Rekayasa Lalin MRT Glodok-Kota Dimulai 10 Januari, Simak Rutenya

Kamis, 08 Januari 2026 | 16:04 WIB
Rekayasa Lalin MRT Glodok-Kota Dimulai 10 Januari, Simak Rutenya
Foto sebagai ILUSTRASI: Kendaraan melintas saat penerapan rekayasa lalu lintas di kawasan Manggarai, Jakarta, Rabu (5/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Rekayasa lalu lintas diberlakukan di Stasiun Glodok dan Kota untuk percepatan struktur bawah tanah MRT Jakarta Fase 2A.
  • Manajemen lalu lintas di Stasiun Kota meliputi pengalihan arus sisi barat Jalan Pintu Besar Selatan berlaku hingga Juli 2026.
  • Kebijakan contraflow di Jalan Gajah Mada area Stasiun Glodok diperpanjang pelaksanaannya hingga tanggal 13 Juli 2026.

Suara.com - Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A CP 203 terus bersolek dengan memberlakukan manajemen rekayasa lalu lintas di area Stasiun Glodok dan Stasiun Kota.

Langkah strategis ini diambil guna mendukung percepatan pengerjaan struktur bawah tanah serta pembangunan pintu masuk stasiun di kawasan tersebut.

Pelaksanaan rekayasa arus kendaraan dijadwalkan berlangsung mulai 10 Januari hingga 15 Juli 2026 mendatang.

Untuk area Stasiun Kota, pekerjaan konstruksi akan terkonsentrasi di persimpangan Jalan Pintu Besar Selatan dan Jalan Asemka.

Arus lalu lintas di sisi utara Jalan Pintu Besar Selatan yang sebelumnya berada di sisi barat, kini dialihkan ke sisi timur.

"Dengan konfigurasi satu jalur ke arah selatan dan satu jalur ke arah utara," kata Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026).

Jalur sisi barat hanya diperuntukkan secara khusus bagi armada Transjakarta serta kendaraan milik penghuni atau konsumen toko setempat.

Kendati demikian, petugas akan membuka akses jalan tersebut bagi masyarakat umum apabila terjadi penumpukan kendaraan di Jalan Pancoran.

"Jalan Pintu Besar Selatan akan dibuka untuk umum secara situasional," lanjut Rendy.

Baca Juga: Awas Macet! Simak Detail Rekayasa Lalu Lintas MRT Jakarta di Harmoni-Mangga Besar Selama 8 Bulan

Penyempitan lajur juga akan terjadi di area persimpangan Fly Over Jalan Asemka menuju Jalan Jembatan Batu akibat adanya pengerjaan struktur.

"Konfigurasi jalan yang sebelumnya 3 lajur dari arah barat, akan menyempit menjadi 2 lajur di area persimpangan," terang Rendy.

Bergeser ke area Stasiun Glodok, kebijakan contraflow di Jalan Gajah Mada resmi diperpanjang durasinya hingga pertengahan tahun ini.

"Waktu pelaksanaan tahap ini yang semula tanggal 21 September 2025 hingga 12 Maret 2026, akan diperpanjang hingga 13 Juli 2026," jelas Rendy.

Perpanjangan waktu ini diperlukan demi memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan sesuai dengan linimasa yang telah ditentukan.

Pihak MRT Jakarta melalui keterangannya menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan yang terdampak.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI