KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara

Erick Tanjung, Dea Hardiningsih Irianto

Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:48 WIB
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Suara.com/Dea)
baca 10 detik
  • KPK periksa mantan Kajari Bekasi terkait kasus suap Bupati Ade Kuswara.
  • Bupati Ade diduga menerima suap ijon proyek sebesar Rp14,2 miliar.
  • Pemeriksaan ini untuk dalami dugaan aliran dana ke oknum kejaksaan.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman (ES). Ia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap ijon proyek yang menjerat Bupati nonaktif Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

"Benar, hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi atas nama ES, selaku mantan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).

Selain Eddy, KPK juga memanggil dua pejabat lain dari Kejari Kabupaten Bekasi, yaitu Kasipidsus Ronald Thomas (RTM) dan Kasubsi Penuntutan Rizky Putradinata (RZP).

"Para saksi dibutuhkan keterangannya dalam lanjutan penyidikan perkara ini," tambah Budi.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendalami dugaan aliran dana dari Bupati Ade Kuswara kepada Eddy Sumarman. Berdasarkan informasi yang beredar, Ade diduga memberikan uang sebesar Rp100 juta kepada Eddy untuk "mengamankan" perkara. Saat dikonfirmasi mengenai hal ini pada Selasa (6/1/2026) lalu, Ade Kuswara enggan memberikan jawaban.

Konstruksi Perkara Suap Ijon Proyek

Kasus ini terbongkar melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada 18 Desember 2025. KPK kemudian menetapkan tiga tersangka:

  • Ade Kuswara Kunang (ADK), Bupati Kabupaten Bekasi.
  • H.M. Kunang (HMK), ayah Bupati sekaligus Kepala Desa Sukadami.
  • Sarjan (SRJ), pihak swasta.

Menurut Plt. Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, Ade Kuswara diduga rutin meminta "ijon" paket proyek kepada Sarjan melalui ayahnya, Kunang, dan perantara lain.

“Total ‘ijon’ yang diberikan oleh SRJ kepada ADK dan HMK mencapai Rp9,5 miliar. Selain itu, ADK juga diduga menerima gratifikasi lain senilai Rp4,7 miliar,” ujar Asep.

baca juga

Dengan demikian, total suap dan gratifikasi yang diterima Ade Kuswara mencapai Rp14,2 miliar. Dalam OTT tersebut, KPK turut mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp200 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati

KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 07:15 WIB

Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim

Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 19:56 WIB

Keberatan dengan Eksepsi Nadiem, Jaksa: Tak Perlu Cari Simpati dan Giring Opini

Keberatan dengan Eksepsi Nadiem, Jaksa: Tak Perlu Cari Simpati dan Giring Opini

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 17:31 WIB

Terkini

Naruto Shadow Rising Diumumkan, Masashi Kishimoto Garap Manga Naruto Baru

Naruto Shadow Rising Diumumkan, Masashi Kishimoto Garap Manga Naruto Baru

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Moisturizer atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Pemakaian yang Benar di Pagi Hari

Moisturizer atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Pemakaian yang Benar di Pagi Hari

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen

Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen

Bekaci | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Ketika HRD Dibayar Mahal untuk Menekan Biaya Tenaga Kerja

Ketika HRD Dibayar Mahal untuk Menekan Biaya Tenaga Kerja

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:45 WIB

199 Perwira Polri Dimutasi, Kakorlantas hingga 3 Kapolda Berganti Jabatan

199 Perwira Polri Dimutasi, Kakorlantas hingga 3 Kapolda Berganti Jabatan

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Isu PHK Massal Netflix, 800 Karyawan Mungkin Terdampak

Isu PHK Massal Netflix, 800 Karyawan Mungkin Terdampak

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Bentrok Warga dan Perusahaan, Bupati Morowali Hentikan Aktivitas PT Askon

Bentrok Warga dan Perusahaan, Bupati Morowali Hentikan Aktivitas PT Askon

Sulsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:32 WIB

Ironi Punya Gaji Imut: Ingin Menikmati Hidup, Malah Jadi 'Kalkulator' Berjalan

Ironi Punya Gaji Imut: Ingin Menikmati Hidup, Malah Jadi 'Kalkulator' Berjalan

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Parfum Scarlett Velvet Rouge Wangi Apa? Ini Aroma dan Review Penggunanya

Parfum Scarlett Velvet Rouge Wangi Apa? Ini Aroma dan Review Penggunanya

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Bedak Two Way Cake OMG Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warna dan Review Pembeli

Bedak Two Way Cake OMG Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warna dan Review Pembeli

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:14 WIB

×