Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 14 Januari 2026 | 18:53 WIB
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis
Acara ROASTING ZAINAL BUKAN GURU BESAR BIASA' di sebuah kafe di Kabupaten Sleman, Rabu (14/1/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Dosen UGM, Zainal Arifin Mochtar, menyatakan pejabat publik harus terbiasa menerima kritik, termasuk melalui format roasting.
  • Roasting berfungsi sebagai penanda penting dalam membedakan ekspresi kritik dari potensi penghinaan oleh negara.
  • Uceng menegaskan bahwa kritik adalah fundamental demokrasi dan negara tidak boleh memiliki sensitivitas berlebihan terhadap suara publik.

Uceng menilai forum tersebut sebagai ruang silaturahmi yang tidak biasa sekaligus sehat dalam demokrasi.

"Saya senang sih, maksud saya satu, jelas menggeser bahwa kritik, menyampaikan sesuatu itu kan tidak harus dengan cara-cara serius banget ya. Ada banyak banget cara dan saya kira model-model begini ini menarik bagi saya," ucapnya.

Menurutnya, kedewasaan demokrasi dapat diukur dari kemampuan seseorang atau institusi dalam menerima kritik. Termasuk kritik yang dibungkus humor.

"Kan gini, tingkat pertemanan seseorang itu bisa dinilai ketika dia bisa mengkritik dan menerima kritikan dan saya kira positif sekali," tandasnya.

Di luar suasana bercanda, Uceng menyinggung isu serius yang akan ia angkat dalam pidato pengukuhannya sebagai guru besar besok. Ia menyoroti menguatnya konservatisme otoritarian yang dinilai menggerus independensi lembaga negara.

"Saya bicara besok itu saya bicara soal menguatnya konservatisme otoritarianisme itu membunuh lembaga negara. Lembaga negara banyak yang mati itu independensinya, kayak KPK dan bukan khas Indonesia karena di berbagai negara juga mengalami hal yang sama," terangnya.

Ia memperingatkan bahwa arus balik demokratisasi global menuju konservatisme dapat membawa dampak berbahaya jika tidak direspons secara serius.

"Jadi saya mau bilang gelombang demokratisasi ketiga itu seakan-akan sudah mulai arus balik sekarang ke arah konservatif. Dan ini akan berbahaya. Konservatisme menguat itu akan berbahaya karena kemudian membuat gelombang demokrasi akan berhenti," kata dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan

Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:00 WIB

Setelah Resmikan Proyek Besar di Balikpapan, Apa Agenda Rahasia Prabowo di IKN?

Setelah Resmikan Proyek Besar di Balikpapan, Apa Agenda Rahasia Prabowo di IKN?

News | Senin, 12 Januari 2026 | 18:48 WIB

Rupiah Melemah, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Melemah, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 10:48 WIB

Romantisasi UMKM: Negara yang Absen, Warga yang Dipaksa Adaptif

Romantisasi UMKM: Negara yang Absen, Warga yang Dipaksa Adaptif

Your Say | Senin, 12 Januari 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan

Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:58 WIB

GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal

GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:56 WIB

109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu

109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu

Malang | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:48 WIB

Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?

Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:45 WIB

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Betah di Level Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Betah di Level Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:44 WIB

Brutal! Penusuk Pengendara di Fly Over Pasar Tugu Diringkus Setelah 2 Bulan Buron

Brutal! Penusuk Pengendara di Fly Over Pasar Tugu Diringkus Setelah 2 Bulan Buron

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:42 WIB

Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini

Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini

Kaltim | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:41 WIB

Mantri BRI di Sumatera Utara Ini Tak Gentar Lumpur dan Sinyal Demi Majukan UMKM Desa

Mantri BRI di Sumatera Utara Ini Tak Gentar Lumpur dan Sinyal Demi Majukan UMKM Desa

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:35 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2.633.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2.633.000/Gram

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:34 WIB

×