Tuai Polemik, Pramono Anung Pasang Badan Soal Pembangunan JPO Sarinah: Untuk Difabel

Bangun Santoso | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Jum'at, 09 Januari 2026 | 16:57 WIB
Tuai Polemik, Pramono Anung Pasang Badan Soal Pembangunan JPO Sarinah: Untuk Difabel
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Yoga)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan pembangunan JPO Sarinah berdasarkan kajian demi memfasilitasi kelompok rentan.
  • Akses penyeberangan permukaan (pelican crossing) tetap dibuka sebagai opsi tambahan selain JPO baru tersebut.
  • Keputusan pembangunan JPO Sarinah telah diambil sebelum masa jabatan gubernur saat ini, namun ia bertanggung jawab penuh.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara menanggapi polemik pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.

Penjelasan tersebut disampaikan Pramono saat ditemui awak media di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026).

Pembangunan infrastruktur tersebut memantik diskursus hangat lantaran dianggap oleh komunitas pejalan kaki sebagai sebuah kemunduran dalam penataan wajah ibu kota.

Sebelumnya, keberadaan pelican crossing di area tersebut dinilai sudah mumpuni untuk mengakomodasi akses menuju Gedung Sarinah maupun Halte Transjakarta.

Menanggapi keberatan warga, Pramono menegaskan bahwa pembangunan JPO tersebut didasari oleh hasil kajian matang demi memfasilitasi kelompok rentan.

"JPO Sarinah dalam kajian memang diperlukan, terutama untuk difabel. Jadi, itu salah satu alasan kemudian kenapa diadakan," paparnya.

Politisi senior tersebut menekankan bahwa fasilitas baru ini bukan bertujuan untuk menyingkirkan pejalan kaki dari jalur bawah yang sudah ada.

Ia memastikan akses penyeberangan di permukaan jalan atau pelican crossing tidak akan dihilangkan meski nantinya JPO resmi berdiri tegak.

Kehadiran jembatan tersebut diproyeksikan sebagai opsi tambahan bagi masyarakat agar memiliki fleksibilitas dalam bermobilitas di jantung kota.

"Memang saya juga sudah membaca pro kontranya. Masyarakat yang kelompok pejalan kaki kan menginginkan lewat tetap jalan kaki di bawah. Jalan kaki di bawah kan tetap dibuka, kemudian di atas sebagai alternatif pilihan. Jadi tetap semua, nggak ada yang ditutup," terang Pramono lagi.

Pramono juga membeberkan fakta bahwa kebijakan pembangunan JPO ini sebenarnya merupakan keputusan yang telah diambil sebelum masa jabatannya.

Kendati demikian, sebagai nakhoda Jakarta saat ini, ia menyatakan siap memikul tanggung jawab penuh atas kelanjutan proyek di kawasan ikonik tersebut.

"Urusan Sarinah, terus terang keputusannya sebenarnya sudah dulu. Tetapi kan saya sebagai gubernur sekarang, saya bertanggung jawab untuk itu," tegas Pramono.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun berkomitmen untuk tetap menjaga keselarasan antara estetika kota dan kebutuhan aksesibilitas bagi seluruh lapisan warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza

Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 16:09 WIB

Gubernur Pramono Targetkan PAM Jaya IPO di 2027 dan Layani 100 Persen Warga pada 2029

Gubernur Pramono Targetkan PAM Jaya IPO di 2027 dan Layani 100 Persen Warga pada 2029

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:10 WIB

Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup

Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 07:16 WIB

Proyeksi MRT Jakarta: Target Monas Beroperasi 2027, Kota Tua Menyusul 2029

Proyeksi MRT Jakarta: Target Monas Beroperasi 2027, Kota Tua Menyusul 2029

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 18:04 WIB

Buruh Tuntut UMP DKI Rp5,89 Juta, Said Iqbal: Ngopi di Hotel Saja Rp50 Ribu!

Buruh Tuntut UMP DKI Rp5,89 Juta, Said Iqbal: Ngopi di Hotel Saja Rp50 Ribu!

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 13:50 WIB

Adhi Karya Klaim Masih Dibahas, Pemprov DKI Tetap Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Pekan Depan

Adhi Karya Klaim Masih Dibahas, Pemprov DKI Tetap Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Pekan Depan

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 12:17 WIB

Buruh Demo di Istana Tuntut Kenaikan UMP, Pramono Anung Beri Satu Pesan Penting untuk Massa Aksi

Buruh Demo di Istana Tuntut Kenaikan UMP, Pramono Anung Beri Satu Pesan Penting untuk Massa Aksi

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 11:02 WIB

Terkini

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

News | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

News | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB