Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 14 Januari 2026 | 20:26 WIB
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDIP, Deddy Sitorus di Kompleks Parlemen, Senayan. [Bidik layar]
baca 10 detik
  • DPR ingatkan pemerintah jangan buru-buru bangun gedung IKN secara fisik.
  • Pemerintah harus siapkan dulu ekosistem pendukungnya secara matang sebelum pindah.
  • Jika dipaksakan, berpotensi membebani anggaran negara dan timbulkan krisis.

Suara.com - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, memberikan catatan kritis terhadap target Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan gedung legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia mengingatkan bahwa membangun ibu kota baru tidak cukup hanya dengan menyelesaikan proyek fisik.

Menurut Deddy, pemerintah harus terlebih dahulu memastikan ekosistem pendukung di IKN terbentuk secara matang sebelum pusat pemerintahan benar-benar dipindahkan. Ia menilai kompleksitas pemindahan ini memerlukan kesiapan di berbagai lini, bukan sekadar ketersediaan kantor.

"Menurut saya tidak cukup hanya fisik gedung yang dikerjakan, ekosistemnya juga harus terbentuk dulu. Juga berbagai kebijakan terkait dengan pemindahan pusat pemerintahan yang cukup kompleks," ujar Deddy saat dihubungi Suara.com, Rabu (14/1/2026).

Risiko Bebani Anggaran dan Timbulkan Krisis

Deddy mengkhawatirkan dampak jangka panjang jika pembangunan hanya mengejar target waktu tanpa memperhatikan kesiapan ekosistem secara menyeluruh. Ketidaksiapan tersebut, menurutnya, justru berpotensi membebani keuangan negara dan merugikan banyak pihak.

"Jangan sampai ketidaksiapan ekosistem justru akan membebani anggaran, menimbulkan krisis, dan merugikan semua pihak yang terkait dengan pemindahan tersebut," tegasnya.

Oleh karena itu, ia secara khusus meminta Presiden Prabowo untuk lebih berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil kebijakan terkait IKN.

"Saya berharap Presiden Prabowo untuk berhati-hati dan memikirkan dengan matang. Kami tidak ingin Presiden mengambil keputusan yang terburu-buru," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!

Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 19:41 WIB

Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang

Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 19:29 WIB

Demo di Depan Kedubes AS, Ratusan Ojol Tagih Janji Perpres ke Presiden Prabowo

Demo di Depan Kedubes AS, Ratusan Ojol Tagih Janji Perpres ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:51 WIB

Terkini

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

×