Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 14 Januari 2026 | 21:47 WIB
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
Kadin Jepang atau Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) melakukan studi banding program MBG di Indonesia dalam kunjungan ke SPPG Pasir Putih, Sawangan, Depok, Jawa Barat. [Dok BGN]
  • Kadin Jepang (JCCI) melakukan studi banding ke Depok, Jawa Barat, mengagumi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia.
  • Delegasi JCCI menilai standar operasional MBG Indonesia sudah tinggi, walau Jepang memiliki standar suhu memasak spesifik.
  • Jepang menawarkan program magang dan pelatihan sebagai transfer pengetahuan untuk meningkatkan keamanan pangan MBG Indonesia.

Suara.com - Kadin Jepang atau Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) menyampaikan kekaguman atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau hampir 60 juta penerima manfaat setiap hari, jumlah yang setara dengan hampir setengah populasi Jepang.

Kedatangan Kadin Jepang itu membuktikan bahwa MBG yang dicanangkan dan dieksekusi oleh Pemerintah Presiden Prabowo Subianto tidak saja sukses tapi menjadi rujukan dunia.

Delegasi JCCI secara khusus datang ke Indonesia untuk melakukan studi banding, meninjau langsung bagaimana pemerintah Indonesia mampu mengembangkan sistem MBG secara cepat, terstruktur, dan dalam skala yang sangat besar.

Kekaguman tersebut disampaikan saat delegasi JCCI mengunjungi SPPG Pasir Putih, Sawangan, Depok, Jawa Barat dan menyaksikan langsung proses operasional MBG, mulai dari memasak, pemorsian, hingga pendistribusian makanan ke sekolah penerima manfaat, termasuk Yayasan Bina Mulia.

Kadin Jepang atau Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) melakukan studi banding program MBG di Indonesia dalam kunjungan ke SPPG Pasir Putih, Sawangan, Depok, Jawa Barat. [Dok BGN]
Kadin Jepang atau Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) melakukan studi banding program MBG di Indonesia dalam kunjungan ke SPPG Pasir Putih, Sawangan, Depok, Jawa Barat. [Dok BGN]

Ketua delegasi JCCI, Hayashi Hiroto, menilai bahwa petunjuk teknis dan standar operasional MBG di Indonesia telah memenuhi standar tinggi dan hampir setara dengan Jepang.

“Yang membedakan adalah pada tahap memasak. Di Jepang, suhu setiap menu diukur sebelum disajikan, dengan standar minimal 80 derajat Celsius untuk memastikan makanan aman,” ujarnya.

Delegasi Jepang juga menawarkan program magang bagi siswa SMK Yayasan Bina Mulia jurusan Tata Boga serta pelatihan bagi Kepala SPPG BGN sebagai bagian dari transfer of knowledge.

Jepang sendiri telah memulai program makan siang sekolah sejak 1889, atau lebih dari 137 tahun lalu, sehingga pengalaman tersebut dinilai relevan sebagai referensi peningkatan keamanan pangan MBG.

Juru Bicara Badan Gizi Nasional, Dian Fatwa, menyambut baik kunjungan dan tawaran kerja sama tersebut.

“Capaian MBG menunjukkan Indonesia mampu menjalankan program berskala masif dan kini menjadi lokasi studi banding. Kolaborasi dengan Jepang akan memperkuat kualitas serta keamanan pangan, sekaligus mempererat hubungan kedua negara,” ujarnya.

Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi delegasi Jepang, yang tampak terharu melihat sambutan hormat para siswa dengan mencium tangan para delegasi serta keceriaan anak-anak saat menikmati MBG — sebuah penanda bahwa program ini diterima dengan baik oleh penerima manfaat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?

Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:35 WIB

Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran

Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 19:09 WIB

FAO: 43,5% Masyarakat Indonesia Tidak Mampu Beli Makanan Bergizi, Negara Intervensi Lewat MBG

FAO: 43,5% Masyarakat Indonesia Tidak Mampu Beli Makanan Bergizi, Negara Intervensi Lewat MBG

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 08:32 WIB

SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik

SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik

News | Senin, 12 Januari 2026 | 08:23 WIB

BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026

BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:29 WIB

Terkini

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:22 WIB

Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal

Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok

Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:04 WIB

Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran

Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:58 WIB

33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi

33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:57 WIB

AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran

AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:57 WIB

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:45 WIB

Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya

Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:37 WIB

Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religius Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman

Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religius Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:36 WIB

Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz

Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:35 WIB