Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland

M Nurhadi

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:37 WIB
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)
  • Presiden Trump dilaporkan perintahkan strategi invasi Greenland, memicu ketegangan serius dengan sekutu Eropa.
  • Denmark marah atas ambisi AS; Menteri Luar Negeri memanggil Duta Besar AS untuk klarifikasi resmi.
  • Motivasi utama AS dikaitkan dengan aset mineral strategis dan posisi geopolitik Arktik Greenland.

Suara.com - Ambisi Amerika Serikat untuk menguasai Greenland kembali memicu gejolak internasional.

Laporan terbaru dari Daily Mail menyebutkan bahwa Presiden Donald Trump telah memerintahkan para panglima operasi khusus militer AS untuk merancang strategi invasi ke pulau terbesar di dunia tersebut.

Langkah ini memicu kekhawatiran serius di kalangan sekutu Eropa, termasuk NATO, terutama menjelang pemilihan paruh waktu Kongres AS pada November mendatang.

Meskipun rencana ini mendapat penolakan dari sejumlah perwira senior di Pentagon, penasihat kebijakan senior Trump, Stephen Miller, dikabarkan menjadi tokoh kunci yang mendorong agresi kebijakan ini.

Ilustrasi Wilayah Greenland [Pixabay]
Ilustrasi Wilayah Greenland [Pixabay]

Ambisi AS terhadap wilayah otonom Denmark tersebut semakin nyata setelah penunjukan Gubernur Louisiana, Jeff Landry, sebagai utusan khusus untuk Greenland, yang secara terbuka mengonfirmasi niat AS untuk menjadikan pulau itu sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya.

Pernyataan sepihak dari pihak Gedung Putih menuai kemarahan besar dari Kopenhagen. Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Lokke Rasmussen, menyatakan kegeramannya dan segera memanggil Duta Besar AS guna dimintai klarifikasi resmi.

Dalam sebuah pernyataan bersama yang tegas, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen dan PM Greenland Jens-Frederik Nielsen memberikan peringatan keras kepada Washington:

Kedaulatan: Greenland bukan merupakan komoditas yang bisa diperjualbelikan.

Integritas Teritorial: AS diminta untuk menghormati batas-batas wilayah dan kedaulatan Kerajaan Denmark.

Status Otonomi: Meski berada di bawah Kerajaan Denmark, sejak 2009 Greenland memiliki hak penuh untuk mengatur pemerintahan sendiri.

Mantan PM Greenland, Mute Egede, turut menegaskan bahwa tanah mereka tidak akan pernah dilepaskan kepada pihak asing. Namun, yang mengkhawatirkan bagi stabilitas global adalah penolakan Trump untuk menjamin bahwa AS tidak akan menggunakan kekuatan militer guna mengambil alih kendali atas wilayah tersebut.

Donald Trump berulang kali melontarkan narasi bahwa kepemilikan Greenland oleh Amerika Serikat adalah demi kepentingan "keamanan nasional" dan perlindungan bagi "dunia bebas."

Namun, para pengamat melihat adanya motivasi ekonomi yang jauh lebih besar di balik retorika tersebut. Terlebih, Greenland menyimpan aset tambang yang luar biasa,

Greenland diketahui menyimpan harta karun berupa:

Mineral Tanah Jarang: Bahan baku krusial untuk teknologi modern dan industri pertahanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadirkan Mimpi Buruk untuk Jay Idzes, AS Roma Meroket ke Posisi Ketiga

Hadirkan Mimpi Buruk untuk Jay Idzes, AS Roma Meroket ke Posisi Ketiga

Bola | Minggu, 11 Januari 2026 | 11:02 WIB

Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!

Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:22 WIB

Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban

Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:55 WIB

Terkini

Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia

Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:26 WIB

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:04 WIB

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:56 WIB

Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi

Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:55 WIB

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:44 WIB

Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026

Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:42 WIB

Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?

Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim

Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:19 WIB

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:14 WIB