6 Fakta Heboh Semburan Minyak di Bangkalan: Ketinggian 5 Meter hingga Sifatnya yang Mudah Terbakar

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Jum'at, 09 Januari 2026 | 18:43 WIB
6 Fakta Heboh Semburan Minyak di Bangkalan: Ketinggian 5 Meter hingga Sifatnya yang Mudah Terbakar
Lokasi sumur bor mengeluarkan cairan berupa minyak mentah di Bangkalan, Jawa Timur. (BPBD Bangkalan)
Baca 10 detik
  • Warga Desa Panyaksagan Bangkalan menemukan cairan coklat pekat menyerupai minyak bumi pada Kamis (8/1/2026) saat mengebor sumur air.
  • Semburan cairan yang mudah terbakar tersebut mencapai ketinggian lima meter sebelum akhirnya surut setelah kedalaman 105 meter.
  • BPBD dan DLH Bangkalan mengambil sampel cairan dan melokalisir area, berkoordinasi untuk uji laboratorium ke ESDM Provinsi Jatim.

Dalam sebuah uji coba sederhana yang dilakukan warga di lokasi, cairan hitam tersebut menyala ketika disulut api.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa kandungan tersebut adalah minyak bumi atau zat hidrokarbon.

4. Area Langsung Disterilkan dengan Garis Polisi

Guna menjaga keamanan dan keselamatan warga, pihak kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi penemuan.

Langkah ini diambil untuk mencegah warga mendekat, terutama karena adanya risiko kebakaran yang tinggi mengingat sifat cairan yang mudah menyala.

Petugas mengimbau warga untuk tidak menyalakan api atau merokok di dekat area tersebut.

5. BPBD dan DLH Lakukan Uji Laboratorium

Pemerintah Kabupaten Bangkalan bergerak cepat menanggapi temuan tersebut dengan menerjunkan BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ke lokasi untuk melakukan peninjauan lapangan dan pengambilan sampel cairan.

Langkah awal yang dilakukan yakni melokalisir tumpahan agar tidak mencemari saluran air warga maupun lahan pertanian di sekitar lokasi.

Baca Juga: Atasi Krisis Air, Brimob Polri Targetkan 100 Titik Sumur Bor untuk Warga Aceh Tamiang

Kepala BPBD Bangkalan, Zainul Qomar, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan DLH dan Bagian Perekonomian Pemkab Bangkalan sebagai dasar pelaporan ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna dilakukan uji laboratorium.

6. Kasus Serupa di Desa Tramok

Peristiwa sumur bor yang mengeluarkan cairan diduga minyak mentah di Desa Panyaksagan, Kecamatan Klampis, bukan kali pertama terjadi di Bangkalan.

Sebelumnya, kejadian serupa juga tercatat pada September 2025 di Dusun Lonbilleh, Desa Tramok, Kecamatan Kokop.

Saat itu, pengeboran yang dilakukan warga di wilayah tersebut memicu keluarnya cairan menyerupai minyak mentah ketika lubang bor mencapai kedalaman sekitar 59 meter.

Reporter: Dinda Pramesti K

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI