Gubernur Pramono Targetkan PAM Jaya IPO di 2027 dan Layani 100 Persen Warga pada 2029

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:10 WIB
Gubernur Pramono Targetkan PAM Jaya IPO di 2027 dan Layani 100 Persen Warga pada 2029
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga Priyambodo)
baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung targetkan PAM Jaya IPO pada tahun 2027.
  • Cakupan layanan air bersih ditargetkan mencapai 100 persen pada tahun 2029.
  • Saat ini, cakupan layanan telah mencapai 80,5 persen di seluruh Jakarta.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menetapkan dua target besar bagi BUMD air bersih, PAM Jaya: melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) pada 2027 dan mencapai 100 persen cakupan layanan air bersih di seluruh wilayah Jakarta pada 2029.

Menurut Pramono, IPO akan membuat perusahaan semakin sehat karena adanya kontrol langsung dari publik. Ia membandingkan hal ini dengan masa lalu ketika pengelolaan diserahkan kepada swasta, yang capaiannya tidak pernah terpenuhi dan sering menuai keluhan.

"Saya berpikir kalau PAM Jaya ke depannya bisa IPO di 2027, dengan maksimum 30 persen saham. Saya yakin ini akan membuat perusahaan semakin sehat," jelas Pramono di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Optimisme Capaian Layanan 100% pada 2029

Selain rencana IPO, Pramono juga optimistis PAM Jaya dapat memenuhi kebutuhan air bersih seluruh warga Jakarta pada 2029. Ia menyebut, cakupan layanan saat ini sudah menunjukkan progres yang signifikan.

"Sampai hari ini, PAM Jaya sudah memenuhi kebutuhan air bersih di Jakarta sebesar 80,5 persen," ujar Pramono.

Ia menambahkan, keluhan krisis air di wilayah-wilayah sulit seperti Jakarta Utara dan Jakarta Timur kini mulai teratasi. Dengan tren positif ini, ia berharap cakupan layanan dapat mencapai 90 persen pada tahun 2026.

"Kalau bisa 90 persen di 2026, saya yakin di 2029 bisa 100 persen," ucapnya.

Fokus Pengerjaan dan Dampak Lalu Lintas

baca juga

Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa fokus pengerjaan infrastruktur pada 2026 akan menyasar wilayah Timur dan Selatan Jakarta. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi kemacetan akibat masifnya pekerjaan galian yang tidak bisa dihindari.

"Pak Gubernur sudah sampaikan arahan untuk mempercepat target dan mengelola lokasi galian agar tidak menimbulkan kemacetan yang terlalu panjang," tutup Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran

Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 09:20 WIB

Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini

Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 08:20 WIB

Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup

Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 07:16 WIB

Terkini

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:47 WIB

Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro

Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:31 WIB

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:06 WIB

Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:53 WIB

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16 WIB

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:34 WIB

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:59 WIB

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:31 WIB

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:58 WIB

Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi

Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:32 WIB

×