Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 14 Januari 2026 | 22:43 WIB
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
Pendampingan psikososial bagi anak-anak korban bencana di Aceh Tamiang. (dok. Ist)
  • Fokus pascabanjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar bergeser ke pemulihan layanan dasar kesehatan dan kebutuhan harian warga.
  • Paragon menyalurkan genset ke RSUD Langsa didukung berbagai lembaga untuk menjaga operasional medis vital pascabencana.
  • Total 30 ton logistik didistribusikan ke Sumatra menggunakan jalur darat dan udara untuk memenuhi kebutuhan beragam warga.

Suara.com - Penanganan dampak banjir di sejumlah wilayah Sumatra kini memasuki fase pascabencana. Seiring surutnya air, fokus bantuan bergeser dari respons darurat menuju pemulihan layanan dasar masyarakat, terutama di sektor kesehatan dan kebutuhan harian warga terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah penguatan pasokan listrik untuk fasilitas kesehatan. PT Paragon Technology and Innovation menyalurkan generator set (genset) berkapasitas 250 kVA ke RSUD Langsa guna memastikan layanan medis tetap berjalan pascabencana. RSUD Langsa merupakan rumah sakit rujukan bagi masyarakat di Kota Langsa, Kabupaten Aceh Tamiang, hingga Aceh Timur, sehingga stabilitas pasokan listrik menjadi faktor krusial dalam menjaga operasional rumah sakit.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kerja sama kemanusiaan yang melibatkan sejumlah lembaga, antara lain Save the Children, Rumah Zakat, Kitabisa, Baitul Maal Merapi Merbabu, Illuni FKUI, serta mitra kemanusiaan lainnya. Bantuan disalurkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan yang berkembang di lapangan.

Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pascabencana.

“Penyaluran bantuan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan menjadi bagian penting dalam mendukung proses pemulihan masyarakat pascabencana,” ungkap Astri.

Selain dukungan pada sektor kesehatan, distribusi bantuan logistik juga terus dilakukan. Armada kemanusiaan ParagonCorp mengirimkan total sekitar 30 ton bantuan dari Jakarta menuju wilayah Sumatra. Untuk mempercepat distribusi ke daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat, bantuan tersebut juga dikirim menggunakan dua pesawat charter.

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan warga terdampak banjir pun semakin beragam. Sekitar satu bulan pascabencana, kebutuhan di lokasi pengungsian tidak lagi terbatas pada logistik darurat, tetapi mencakup akses air bersih, perlengkapan sanitasi, layanan kesehatan lanjutan, serta pendampingan psikososial bagi anak-anak dan keluarga terdampak.

Human Initiative mencatat bahwa wilayah Sumatra, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang, masih menghadapi kebutuhan mendesak pascabencana. Pimpinan Human Initiative, Ferdiansyah, menyebut korban terdampak masih membutuhkan perlengkapan kebersihan, selimut, matras, kasur, serta layanan kesehatan dan dukungan psikososial bagi kelompok rentan. Meski demikian, penyaluran bantuan disebut telah mulai diterima oleh sebagian besar warga terdampak.

Pada fase lanjutan, bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pascabencana, mulai dari penyediaan air bersih, layanan kesehatan, operasional posko pengungsian, hingga penyaluran sembako, beras, dan dapur umum. Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, antara lain Aceh Tamiang, Takengon, dan Bener Meriah, melalui koordinasi dengan berbagai organisasi dan relawan kemanusiaan di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke AcehSumatra, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana

KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke AcehSumatra, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:09 WIB

Tren Medical Tourism di Asia Tenggara, Jadi Tolok Ukur Mutu Layanan Kesehatan?

Tren Medical Tourism di Asia Tenggara, Jadi Tolok Ukur Mutu Layanan Kesehatan?

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 12:04 WIB

47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih

47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 07:58 WIB

Terkini

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB