Ini Dia 36 Wartawan Pemenang Kompetisi Karya Jurnalistik Pupuk Indonesia Media Award 2025

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:24 WIB
Ini Dia 36 Wartawan Pemenang Kompetisi Karya Jurnalistik Pupuk Indonesia Media Award 2025
Gedung Pupuk Indonesia. (Dok: Pupuk Indonesia)

Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) mengumumkan 36 nama wartawan pemenang kompetisi jurnalistik Pupuk Indonesia Media Award (PIMA) 2025. PIMA merupakan kompetisi jurnalistik tahunan yang bertujuan sebagai sarana sosialisasi dan edukasi atas kebijakan dan perbaikan tata kelola pupuk subsidi di Indonesia.

Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) Yehezkiel Adiperwira di Jakarta, Jumat (20/2/2026) menyampaikan bahwa, karya jurnalistik pemenang adalah karya terbaik yang menggambarkan peran strategis Pupuk Indonesia dalam penyediaan pupuk subsidi untuk mendukung program swasembada pangan nasional.

"Selamat kepada seluruh pemenang. Kami melihat terdapat peningkatan kualitas hasil karya jurnalistik pada PIMA 2025. Artinya, kami menilai pemahaman rekan-rekan wartawan terhadap dinamika perbaikan tata kelola subsidi pupuk sudah sangat baik," ujar Yezki, sapaan akrab Yehezkiel Adiperwira.

PIMA 2025 diikuti sebanyak 558 entry dari 335 wartawan seluruh Indonesia. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan peserta PIMA 2024, yaitu terdapat 467 karya dari 259 wartawan. Para pemenang dipilih berdasarkan penilaian dewan juri yang terdiri dari unsur pemimpin redaksi dan wartawan senior dari sejumlah media nasional.

Ratusan entry tersebut terbagi dalam enam kategori lomba, yaitu Hardnews, Feature, Foto Tunggal, Foto Cerita, Video, dan Radio. Karya-karya tersebut sudah dipublikasikan di media masing-masing di periode 1 Oktober hingga 31 Desember 2025. Setiap karya mengangkat pemberitaan sesuai dengan tema, meliputi publikasi kinerja dan aktivitas operasional Pupuk Indonesia beserta sembilan anak perusahaan.

Adapun tema pada PIMA 2025 ini "Membangun Industri Pupuk yang Kuat untuk Pangan Berdaulat". Sementara untuk memudahkan para peserta dalam mengelaborasi tema, diperluas lagi dalam dua subtema, yaitu "Transformasi Pupuk Indonesia Wujudkan Industri Pupuk Modern, Efisien, dan Akuntabel" serta "Penguatan Pelayanan dan Pengawalan untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian"

Dari karya yang didaftarkan ditetapkan 6 juara dari masing-masing kategori, yaitu Juara I, II, III, dan tiga Juara Harapan. Sehingga totalnya ada 36 pemenang. Adapun Juara I meraih hadiah sebesar Rp20 juta, Juara II Rp10 juta, Juara III Rp7,5 juta, dan setiap Juara Harapan mendapatkan dana apresiasi sebesar Rp5 juta.

"Kami berharap kompetisi jurnalistik Pupuk Indonesia ini dapat menjadi sarana strategis untuk edukasi kepada publik. Tidak hanya wartawan, tetapi juga petani. Karena saat ini ada banyak perubahan dan perbaikan dalam tata kelola subsidi pupuk yang perlu diketahui oleh masyarakat luas," tandas Yezki kembali.

Berikut daftar pemenang Pupuk Indonesia Media Award (PIMA) 2025 :

Kategori Hardnews : Juara I Dani Jumaidil Akhir (Okezone.com), Juara II Doni Hermawan (IDN Times), Juara III Abdul Jalil (Solopos.com), dan tiga Juara Harapan yaitu Rizky Agustian (iNews.id), Herman (Beritasatu.com), dan M Amin Alamsyah (gresiksatu.com)

Kategori Feature : Juara I Muhammad Afnani Alifian (beritajatim.com), Aningtias Jatmika (Kompas.com), Adhar Muttaqin (Detik.com), dan tiga Juara Harapan yaitu Maulana Sandijaya (Radarbali.id), Dionisius Lagaama Rebon (Pos-Kupang.com), dan Romadhona Yulian Budi Wibowo (Pikiran Rakyat).

Kategori Foto Tunggal : Juara I Aprillio Abdullah Akbar (Antara), Juara II A Sumardiyanto (Bisnis Sulawesi), Juara III Dedi Suwidiantoro (Antara), dan tiga Juara Harapan yaitu Muhammad Zulfikar (Antara), Arie Basuki (Merdeka.com), dan Muhammad Ihsan Mulya (Radar Solo).

Kategori Foto Cerita : Juara I Wahyu Budiyanto (blokbojonegoro.com), Juara II Maman Sukirman (Koran Sindo Makassar), Abriansyah Liberto (Tribun Sumsel), Fandi Yogari Saputra (Antara), Dhana Kencana (IDN Times), dan Idris Prasetiawan (Palopopos.co.id).

Kategori Video/TV : Juara I Rina Nur Anggraini (Antara TV), Juara II Riandi Akbar (DAAI TV), Juara III Glenys Octania (Kompas TV), serta tiga Juara Harapan yaitu Putut Anom Karangjati (Metro TV), Moch. Sahid (JTV Surabaya), dan Solihul Huda (Metro TV).

Kategori Radio : Juara I RS Anton Bayu Rheandra (Elshinta), Juara II Nita Herawati (RRI Medan), Juara III Dina Apriana (Sonora Palembang), serta tiga Juara Harapan yaitu Danang Sundoro (Pro3 RRI), Iskandar Zulkarnain (RRI Cirebon), dan Irwan Rudiawan (RRI Bandung).***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libatkan Himbara, Petrokimia Gresik Pacu Digitalisasi Supply Chain Financing

Libatkan Himbara, Petrokimia Gresik Pacu Digitalisasi Supply Chain Financing

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 13:03 WIB

Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:26 WIB

Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini

Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 06:51 WIB

Perjalanan Karier Rahmad Pribadi Mendorong Pertanian Modern di Indonesia

Perjalanan Karier Rahmad Pribadi Mendorong Pertanian Modern di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 18 November 2025 | 13:37 WIB

Pupuk Indonesia Akan Revitalisasi 7 Pabrik Pupuk Tua, Cegah Pemborosan

Pupuk Indonesia Akan Revitalisasi 7 Pabrik Pupuk Tua, Cegah Pemborosan

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 14:10 WIB

Harga Pupuk Subsidi Turun, Menko Pangan Apresiasi Pupuk Indonesia

Harga Pupuk Subsidi Turun, Menko Pangan Apresiasi Pupuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 20:05 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB