Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Senin, 12 Januari 2026 | 14:07 WIB
Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo
Eggi Sudjana. (Suara.com/Dea)
Baca 10 detik
  • Advokat Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis mengunjungi kediaman Presiden Ke-7 RI di Solo pada 8 Januari 2026.
  • Ahli forensik dan epidemiologi mendesak Eggi serta Damai mengklarifikasi pertemuan terkait rumor permintaan maaf kepada Jokowi.
  • Muncul isu kehadiran oknum penyidik Polda Metro Jaya di lokasi pertemuan yang juga harus diklarifikasi oleh para pihak terkait.

Suara.com - Ketidakjelasan mengenai apa yang terjadi dalam pertemuan di Jalan Kutai Utara, Solo, Jawa Tengah pada 8 Januari 2026 lalu terus menuai polemik.

Diketahui advokat sekaligus aktivis Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis mengunjungi kediaman pribadi Presiden Ke-7 RI Joko Widodo di Solo, yang belum diketahui jelas apa maksud dan motif berkunjung tersebut.

Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar, bersama Ahli Epidemiologi, Dr. Tifa, mendesak Eggi dan Damai untuk segera memberikan klarifikasi terbuka guna meluruskan berbagai rumor yang beredar di masyarakat.

Isu yang paling menyita perhatian adalah pernyataan Rakhmad dari Relawan Jokowi (Rejo) yang menyebut bahwa dalam pertemuan tersebut, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah berangkulan, meminta maaf, hingga mendoakan Jokowi.

Dalam sebuah siaran langsung, Rismon mengungkapkan kegelisahannya atas klaim sepihak yang disampaikan oleh pihak ReJo.

Menurut Rismon, jika narasi yang dibangun oleh Rakhmad mengenai permintaan maaf tersebut tidak benar, maka Eggy dan Damai seharusnya mengambil langkah hukum.

“Kalau memang apa yang terjadi di Jalan Kutai Utara Solo itu tidak sesuai dengan yang dijelaskan Saudara Rakhmad di mana dikatakan berangkulan, minta maaf, mendoakan, dan lainnya bantah mereka gitu, somasi Saudara Rakhmad," ujar Rismon dengan nada tegas pada live streaming di kanal Youtube Refly Harun, Senin (12/1/2026).

Rismon menekankan pentingnya sikap ksatria dari kedua tokoh tersebut.

Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui. (Suara.com/Ari Welianto)
Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui. (Suara.com/Ari Welianto)

Ia meminta mereka untuk berterus terang apakah saat ini masih berada di lini perjuangan yang sama atau sudah berpindah haluan.

Baca Juga: Diserang Balik Isu Ijazah Palsu, Roy Suryo Laporkan 7 Pendukung Jokowi ke Polda Metro Jaya!

"Nyatakan secara eksplisit, secara gentleman, bahwa kita sekarang sudah berbeda gerbong, berbeda sisi," kata dia.

Selain masalah permintaan maaf, Rismon juga menyoroti rumor mengenai kehadiran oknum penyidik Polda Metro Jaya beserta atasannya di lokasi dan waktu yang sama di Solo.

Meski tidak menyebutkan inisial secara mendetail, Rismon meminta agar keberadaan aparat tersebut diklarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah publik.

"Kalian berada di tempat yang sama dan waktu yang sama di Jalan Kutai Utara, Solo di Sumber. Itu benar atau tidak? itu perlu diklarifikasi gitu loh," cetus Rismon.

Reporter: Tsabita Aulia

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI