangan Indonesia ke depan bukan sekadar menyelenggarakan prosedur demokrasi, melainkan bagaimana mencegah agar 'lari di tempat' ini tidak benar-benar berubah menjadi 'putar balik' menuju era otoriter yang pernah ditinggalkan.
Reporter: Tsabita Aulia