Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 09 Januari 2026 | 09:20 WIB
Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran
Staf Khusus Gubernur DKI Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Integrasi transportasi Jakarta terhambat karena pemda penyangga tak punya anggaran.
  • Contohnya, Pemkot Depok tak mampu bangun halte bus untuk rute Transjabodetabek.
  • Pemprov DKI dorong pemda penyangga cari pendanaan kreatif di luar APBD.

Suara.com - Integrasi layanan transportasi publik Jakarta dengan wilayah penyangga seperti Depok dan Bekasi menghadapi kendala serius: keterbatasan anggaran di pemerintah daerah (pemda) mitra. Akibatnya, pembangunan infrastruktur pendukung seperti halte bus menjadi terhambat.

Hal ini diungkapkan oleh Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Contoh Kasus Rute Sawangan-Lebak Bulus

Nirwono mencontohkan rute Transjabodetabek Sawangan-Lebak Bulus yang memiliki antusiasme penumpang sangat tinggi, mencapai 3.000 hingga 4.000 orang per hari. Namun, tingginya minat ini tidak diimbangi dengan kesiapan infrastruktur dari Pemkot Depok.

"Pemerintah DKI sudah meminta adanya fasilitas pendukung seperti halte yang resmi dan aman. Namun, karena keterbatasan anggaran, Pemerintah Kota Depok tidak punya anggaran untuk menyediakannya," tutur Nirwono.

Menurutnya, masalah ketiadaan anggaran ini menjadi catatan serius bagi pengembangan transportasi pengumpan (feeder) di seluruh wilayah perbatasan Jakarta.

Dorong 'Creative Financing' sebagai Solusi

Menghadapi situasi ini, Nirwono mendorong agar pemerintah daerah penyangga tidak hanya terpaku pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menyarankan adanya kreativitas dalam mencari sumber pendanaan.

"Di tengah keterbatasan anggaran ini, kami mendorong perlunya kreativitas dari pemerintah daerah untuk berpikir di luar APBD, yang disebut creative financing," jelasnya.

baca juga

Ia khawatir, jika pemda penyangga tetap mengandalkan pola penganggaran konvensional, wajah integrasi transportasi publik di Jabodetabek akan jalan di tempat.

"Kalau semuanya masih berbasis APBD, bisa dipastikan tidak akan banyak perubahan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini

Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 08:20 WIB

Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup

Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 07:16 WIB

Prabowo Serahkan Bonus Rp465,25 Miliar untuk Atlet SEA Games 2025 di Istana Negara

Prabowo Serahkan Bonus Rp465,25 Miliar untuk Atlet SEA Games 2025 di Istana Negara

Foto | Jum'at, 09 Januari 2026 | 06:30 WIB

Terkini

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!

Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:03 WIB

Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50

Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:59 WIB

Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan

Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:51 WIB

×