Bantah Dibekingi Orang Besar, Abdul Gafur Tantang Pembuktian Aliran Dana ke Kubu RRT

Bella | Suara.com

Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Bantah Dibekingi Orang Besar, Abdul Gafur Tantang Pembuktian Aliran Dana ke Kubu RRT
Arsip - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo melaporkan tujuh orang pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik dalam polemik ijazah ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2026). (Suara.com/Muhamad Yasir)
  • Kuasa Hukum Roy Suryo Cs, Abdul Gafur, membantah gerakan mereka didanai tokoh besar atau modal besar.
  • Gerakan RRT fokus membongkar dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi didorong mandat dan doa masyarakat.
  • Abdul Gafur menantang pembukti isu dana ratusan miliar rupiah atau mengancam pelapor balik jika tak terbukti.

Suara.com - Merespons isu miring yang menyebut gerakan RRT (Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa) didanai oleh pihak tertentu, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs, Abdul Gafur, menegaskan bahwa gerakan kliennya dalam membongkar dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo murni didasarkan pada mandat rakyat, bukan sokongan tokoh atau modal besar.

"Di belakang gerakan kami ini tidak ada orang besar. Kalau ada narasi yang mengatakan gerakan kami didanai orang besar, entah itu karena uangnya banyak atau kekuasaannya besar, itu tidak benar," tegas Abdul Gafur pada kanal YouTube Forum Keadilan TV, Senin (12/1/2026).

Abdul Gafur menyatakan bahwa kekuatan utama di balik gerakan RRT adalah doa dan harapan masyarakat yang menginginkan kejelasan sejarah terkait ijazah mantan pemimpin negaranya.

Terkait manuver hukum yang dilakukan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di Solo beberapa waktu lalu, Abdul Gafur mengklaim hal tersebut justru menjadi energi baru bagi timnya.

Ia menegaskan pihak RRT tidak sedikit pun gentar atau menciut nyalinya.

"Manuver yang dilakukan di Solo itu sama sekali tidak menggentarkan perjuangan kami, malah membuat kami makin solid," ujarnya.

Ia mengibaratkan kondisi saat ini seperti "Perang Bubat" atau perang besar di tahun 2026.

Sebagai bukti keseriusan, Abdul Gafur menyinggung langkah Roy Suryo yang langsung melakukan kick-off awal tahun dengan melaporkan tujuh orang tersangka lainnya ke Polda Metro Jaya.

Selain itu, menanggapi rumor adanya transaksi bernilai ratusan miliar rupiah atau aliran dana haram ke rekening kliennya, Abdul Gafur melontarkan tantangan terbuka.

Ia meminta pihak-pihak yang menyebarkan isu tersebut untuk segera membuktikannya secara hukum.

"Saya menantang siapa pun, jika punya bukti yang cukup, silakan laporkan kepada PPATK, Bareskrim Polri, KPK, atau Polda Metro Jaya kalau ada aliran uang banyak kepada rekening-rekening klien kami," tantang Abdul Gafur.

Namun, ia juga memberikan peringatan keras bagi para pihak yang melempar tuduhan tanpa bukti. Ia memastikan akan menyeret para penyebar isu tersebut ke jalur hukum.

"Kalau tidak berani membuktikan aliran dana itu kepada rekening Mas Roy Suryo, maka siap-siap Anda akan menjadi terlapor baru di Polda Metro Jaya. Bagi yang menuduh ya," tambahnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi

Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi

News | Senin, 12 Januari 2026 | 17:17 WIB

Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial

Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial

News | Senin, 12 Januari 2026 | 15:12 WIB

Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo

Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo

News | Senin, 12 Januari 2026 | 14:07 WIB

Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?

Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?

News | Senin, 12 Januari 2026 | 13:55 WIB

Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs

Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 08:05 WIB

Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?

Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:48 WIB

Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?

Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:07 WIB

Diserang Balik Isu Ijazah Palsu, Roy Suryo Laporkan 7 Pendukung Jokowi ke Polda Metro Jaya!

Diserang Balik Isu Ijazah Palsu, Roy Suryo Laporkan 7 Pendukung Jokowi ke Polda Metro Jaya!

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 14:41 WIB

Dokter Tifa Bongkar 6 Versi Ijazah Jokowi, Sebut Temuan Polda Blunder

Dokter Tifa Bongkar 6 Versi Ijazah Jokowi, Sebut Temuan Polda Blunder

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 13:33 WIB

SBY dan Hoax Ijazah Jokowi, Manuver Demokrat di Pusaran Politik Digital

SBY dan Hoax Ijazah Jokowi, Manuver Demokrat di Pusaran Politik Digital

Liks | Kamis, 08 Januari 2026 | 08:21 WIB

Terkini

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:35 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:41 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:31 WIB